<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688</id><updated>2012-02-16T07:01:46.754-08:00</updated><title type='text'>adi mahendra</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-3179944037390352473</id><published>2010-11-11T19:38:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T19:46:05.537-08:00</updated><title type='text'>KONEKSI MYSQL MENGGUNAKAN NETBEANS (JAVA)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pengertian JDBC&lt;br /&gt;Java Database Connectivity adalah API yang digunakan Java untuk melakukan koneksi dengan aplikasi lain atau dengan berbagai macam database. JDBC memungkinkan kita untuk membuat aplikasi Java yang melakukan tiga hal, yaitu mengkoneksikan ke sumber data, mengirimkan query dan statement ke database, menerima dan mengolah resultset yang diperoleh dari database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;JDBC mempunyai empat komponen, antara lain :&lt;br /&gt;A. JDBC API&lt;br /&gt;JDBC API menyediakan metode akses yang sederhana ke sumber data relational (RDBMS) menggunakan pemrograman Java. dengan menggunakan JDBC API, kita bisa membuat program yang dapat mengeksekusi SQL, menerima hasil ResultSet, dan mengubah data dalam database. JDBC API juga mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan terdistribusi dari jenis sumber data yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;JDBC API adalah bagian dari Java Platform yang disertakan dalam library JDK maupun JRE. JDBC API sekarang ini sudah mencapai versi 4.0 yang disertakan dalan JDK 6.0. JDBC API 4.0 dibagi dalam dua package, yaitu java.sql dan javax.sql.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. JDBC Driver Manager&lt;br /&gt;Class DriverManager dari JDBC bertugas untuk mendefisikan object-object yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi ke sebuah sumber data. Secara tradisional DriverManager telah menjadi tulang punggung arsitektur JDBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. JDBC Test Suite&lt;br /&gt;JDBC Test Suite membantu kita untuk mencara driver mana yang cocok digunakan untuk melakukan sebuah koneksi ke sumber data tertentu. Tes yang dilakukan tidak memerlukan resource besar ataupun tes yang komprehensif, namun cukup tes-tes sederhana yang memastikan fitur-fitur penting JDBC dapat berjalan dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. JDBC-ODBC Bridge&lt;br /&gt;Bridge ini menyediakan fasilitas JDBC untuk melakukan koneksi ke sumber data menggunakan ODBC (Open DataBase Connectivity) driver. Sebagai catatan, anda perlu meload driver ODBC di setiap komputer client untuk dapat menggunakan bridge ini. Sebagai konsekuensinya, cara ini hanya cocok dilakukan di lingkungan intranet dimana isu instalasi tidak menjadi masalah.&lt;br /&gt;Dengan keempat komponen yang dipunyainya, JDBC menjadi tools yang dapat diandalkan untuk melakukan koneksi, mengambil data dan merubah data dari berbagai macam sumber data. Modul ini hanya akan membahas dua komponen pertama dari keempat komponen yang dipunyai oleh JDBC, yaitu JDBC API dan DriverManager. Sumber data yang digunakan adalah Relational Database.&lt;br /&gt;Lapisan Vendor Specific JDBC Driver merupakan driver JDBC yang dikeluarkan oleh para vendor pengembang RDBMS. Sedangkan JDBC- ODBC Bridge berfungsi sebagai perantara untuk mengakses database melalui ODBC driver. Baik JDBC driver maupun JDBC-ODBC Bridge diatur dan dapat diakses melalui JDBC Driver Manager. Aplikasi yang kita kembangkan untuk mengakses database dengan memanfaatkan JDBC akan berinteraksi dengan JDBC Driver Manager.&lt;br /&gt;Dari gambar di atas, dapat dilihat beberapa hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Program aplikasi Java memanggil pusataka JDBC (menggunakan package java.sql dan javax.sql).&lt;br /&gt;b. JDBC me-load driver; sebagai contoh driver MySQL di-load menggunakan kode: Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”).&lt;br /&gt;c. Memanggil Class.forName() akan secara otomatis membuat instance dari driver dan me-register driver tersebut dengan class DriverManager.&lt;br /&gt;d. Driver kemudian akan terhubung ke database tertentu, misalnya MySQL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Driver JDBC (spesifik software untuk spesifik database) dibuat dan disediakan oleh pembuat/penyedia database (misalnya MySQL, Oracle, dan SyBase). Driver JDBC diimplementasikan dengan interface java.sql.Driver. Oleh karena itu, dalam three-tier dapat dimungkinkan mempunyai lebih dari satu database yang tentunya juga membutuhkan lebih dari satu driver untuk menanganinya.&lt;br /&gt;JDBC dapat menggunakan arsitektur three-tier. Model three-tier untuk JDBC dapat dijabarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Client tier&lt;br /&gt;Client tier bertanggung jawab untuk representasi data, menerima input dari pengguna maupun event, dan mengontrol serta mengatur user interface.&lt;br /&gt;b. Middle tier (Application-server tier)&lt;br /&gt;Tier ini bertanggung jawab untuk implementasi ke client tier aturan bisnis (business rules) yang tersedia. Aturan bisnis ini menciptakan objek bisnis (business object). Contohnya adalah IBM WebSphere, BEA WebLogic Server, dan Oracle Application.&lt;br /&gt;c. Data-server tier&lt;br /&gt;Tier ini bertanggung jawab untuk penyimpanan data dan mengatur ketersediaan aplikasi data. Biasanya data-server tier ini terdiri atas dari satu atau lebih server database relasional (misalnya Oracle atau MySQL) dan biasanya terdiri atas:&lt;br /&gt;1. Tabel/view/trigger database&lt;br /&gt;Digunakan secara utama untuk menyimpan data.&lt;br /&gt;2. Stored Procedure&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengeksekusi database pada server-side.&lt;br /&gt;3. File server&lt;br /&gt;Digunakan untuk menyimpan file-file berukuran sangat besar, misalnya gambar, file PDF, dan teks.&lt;br /&gt;2. Database Driver&lt;br /&gt;JDBC memerlukan database driver untuk melakukan koneksi ke suatu sumber data. Database driver ini bersifat spesifik untuk setiap jenis sumber data. Database driver biasanya dibuat oleh pihak pembuat sumber datanya, namun tidak jarang juga  komunitas atau pihak ketiga menyediakan database driver untuk sebuah sumber data tertentu.&lt;br /&gt;Perlu dipahami sekali lagi bahwa database driver bersifat spesifik untuk setiap jenis sumber data. Misalnya, Database Driver MySql hanya bisa digunakan untuk melakukan koneksi ke database MySql dan begitu juga database driver untuk Postgre SQL juga hanya bisa digunakan untuk melakukan koneksi ke database Postgre SQL. Database driver untuk setiap DBMS pada umumnya dapat didownload dari website pembuat DBMS tersebut. Beberapa vendor DBMS menyebut Database driver ini dengan sebutan Java Connector (J/Connector). Database driver biasanya dibungkus dalam file yang berekstensi jar. Setiap database driver harus mengimplement interface java.sql.Driver.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Membuat Koneksi&lt;br /&gt;Melakukan koneksi ke database melibatkan dua langkah, yaitu meload driver dan membuat koneksi itu sendiri. Cara meload driver sangat mudah, pertama letakkan file *.jar database driver ke dalam classpath. Kemudian load driver dengan menambahkan kode berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama class database driver untuk setiap DBMS berbeda, anda bisa menemukan nama class tersebut dalam dokumentasi driver database yang anda gunakan. Dalam contoh ini, nama class database driver dari MySql adalah com.mysql.jdbc.Driver.&lt;br /&gt;Memanggil method Class.forName secara otomatis membuat instance dari database driver, class DriverManager secara otomatis juga dipanggil untuk mengelola class database driver ini. Jadi anda tidak perlu menggunakan statement new untuk membuat instance  dari class database driver tersebut.&lt;br /&gt;Langkah berikutnya adalah membuat koneksi ke database menggunakan database driver yang sudah diload tadi. Class DriverManager bekerja sama dengan interface Driver untuk mengelola driver-driver yang diload oleh aplikasi, jadi dalam satu sesi anda bisa meload beberapa database driver yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kita benar-benar melakukan koneksi, JDBC Test Suite akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan driver mana yang akan digunakan. Parameter yang digunakan untuk menentukan driver yang sesuai adalah URL. Aplikasi yang akan melakukan koneksi ke database menyediakan URL pengenal dari server databse tersebut. Sebagai contoh adalah URL yang digunakan untuk melakukan koneksi ke MySql :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;jdbc:mysql://[host]:[port]/[schema]&lt;br /&gt;Contoh konkritnya :&lt;br /&gt;jdbc:mysql://localhost:3306/latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap vendor DBMS akan menyertakan cara untuk menentukan URL ini di dalam dokumentasi. Anda tinggal membaca dokumentasi tersebut tanpa harus khawatir tidak menemukan informasi yang anda perlukan.&lt;br /&gt;Method DriverManager.getConnection bertugas untuk membuat koneksi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Connection conn =&lt;br /&gt;DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/latihan”);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kebanyakan kasus anda juga harus memasukkan parameter username dan password untuk dapat melakukan koneksi ke dalam database. Method getConnection menerima Username sebagai parameter kedua dan pasword sebagai parameter ketiga, sehingga kode diatas dapat dirubah menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Connection conn =&lt;br /&gt;DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/latihan”,&lt;br /&gt;”root”,””);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika salah satu dari driver yang diload berhasil digunakan untuk melakukan koneksi dengan URL tersebut, maka koneksi ke database berhasil dilaksanakan. Class Connection akan memegang informasi koneksi ke database yang didefinisikan oleh URL tersebut. Setelah sukses melakukan koneksi ke database, kita dapat mengambil data dari database menggunakan perintah query ataupun melakukan perubahan terhadap database.&lt;br /&gt;1. Langkah selanjutnya setelah kita membuat project adalah membuat koneksi ke Database MySql agar aplikasi yang kita buat dapat mengambil data dari database yang kita buat di MySql sebelumnya. Pilih bagian tab service kemudian klik kanan-add connection.&lt;br /&gt;2. Di sini kita akan membuat koneksi untuk menyambungkan aplikasi java yang kita buat dengan database yang telah kita buat di MySql. Aturlah koneksi yang akan kita buat kemudian tentukan nama database yang akan kita pergunakan untuk aplikasi yang kita buat.&lt;br /&gt;3. Kemudian kembali ke tab project, disini kita akan memasukkan library yang digunakan untuk membuat koneksi ke MySql. Klik kanan pada library dari project yang kita buat kemudian pilih add library.&lt;br /&gt;4. Pada tab library pilihlah MySQL JDBC Driver. Driver inilah yang akan kita gunakan untuk membuat koneksi dari java netbeans ke database mysql.&lt;br /&gt;5. Setelah selesai memasukkan driver MySql ke dalam project yang kita buat, tahap selanjutnya adalah memasukkan coding program untuk membuat koneksi ke MySQL. Berikut ini adalah coding yang digunakan untuk membuat koneksi ke MySQL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;package dvd;&lt;br /&gt;import java.sql.*;&lt;br /&gt;import javax.swing.JTable;&lt;br /&gt;import javax.swing.JOptionPane;&lt;br /&gt;/**&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;* @author Adi Mahendra&lt;br /&gt;*/&lt;br /&gt;public class Frmdvd extends javax.swing.JInternalFrame {&lt;br /&gt; String user="root";&lt;br /&gt; String pwd="";&lt;br /&gt; String host="localhost";&lt;br /&gt; String db="rental_dvd";&lt;br /&gt; String urlValue="";&lt;br /&gt; Connection  Lconnection=null;&lt;br /&gt; JTable table=null;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat koneksi ke MySQL kita juga harus mengatur user dan password pada mysql. Coding di atas digunakan untuk menentukan Host yang akan digunakan untuk membuat sebuah koneksi ke MySQL. User=”root” adalah user name yang digunakan pada MySQL, pwd=”” adalah password untuk MySQL, disini dibuat kosong karena kami tidak menggunakan password untuk MySQL. Host=”localhost” adalah nama host dari MySQL dan db=”db_rental_dvd” adalah nama database yang kita gunakan. Berikut adalah coding untuk mengkoneksikan Netbeans(java) dengan MySql.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;try{&lt;br /&gt;         Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");&lt;br /&gt;         urlValue="jdbc:mysql://"+host+"/"+db+"?user="+user+"&amp;amp;password="+pwd;&lt;br /&gt;         Lconnection=DriverManager.getConnection(urlValue);&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;catch(ClassNotFoundException e){&lt;br /&gt;         System.out.println("Driver tidak ditemukan");&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;catch(SQLException e){&lt;br /&gt;         System.out.println("Koneksi gagal:"+e.toString());&lt;br /&gt;}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-3179944037390352473?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/3179944037390352473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/11/koneksi-mysql-menggunakan-netbeans-java.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3179944037390352473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3179944037390352473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/11/koneksi-mysql-menggunakan-netbeans-java.html' title='KONEKSI MYSQL MENGGUNAKAN NETBEANS (JAVA)'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-6963362443608925442</id><published>2010-09-12T02:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-12T02:21:52.080-07:00</updated><title type='text'>Puputan Margarana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://berita.balihita.com/wp-content/uploads/2010/03/Monumen-Nasional-Taman-Pujaan-Bangsa-Margarana.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 500px; height: 300px;" src="http://berita.balihita.com/wp-content/uploads/2010/03/Monumen-Nasional-Taman-Pujaan-Bangsa-Margarana.thumbnail.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1. Sejarah Puputan Margarana&lt;br /&gt;Ladang-ladang jagung di Marga, Tabanan, Bali yang lebat dan tinggi menjadi benteng terakhir pertahanan pasukan Tjiung Wanara pinpinan Letnan Kolonel I Gusti Ngoerah Rai. Marga di Kabupaten Tabanan adalah babak terakhir hidup penuh perjuangan Ngoerah Rai, pemuda kelahiran Carangsari, Badung, 30 Januari 1917 ini.&lt;br /&gt;Usianya baru 29 tahun ketika itu. Setelah Proklamasi Kemerdekaaan dikumandangkan, Ngoerah Rai menjadi Komandan Resimen Sunda Ketjil. Ia dan pasukannya, Tjiung Wanara, kemudian melakukan longmarch merayakan proklamasi ke Gunung Agung, ujung timur Pulau Bali. Pasukan ini kemudian dicegat serdadu Belanda di Desa Marga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada 20 November 1946 sejak pagi-pagi buta tentara Belanda mulai nengadakan pengurungan terhadap Desa Marga. Kurang lebih pukul 10.00 pagi mulailah terjadi tembak-menembak antara pasukan Nica dengan pasukan Ngurah Rai. Pasukan pemuda Tjiung Wanara yang siap dengan pertahanannya menunggu komando Gusti Ngoerah Rai untuk membalas serangan. Begitu tembakan tanda menyerang diletuskan, puluhan pemuda menyeruak dari ladang jagung dan membalas sergapan tentara Indische Civil Administration (NICA) bentukan Belanda. Dengan senjata rampasan, Tjiung Wanara berhasil memukul musuh.&lt;br /&gt;Namun, pertempuran belum usai. Kali ini, bukan hanya letupan sejata yang terdengar, NICA menggempur pasukan muda Gusti Ngoerah Rai ini dengan bom dari pesawat udara. Hamparan sawah dan ladang jagung yang subur itu kini menjadi ladang pembantaian penuh asap dan darah.&lt;br /&gt;Pada pertempuran yang seru itu pasukan bagian depan Belanda banyak yang mati tertembak. Oleh karena itu, Belanda segera mendatangkan bantuan dari semua tentaranya yang berada di Bali ditambah pesawat pengebom yang didatangkan dari Makasar. Di dalam pertempuran yang sengit itu semua anggota pasukan Ngurah Rai bertekad tidak akan mundur sampai titik darah penghabisan. Di sinilah pasukan Ngurah Rai mengadakan "Puputan" sehingga pasukan yang berjumlah 96 orang itu semuanya gugur, termasuk Ngurah Rai sendiri. Sebaliknya, di pihak Belanda ada lebih kurang 400 orang yang tewas.&lt;br /&gt;Perang sampai habis atau puputan inilah yang mengakhiri hidup Ngurah Rai. Ini yang kemudian dicatat sebagai peristiwa Puputan Margarana. Malam itu pada 20 November 1946 di Marga adalah sejarah penting perjuangan rakyat di Indonesia melawan kolonial Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Monumen Puputan Margarana&lt;br /&gt;Ladang jagung itu kini berubah menjadi Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana. Sebuah tugu segi lima setinggi 17 meter dibangun di tengah areal monumen. Foto I Gusti Ngurah Rai terpasang di sisi depan tugu yang disebut Candi Pahlawan Margarana. Berdiri depan tugu ini seperti melompat ke masa lalu, mengingat para pemuda Bali yang kini namanya terpahat di nisan-nisan monumen.&lt;br /&gt;Sesaji berupa canang (persembahan terbuat dari anyaman janur dan bunga) dan ceceran bungan terlihat di sekitar tugu. Sejumlah remaja juga tengah menyiapkan sesaji penghormatan pada Ngurah Rai dan 1371 orang pahlawan lainnya yang juga dimakamkan di kawasan ini.&lt;br /&gt;“Jiwa Gusti Ngurah Rai akan terus abadi, walau sudah puputan. Beliau masih muda’. Proklamsi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945 tercakup dalam sejumlah simbol di tugu ini. Tinggi tunggu dibuat 17 meter, lalu jumlah meru atau tumpukkan tugu 8 (bulan kedelapan), jumlah anak tangga empat buah, dan tugu bersegi lima. Suasana sejuk, rindang, dan perbukitan di utara menambah asri kawasan monumen ini.&lt;br /&gt;Setiap tahun, saat pergantian tahun ajar, ribuan siswa secara rutin mengunjungi tempat ini. Selain situs sejarah, kawasan ini memang sangat enak menjadi tempat rekreasi pendidikan. Bahkan untuk keluarga juga.&lt;br /&gt;Kawasan ini terbagi menjadi beberapa bagian. Depan pintu masuk adalah Patung Panca Bakti. Yakni lima buah patung gerilya terdiri atas pemuda, buruh, alim ulama, tani, dan wanita tengah bergerilya, menggambarkan persatuan dalam perjuangan kemerdekaan. Bagian tengah berdiri Candi Pahlawan Margarana berisi foto Ngurah Rai dan surat penolakan berundingnya pada Belanda.&lt;br /&gt;Bagian belakang adalah Taman Bahagia, terdiri dari 1372 buah nisan dari pejuang yang gugur. Nisan berarsitektur simbol agama Hindu, Budha, Islam, dan Kristen, mencerminkan keyakinan yang dianut pahlawan-pahlawan itu. Di sisi timur ada Gedung Sejarah berisi museum kecil yang merangkum jejak perjuangan I Gusti Ngurah Rai, persenjataan sederhana pasukan Tjiung Wanara, dan lainnya yang cukup menarik.&lt;br /&gt;Di dalam areal taman terdapat tugu megah yang konon di bawahnya adalah tempat gugurnya I Gusti Ngurah Rai. I Gusti Ngurah Rai merupakan penggagas Puputan Margarana. Keputusan perang Puputan Margarana diambil setelah pasukan I Gusti Ngurah Rai dikepung dari seluruh sisi Desa Marga. Maka tak ada jalan lain selain perang habis-habisan (puputan). Satu-satunya yang berhasil lolos dari Puputan Margarana hanya I Wayan Sanur (alm), namun veteran perang kemerdekaan lain yang masih hidup sudah tinggal beberapa saja.&lt;br /&gt;Pada sisi-sisi tugu terdapat potongan surat yang dikirim oleh I Gusti Ngurah Rai kepada NICA berisi penolakan perintah untuk tunduk pada NICA.Wantilan cukup luas mengapit lapangan, tepat di depan tugu. Setelah melewati jalan di belakang tugu, kita akan mendapatkan hamparan nisan para pahlawan dari seluruh Bali.&lt;br /&gt;Pada sisi timur areal taman terdapat museum perjuangan Puputan Margarana. Seperti museum perjuangan yang lain terdapat peninggalan dari para pejuang misalnya senjata tajam dan api, pakaian para pejuang, peta pertempuran serta alat komunikasi yang dipakai saat perang kemerdekaan. Dan sudah menjadi tradisi setiap tanggal 20 Nopember diadakan ziarah ke Taman Pujaan Bangsa Margarana selain kegiatan rutin gerak jalan 45 Puputan Margarana.&lt;br /&gt;Hanya saja kalau kita ingin memasuki areal jangan dalam keadaan tidak suci alis berhalangan. Dan ini telah terbukti ada orang kesurupan di dalam areal karena malu mengatakan sedang berhalangan. Suasana magis memang menyeruak di areal tersebut. Ini muncul barangkali letupan heroisme kejiwaan yang mendasari Puputan Margarana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-6963362443608925442?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/6963362443608925442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/09/puputan-margarana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6963362443608925442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6963362443608925442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/09/puputan-margarana.html' title='Puputan Margarana'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-3852589657323567843</id><published>2010-08-11T23:02:00.000-07:00</published><updated>2010-08-11T23:03:48.418-07:00</updated><title type='text'>Cyberspace, Cybercrime dan Cyberlaw</title><content type='html'>1. Cyberspace, Cybercrime dan Cyberlaw&lt;br /&gt;Sebelun kita membahas mengenai UU ITE sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai Cyberspace, Cybercrime dan Cyberlaw. Perkembangan teknologi jaringan komputer global atau Internet telah menciptakan dunia baru yang dinamakan cyberspace, sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang menawarkan realitas yang baru, yaitu realitas virtual. Istilah cyberspace muncul pertama kali dari novel William Gibson berjudul Neuromancer pada tahun 1984.&lt;br /&gt;Istilah cyberspace pertama kali digunakan untuk menjelaskan dunia yang terhubung langsung (online) ke internet oleh Jhon Perry Barlow pada tahun 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara etimologis, istilah cyberspace sebagai suatu kata merupakan suatu istilah baru yang hanya dapat ditemukan di dalam kamus mutakhir. Cambridge Advanced Learner's Dictionary memberikan definisi cyberspace sebagai “the Internet considered as an imaginary area without limits where you can meet people and discover information about any subject”. The American Heritage Dictionary of English Language Fourth Edition mendefinisikan cyberspace sebagai “the electronic medium of computer networks, in which online communication takes place”. Pengertian cyberspace tidak terbatas pada dunia yang tercipta ketika terjadi hubungan melalui internet. Bruce Sterling mendefinisikan cyberspace sebagai the ‘place’ where a telephone conversation appears to occur. Perkembangan teknologi komputer juga menghasilkan berbagai bentuk kejahatan komputer di lingkungan cyberspace yang kemudian melahirkan istilah baru yang dikenal dengan Cybercrime.&lt;br /&gt; Cybercrime adalah tindak kriminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komputer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi komputer khususnya internet. Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum dan tindakan yang dilakukan dapat mengancam dan merusak infrastruktur teknologi informasi, seperti : akses illegal, percobaan atau tindakan mengakses sebagian maupun seluruh bagian sistem komputer tanpa izin dan pelaku tidak memiliki hak untuk melakukan pengaksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Bentuk-Bentuk Cybercrime&lt;br /&gt;a. Cyber Espionage&lt;br /&gt;Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized. Biasanya si penyerang menyusupkan sebuah program mata-mata yang dapat kita sebut sebagai spyware. Infringements of Privacy. Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.&lt;br /&gt;b. Data Forgery&lt;br /&gt;Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.&lt;br /&gt;c. Unauthorized Access to Computer System and Service&lt;br /&gt; Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet. Seperti ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak/deface oleh hacker. Kisah seorang mahasiswa fisipol yang ditangkap gara-gara mengacak-acak data milik KPU.dan masih banyak contoh lainnya.&lt;br /&gt;d. Cyber Sabotage and Extortion&lt;br /&gt; Merupakan kejahatan yang paling mengenaskan. Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku. Dalam beberapa kasus setelah hal tersebut terjadi, maka pelaku kejahatan tersebut menawarkan diri kepada korban untuk memperbaiki data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang telah disabotase tersebut, tentunya dengan bayaran tertentu. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyber-terrorism.&lt;br /&gt;e. Offense against Intellectual Property&lt;br /&gt; Kejahatan ini ditujukan terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.Dapat kita contohkan saat ini. Situs mesin pencari bing milik microsoft yang konon di tuduh menyerupai sebuah situs milik perusahaan travel online.&lt;br /&gt;f. Illegal Contents&lt;br /&gt; Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya. Masih ingat dengan kasus Prita Mulyasari yang sampai saat ini belum selesai. Hanya gara-gara tulisan emailnya yang sedikit merusak nama baik sebuah institusi kesehatan swasta dia diseret ke meja hijau.&lt;br /&gt;g. Carding&lt;br /&gt; Adalah kejahatan dengan menggunakan teknologi computer untuk melakukan transaksi dengan menggunakan card credit orang lain sehingga dapat merugikan orang tersebut baik materil maupun non materil. Dalam artian penipuan kartu kredit online.&lt;br /&gt;h. Cracking&lt;br /&gt; Kejahatan dengan menggunakan teknologi computer yang dilakukan untuk merusak system keamanan suatu system computer dan biasanya melakukan pencurian, tindakan anarkis begitu merekan mendapatkan akses. Biasanya kita sering salah menafsirkan antara seorang hacker dan cracker dimana hacker sendiri identik dengan perbuatan negative, padahal hacker adalah orang yang senang memprogram dan percaya bahwa informasi adalah sesuatu hal yang sangat berharga dan ada yang bersifat dapat dipublikasikan dan rahasia. Sedang Cracker identik dengan orang yang mampu merubah suatu karakteristik dan properti sebuah program sehingga dapat digunakan dan disebarkan sesuka hati padahal program itu merupakan program legal dan mempunyai hak cipta intelektual.&lt;br /&gt;i. Phising&lt;br /&gt; adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Pengelompokan Cybercrime&lt;br /&gt;1. Cyberpiracy&lt;br /&gt;Penggunaan teknologi komputer untuk mencetak ulang software atau informasi, lalu mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui teknologi komputer.&lt;br /&gt;2. Cybertrespass&lt;br /&gt;Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada system komputer suatu organisasi atau individu. &lt;br /&gt;3. Cybervandalism&lt;br /&gt;Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang mengganggu proses transmisi elektronik dan menghancurkan data di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk menekan terjadinya Cybercrime dibuatlah suatu peraturan perundangan-undangan yang disebut dengan Cyberlaw. Cyberlaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya) yang umumnya diasosiasikan dengan internet. Cyberlaw merupakan aspek hukum yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber atau maya. Cyberlaw sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace Law. Cyberlaw akan memainkan peranannya dalam dunia masa depan, karena nyaris tidak ada lagi segi kehidupan yang tidak tersentuh oleh keajaiban teknologi dewasa ini dimana kita perlu sebuah perangkat aturan main didalamnya Cyberlaw tidak akan berhasil jika aspek yurisdiksi hokum diabaikan. Karena pemetaan yang mengatur Cyberspace menyangkut juga hubungan antar kawasan, antar wilayah, dan antar negara, sehingga penetapan yuridiksi yang jelas mutlak diperlukan. Ada tiga yurisdiksi yang dapat diterapkan dalam dunia cyber. Pertama, yurisdiksi legislatif di bidang pengaturan, kedua, yurisdiksi judicial, yakni kewenangan negara untuk mengadili atau menerapkan kewenangan hukumnya, ketiga, yurisdiksi eksekutif untuk melaksanakan aturan yang dibuatnya.&lt;br /&gt;Menurut Mas Wigrantoro dalam BisTek No. 10, 24 Juli 2000, h. 52 secara garis besar ada lima topik dari Cyber Law di setiap negara yaitu:&lt;br /&gt;1. Information security, menyangkut masalah keotentikan pengirim atau penerima dan integritas dari pesan yang mengalir melalui internet. Dalam hal ini diatur masalah kerahasiaan dan keabsahan tanda tangan elektronik.&lt;br /&gt;2. On-line transaction, meliputi penawaran, jual-beli, pembayaran sampai pengiriman barang melalui internet. &lt;br /&gt;3. Right in electronic information, soal hak cipta dan hak-hak yang muncul bagi pengguna maupun penyedia content. &lt;br /&gt;4. Regulation information content, sejauh mana perangkat hukum mengatur content yang dialirkan melalui internet. &lt;br /&gt;5. Regulation on-line contact, tata krama dalam berkomunikasi dan berbisnis melalui internet termasuk perpajakan, retriksi eksport-import, kriminalitas dan yurisdiksi hukum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-3852589657323567843?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/3852589657323567843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/08/cyberspace-cybercrime-dan-cyberlaw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3852589657323567843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3852589657323567843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2010/08/cyberspace-cybercrime-dan-cyberlaw.html' title='Cyberspace, Cybercrime dan Cyberlaw'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-3262575260003367145</id><published>2009-11-20T19:23:00.000-08:00</published><updated>2010-08-11T23:09:13.326-07:00</updated><title type='text'>TRANSFORMATOR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2a/750px-Transformator.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 150px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2a/750px-Transformator.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pengertian Transformator&lt;br /&gt;Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik  ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi-elektromagnet. Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai , dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh.&lt;br /&gt;Dalam bidang elektronika, transformator digunakan antara lain sebagai gandengan impedansi antara sumber dan beban; untuk memisahkan satu rangkain dari rangkaian yang lain; dan untuk menghambat arus searah sambil tetap melakukan atau mengalirkan arus bolak-balik antara rangkaian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain tanpa merubah frekuensi dari sistem, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Trafo digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan trafo dalam system tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai dan ekonomis untuk tiap- tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masing–masing tipe transformator memiliki kekhususan dalam perencanaan dan pembuatan yang disesuaikan dengan pemakaiannya. Walaupun demikian semua tipe transformator mempunyai prinsip dasar yang sama. Pada umumnya transformator terdiri atas sebuah inti, yang terbuat dari besi berlapis dan dua buah kumparan, yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Rasio perubahan tegangan akan tergantung dari rasio jumlah lilitan pada kedua kumparan. Biasanya kumparan terbuat dari kawat tembaga yang dibelit seputar “kaki” inti transformator.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Jenis-jenis Transformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan frekuensi, transformator  dapat dikelompokkan sebagai berikut : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. frekuensi daya, 50 – 60 c/s&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. frekuensi pendengaran, 50 c/s – 20 kc/s&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. frekuensi radio, diatas 30 kc/s.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan fungsinya, trafo dibagi menjadi empat kategori :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Trafo utama /daya (50 Hz, atau 60 Hz )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Trafo frekuensi audio ( 20 Hz - 20 Khz )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Trafo frekuensi tinggi (≥ 100 k Hz)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Trafo pulsa ( 1k Hz - 100 kHz) Hubungan antara tegangan primer dan   sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Macam–macam transformator menurut pemakaiannya dalam bidang tenaga listrik dikelompokkan menjadi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Transformator Daya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator ini biasanya digunakan untuk menyalurkan daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Tranformator Distribusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator ini biasanya digunakan untuk menurunkan tegangan transmisi menjadi tegangan distribusi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Transformator Instrument&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator ini biasanya digunakan untuk pengukuran yang terdiri atas transformator arus dan transformator tegangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan cara melilitkan kumparan pada inti, dikenal 3 macam transformator, yaitu tipe inti, tipe cangkangdan tipe berry.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1. Tipe Inti (Core Type)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk belitan yang memiliki inti besi yang dilaminasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Tipe Cangkang (Stell Type)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Memiliki lilitan yang mengelililngi inti yang berbeda di tengah-tengah, jadi perbedaan yang dibandingkan tipe inti yakni lilitannya berada pada satu kaki yangsama, Pada tipe cangkang mempunyai tiga buah kaki, dan hanya kaki yang tengah – tengah dibelit oleh kedua kumparan. Kedua kumparan dalam tipe cangkang ini tidak tergabung secara elektrik, melainkan saling tergabung secara magnetik melalui inti. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Tipe Berry (Coil Type)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator dengan tipe ini hanya didasarkan pada perencanaan, inti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;transformator ini terdiri dari lempengan-lempengan yang dalam group tersebut terpancar dari sebuah pusat inti. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masing–masing tipe transformator memiliki kekhususan dalam perencanaan dan pembuatan yang disesuaikan dengan pemakaiannya. Walaupun demikian semua tipe transformator mempunyai prinsip dasar yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selain jenis transformator diatas ada 2 jenis transformator yang paling sering dipakai, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Transformator tegangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Trafo tegangan digunakan untuk menurunkan tegangan sistem dengan perbandingan transformasi tertentu. Transformator Tegangan/Potensial (PT) adalah trafo instrument yang berfungsi untuk merubah tegangan tinggi menjadi tegangan rendah sehingga dapat diukur dengan Volt meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Prinsip kerja trafo jenis ini sama dengan trafo daya, meskipun demikian rancangannya berbeda dalam beberapa hal, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Kapasitasnya kecil (10 s/d 150 VA), karena digunakan untuk daya yang kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Galat faktor transformasi dan sudut fasa tegangan primer dan sekuder lebih kecil untuk mengurangi kesalahan pengukuran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Salah satu terminal pada sisi tegangan tinggi dibumikan/ ditanahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d. Tegangan pengenal sekunder biasanya 100 atau 100√3 V&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada dua macam trafo tegangan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Transformator tegangan magnetik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator ini pada umumnya berkapasitas kecil yaitu antara 10 – 150 VA. Faktor ratio dan sudut fasa trafo tegangan sisi primer dan tegangan sekunder dirancang sedemian rupa supaya faktor kesalahan menjadi kecil. Salah satu ujung kumparan tegangan tinggi selalu diketanahkan. Trafo tegangan kutub tunggal yang dipasang pada jaringan tiga fasa disamping belitan pengukuran, biasanya dilengkapi lagi dengan belitan tambahan yang digunakan untuk mendeteksi arus gangguan tanah. Belitan tambahan dari ketiga trafo tegangan dihubungkan secara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;seri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Trafo Tegangan Kapasitip&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Trafo pembagi tegangan kapasitip dipakai untuk keperluan pengukuran tegangan tinggi, sebagai pembawa sinyal komunikasi dan kendali jarak jauh. Pada tegangan pengenal yang lebih besar dari 110 kV, karena alasan ekonomis maka trafo tegangan menggunakan pembagi tegangan dengan menggunakan kapasitor sebagai pengganti trafo tegangan induktif. Pembagi tegangan kapasitif dapat digambarkan seperti gambar dibawah ini. Oleh pembagi kapasitor, tegangan pada C2 atau tegangan primer trafo penengah V1 diperoleh dalam orde puluhan kV, umumnya 5, 10, 15 dan 20 kV. Kemudian oleh trafo magnetik tegangan primer diturunkan menjadi tegangan sekunder standar 100 atau 100√3 Volt. Jika terjadi tegangan lebih pada jaringan transmisi, tegangan pada kapasitor C2 akan naik dan dapat menimbulkan kerusakan pada kapasitor tersebut. Untuk mencegah kerusakan tersebut dipasang sela pelindung (SP). Sela pelindung ini dihubung seri dengan resistor R untuk membatasai arus saat sela pelindung bekerja untuk mencecah efek feroresonansi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Keburukan trafo tegangan kapasitor adalah terutama karena adanya induktansi pada trafo magnetik yang non linier, mengakibatkan osilasi resonansinya yang timbul menyebabkan tegangan tinggi yang cukup besar dan menghasilkan panas yang tidak diingikan pada inti magnetik dan belitan sehingga menimbulkan panas yang akan mempengaruhi hasil penunjukan tegangan. Diperlukan elemen peredam yang akan mengahsilkan tidak ada efek terhadap hasil pengukuran walaupun kejadian tersebut hanya sesaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator tegangan ada dua jenis yaitu: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns &gt; Np).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np &gt; Ns).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan memilih jumlah lilitan yang sesuai untuk tiap kumparan dapat dihasilkan GGL kumparan sekunder yang berbeda dengan GGL kumparan primer. Hubungan GGL atau tegangan primer (Vp) tegangan sekunder (Vs), jumlah lilitan kumparan primer (np) dan jumlah lilitan kumparan sekunder (ns) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut kutubmya trafo tegangan dibedakan menjadi dua yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1) Trafo satu kutub : trafo tegangan yang salah satu terminalnya dibumikan / ditanahkan, dipergunakan untuk tegangan diatas 30 kV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2) Trafo dua kutub : trafo tegangan yang kedua terminalnya diisolir dari bumi / tanah, hanya digunakan untuk tegangan dibawah 30 kV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan jenis tegangan, trafo tegangan dibedakan menjadi 2, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Transformator satu fasa, bila transformator digunakan untuk memindahkan tenaga listrik satu fasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;• Transformator tiga fasa, bila transformator digunakan untuk memindahkan tenaga listrik tiga fasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Transformator Arus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator arus biasanya digunakan untuk mengukur arus beban yang besar dalam suatu rangkaian. Dengan menggunakan transformator arus maka arus beban yang besar dapat diukur hanya dengan menggunakan alat ukur amperemeter yang rangenya tidak terlalu besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kumparan primer trafo arus dihubungkan seri dengan jaringan atau peralatan yang akan diukur arusnya, sedang kumparan sekunder dihubungkan dengan meter atau relay proteksi. Pada umumnya peralatan ukur dan relay membutuhkan arus 1 atau 5 A.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Trafo arus bekerja sebagai trafo yang terhubung singkat, kawasan trafo arus yang digunakan untuk pengukuran biasanya 0,05 s/d 1,2 kali arus yang akan diukur, sedang trafo arus untuk proteksi harus mampu bekerja lebih dari 10 kali arus pengenalnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Trafo arus digunakan untuk menurunkan arus dengan perbandingan transformasi tertentu dan sekaligus mengisolasi peralatan ukur dari tegangan sistem yang diukur. Transformator Arus (CT) adalah trafo instrument yang berfungsi untuk merubah arus besar menjadi arus kecil sehingga dapat diukur dengan Amper meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gaya gerak magnet ini mempruduksi fluks pada inti, kemudian membangkitkan gaya gerak listrik (GGL) pada kumparan sekunder. Jika termianal kumparan sekunder tertutup, maka pada kumparan sekunder mengalir arus I2 , arus ini menimbulkan gaya gerak magnet N1I1 pada kumparan sekunder. Bila trafo tidak mempunyai rugi-rugi (trafo ideal) berlaku persamaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;N1I1=N2I2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Trafo arus digunakan untuk pengukuran arus yang besarnya ratusan amper lebih yang mengalir pada jaringan tegangan tinggi. Jika arus hendak diukur mengalir pada tegangan rendah dan besarnya dibawah 5 amper, maka pengukuran dapat dilakukan secara langsung sedangkan arus yang besar tadi harus dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan trafo arus sebutan trafo pengukuran arus yang besar. Disamping untuk pengukuran arus, trafo arus juga dibutuhkan untuk pengukuran daya dan energi, pengukuran jarak jauh dan rele proteksi. Kumparan primer trafo arus dihubungkan secara serie dengan jaringan atau peralatan yang akan diukur arusnya, sedangkan kumparan sekunder dihubungkan dengan peralatan meter dan rele proteksi. Trafo arus bekerja sebagai trafo yang terhubung singkat. Kawasan kerja trafo arus yang digunakan untuk pengukuran biasanya 0,05 sampai 1,2 kali arus yang akan diukur. Trafo arus untuk tujuan proteksi biasanya harus mampu bekerja lebih dari 10 kali arus pengenalnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Prinsip kerja tansformator ini sama dengan trafo daya satu fasa. Jika pada kumparan primer mengalir arus I1, maka pada kumparan primer akan timbul gaya gerak magnet sebesar N1 I1. Gaya gerak magnet ini memproduksi fluks pada inti. Fluks ini membangkitkan gaya gerak listrik pada kumparan sekunder. Jika kumparan sekunder tertutup, maka pada kumparan sekunder mengalir arus I2. arus ini menimbulkan gaya gerak magnet N2I2 pada kumparan sekunder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada trafo arus biasa dipasang burden pada bagian sekunder yang berfungsi sebagai impedansi beban, sehingga trafo tidak benar-benar short circuit. Apabila trafo adalah trafo ideal, maka berlaku persamaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;N1I1 = N2I2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;I1/I2 = N2/N1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dimana : N1 = Jumlah belitan kumparan primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;N2 = Jumlah belitan kumparan sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;I1 = Arus kumparan primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;I2 = Arus kumparan sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perbedaan utama trafo arus dengan trafo daya adalah: jumlah belitan primer sangat sedikit, tidak lebih dari 5 belitan. Arus primer tidak mempengaruhi beban yang terhubung pada kumparan sekundernya, karena arus primer ditentukan oleh arus pada jaringan yang diukur. semua beban pada kumparan sekunder dihubungkan seri. terminal sekunder trafo tidak boleh terbuka, oleh karena itu terminal kumparan sekunder harus dihubungkan dengan beban atau dihubung singkat jika bebannya belum dihubungkan.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Jenis-Jenis Trafo Arus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Jenis Trafo Arus Menurut Jumlah Kumparan Primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Jenis Kumparan (Wound)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Biasa digunakan untuk pengukuran pada arus rendah, burden yang besar, atau pengukuran yang membutuhkan ketelitian tinggi. Belitan primer tergantung pada arus primer yang akan diukur, biasanya tidak lebih dari 5 belitan. Penambahan belitan primer akan mengurangi faktor thermal dan dinamis arus hubung singkat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Jenis Bar (Bar)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Konstruksinya mampu menahan arus hubung singkat yang cukup tinggi sehingga memiliki faktor thermis dan dinamis arus hubung singkat yang tinggi. Keburukannya, ukuran inti yang paling ekonomis diperoleh pada arus pengenal yang cukup tinggi, yaitu 1000A.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Jenis Trafo Arus Menurut Jumlah Rasio&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Jenis Rasio Tunggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasio tunggal adalah trafo arus dengan satu kumparan primer dan satu kumparan sekunder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Jenis Rasio Ganda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasio ganda diperoleh dengan membagi kumparan primer menjadi beberapa kelompok yang dihubungkan seri atau paralel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Jenis Trafo Arus Menurut Jumlah Inti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Inti Tunggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Digunakan apabila sistem membutuhkan salah satu fungsi saja, yaitu untuk pengukuran atau proteksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Inti Ganda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Digunakan apabila sistem membutuhkan arus untuk pengukuran dan proteksi sekaligus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Jenis Trafo Arus Menurut Konstruksi Isolasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Isolasi Epoksi-Resin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Biasa dipakai hingga tegangan 110KV. Memiliki kekuatan hubung singkat yang cukup tinggi karena semua belitan tertanam pada bahan isolasi. Terdapat 2 jenis, yaitu jenis bushing dan pendukung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Isolasi Minyak-Kertas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Isolasi minyak kertas ditempatkan pada kerangka porselen. Merupakan trafo arus untuk tegangan tinggi yang digunakan pada gardu induk dengan pemasangan luar. Dibedakan menjadi jenis tangki logam, kerangka isolasi, dan jenis gardu. Kelebihannya, penyulang pada sisi primer lebih pendek, digunakan untuk arus pengenal dan arus hubung singkat yang besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Isolasi Koaksial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jenis trafo arus dengan isolasi koaksial biasa ditemui pada kabel, bushing trafo, atau pada rel daya berisolasi gas SF6. Sering digunakan inti berbentuk cincin dengan belitan sekunder yang dibelit secara seragam pada cincin dan dimasukkan pada isolasi, dengan demikian terbuka jalan untuk membawa lapisan terluar bagian yang di-ground keluar dari trafo arus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jenis-jenis transformator lainnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Autotransformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator jenis ini hanya terdiri dari satu lilitan yang berlanjut secara listrik, dengan sadapan tengah. Dalam transformator ini, sebagian lilitan primer juga merupakan lilitan sekunder. Fasa arus dalam lilitan sekunder selalu berlawanan dengan arus primer, sehingga untuk tarif daya yang sama lilitan sekunder bisa dibuat dengan kawat yang lebih tipis dibandingkan transformator biasa. Keuntungan dari autotransformator adalah ukuran fisiknya yang kecil dan kerugian yang lebih rendah daripada jenis dua lilitan. Tetapi transformator jenis ini tidak dapat memberikan isolasi secara listrik antara lilitan primer dengan lilitan sekunder. Selain itu, autotransformator tidak dapat digunakan sebagai penaik tegangan lebih dari beberapa kali lipat (biasanya tidak lebih dari 1,5 kali).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Autotransformator variabel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Autotransformator variabel sebenarnya adalah autotransformator biasa yang sadapan tengahnya bisa diubah-ubah, memberikan perbandingan lilitan primer-sekunder yang berubah-ubah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Transformator isolasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator isolasi memiliki lilitan sekunder yang berjumlah sama dengan lilitan primer, sehingga tegangan sekunder sama dengan tegangan primer. Tetapi pada beberapa desain, gulungan sekunder dibuat sedikit lebih banyak untuk mengkompensasi kerugian. Transformator seperti ini berfungsi sebagai isolasi antara dua kalang. Untuk penerapan audio, transformator jenis ini telah banyak digantikan oleh kopling kapasitor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d. Transformator pulsa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator pulsa adalah transformator yang didesain khusus untuk memberikan keluaran gelombang pulsa. Transformator jenis ini menggunakan material inti yang cepat jenuh sehingga setelah arus primer mencapai titik tertentu, fluks magnet berhenti berubah. Karena GGL induksi pada lilitan sekunder hanya terbentuk jika terjadi perubahan fluks magnet, transformator hanya memberikan keluaran saat inti tidak jenuh, yaitu saat arus pada lilitan primer berbalik arah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;e. Transformator tiga fasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Transformator tiga fasa sebenarnya adalah tiga transformator yang dihubungkan secara khusus satu sama lain. Lilitan primer biasanya dihubungkan secara bintang (Y) dan lilitan sekunder dihubungkan secara delta (Δ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3.  Komponen-komponen Transformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Inti Besi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Inti besi berfungsi untuk mempermudah jalan fluksi,magnetik yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melalui kumparan. Dibuat dari lempengan lempengan besi tipis yang berisolasi, untuk mengurangi panas (sebagai rugi-rugi besi) yang ditimbulkan oleh Eddy Current.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada beberapa jenis inti trafo, diantaranya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Bentuk EI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Bentuk L&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Bentuk M&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d. Bentuk UI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Kumparan Transformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kumparan transformator adalah beberapa lilitan kawat berisolasi yang membentuk suatu kumparan atau gulungan. Kumparan tersebut terdiri dari kumparan primer dan kumparan sekunder yang diisolasi baik terhadap inti besi maupun terhadap antar kumparan dengan isolasi padat seperti karton, pertinak dan lain-lain. Kumparan tersebut sebagai alat transformasi tegangan dan arus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Minyak Transformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Minyak transformator merupakan salah satu bahan isolasi cair yang dipergunakan sebagai isolasi dan pendingin pada transformator. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sebagai bagian dari bahan isolasi, minyak harus memiliki kemampuan untuk menahan tegangan tembus, sedangkan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sebagai pendingin minyak transformator harus mampu meredam panas yang ditimbulkan,  sehingga dengan kedua kemampuan ini maka minyak diharapkan akan mampu melindungi transformator dari gangguan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Minyak transformator mempunyai unsur atau senyawa hidrokarbon yang terkandung adalah senyawa hidrokarbon parafinik, senyawa hidrokarbon naftenik dan senyawa hidrokarbon aromatik. Selain ketiga senyawa tersebut, minyak transformator masih mengandung senyawa yang disebut zat aditif meskipun kandungannya sangat kecil .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d. Bushing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hubungan antara kumparan transformator dengan jaringan luar melalui sebuah bushing, yaitu sebuah konduktor yang diselubungi oleh isolator. Bushing sekaligus berfungsi sebagai penyekat / isolator antara konduktor tersebut dengan tangki transformator. Pada bushing dilengkapi fasilitas untuk pengujian kondisi bushing yang sering disebut center tap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;e. Tangki Konservator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tangki Konservator berfungsi untuk menampung minyak cadangan dan uap / udara akibat pemanasan trafo karena arus beban. Diantara tangki dan trafo dipasangkan relai bucholzt yang akan meyerap gas produksi akibat kerusakan minyak. Untuk menjaga agar minyak tidak terkontaminasi dengan air, ujung masuk saluran udara melalui saluran pelepasan / venting dilengkapi media penyerap uap air pada udara, sering disebut dengan silica gel dan dia tidak keluar mencemari udara disekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4.  Pinsip dan Cara Kerja Transformator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Prinsip kerja transformator adalah berdasarkan hukum Ampere dan hukum Faraday, yaitu: arus listrik dapat menimbulkan medan magnet dan sebaliknya medan magnet dapat menimbulkan arus listrik. Jika pada salah satu kumparan pada transformator diberi arus bolak-balik maka jumlah garis gaya magnet berubah-ubah. Akibatnya pada sisi primer terjadi induksi. Sisi sekunder menerima garis gaya magnet dari sisi primer yang jumlahnya berubah-ubah pula. Maka di sisi sekunder juga timbul induksi, akibatnya antara dua ujung terdapat beda tegangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dasar dari teori transformator adalah sebagai berikut : Apabila ada arus listrik bolak-balik yang mengalir mengelilingi suatu inti besi maka inti besi itu akan berubah menjadi magnit (seperti gambar 2.6.) dan apabila magnit tersebut dikelilingi oleh suatu belitan maka pada kedua ujung belitan tersebut akan terjadi beda tegangan mengelilingi magnit, maka akan timbul gaya gerak listrik (GGL). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apabila kumparan primer dihubungkan dengan tegangan (sumber), maka akan mengalir arus bolak-balik I1 pada kumparan tersebut. Oleh karena kumparan mempunyai inti, arus I1 menimbulkan fluks magnit yang juga berubah-ubah pada intinya. Akibat adanya fluks magnit yang berubah-ubah, pada kumparan primer akan timbul GGL induksi ep. Besarnya GGL induksi pada kumparan primer adalah (Sulasno, p. 114 – 115) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ep = -Np (dφ/dt)volt&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ep = GGL induksi pada kumparan primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Np= Jumlah lilitan kumparan primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dφ= Perubahan garis-garis gaya magnit dalam satuan weber&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dt = Perubahan waktu dalam satuan detik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Fluks magnit yang menginduksikan GGL induksi ep juga dialami oleh kumparan sekunder karena merupakan fluks bersama (mutual fluks). Dengan demikian fluks tersebut menginduksikan GGL induksi es pada kumparan sekunder(Sulasno, p. 114 – 115) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ep = -Ns (dφ/dt)volt&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana Ns adalah jumlah lilitan kumparan sekunder. Dari persamaan ep dan es didapatkan perbandingan lilitan berdasarkan perbandingan GGL induksi, yaitu (Sulasno, p. 114 – 115) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a = ep/ es = Np/Ns&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a = nilai perbandingan lilitan transformator (turn ratio)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apabila, a &lt;&gt; 1, maka transformator berfungsi untuk menurunkan tegangan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(step down)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana dengan menyusun ulang persamaan akan didapat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  sedemikian hingga  .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Vp = tegangan primer (volt)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Vs = tegangan sekunder (volt)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Np = jumlah lilitan primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ns = jumlah lilitan sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan kata lain, hubungan antara tegangan primer dengan tegangan sekunder ditentukan oleh perbandingan jumlah lilitan primer dengan jumlah lilitan sekunder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada transformator, besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Sebanding dengan besarnya tegangan primer (Vs ~ Vp). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sehingga dapat dituliskan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada trafo ideal berlaku daya primer sama dengan daya sekunder. Energi listrik sekunder disalurkan ke beban listrik. Besarnya tegangan induksi berlaku persamaan sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;U0 = 4,44 B. Afe. f. N&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;U0 = Tegangan induksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;B = Fluks magnet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Afe = Luas inti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;f = Frekuensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;N = Jumlah belitan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Daya transformator bila ditinjau dari sisi tegangan tinggi (primer) dapat dirumuskan sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; S   =  √3 . V . I       (1)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;S  : daya transformator (kVA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;V : tegangan sisi primer transformator (kV)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;I : arus jala-jala (A)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sehingga untuk menghitung arus beban penuh (full load) dapat menggunakan rumus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; IFL           (2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;IFL  : arus beban penuh (A)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;S  : daya transformator (kVA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;V : tegangan sisi sekunder transformator (kV)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Rugi–Rugi dan Efisiensi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Didalam pengoperasiannya transformator mengalami rugi–rugi daya, baik pada kumparan maupun pada inti besinya. Rugi–rugi daya ini yang mempengaruhi efisiensi kerja dari transformator tersebut. Macam–macam rugi pada transformator adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a. Kerugian tembaga. Kerugian  dalam lilitan tembaga yang disebabkan oleh resistansi tembaga dan arus listrik yang mengalirinya. Rugi tembaga adalah rugi yang disebabkan arus beban mengalir pada kawat tembaga. Hal ini menimbulkan rugi tembaga (Pcu) sebesar : (Zuhal, p.54)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pcu = I2 R&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pcu = Rugi tembaga (Watt)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;I = Arus (A)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;R = Tahanan (Ohm)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Karena arus beban berubah–ubah, rugi tembaga juga tidak tetap tergantung pada beban.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b. Kerugian kopling. Kerugian yang terjadi karena kopling primer-sekunder tidak sempurna, sehingga tidak semua fluks magnet yang diinduksikan primer memotong lilitan sekunder. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan secara berlapis-lapis antara primer dan sekunder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c. Kerugian kapasitas liar. Kerugian yang disebabkan oleh kapasitas liar yang terdapat pada lilitan-lilitan transformator. Kerugian ini sangat mempengaruhi efisiensi transformator untuk frekuensi tinggi. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan primer dan sekunder secara semi-acak (bank winding)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d. Rugi Besi (Pi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rugi besi adalah rugi yang timbul pada inti transformator sebelum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dibebani. Rugi besi ini terdiri atas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Rugi Histerisis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kerugian histeresis. Kerugian yang terjadi ketika arus primer AC berbalik arah. Disebabkan karena inti transformator tidak dapat mengubah arah fluks magnetnya dengan seketika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggunakan material inti reluktansi rendah. Rugi histerisis dinyatakan sebagai : (Zuhal, p.55)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ph = Kh f Bm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ph = Rugi–rugi daya histerisis (Watt)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kh = Konstanta histerisis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bm = Kerapatan fluks maksimum (Weber/m2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;F = Frekuensi (Hz)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Rugi Arus Eddy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kerugian arus eddy (arus olak). Kerugian yang disebabkan oleh GGL masukan yang menimbulkan arus dalam inti magnet yang melawan perubahan fluks magnet yang membangkitkan GGL. Karena adanya fluks magnet yang berubah-ubah, terjadi olakan fluks magnet pada material inti. Kerugian ini berkurang kalau digunakan inti berlapis-lapisan. Rugi arus eddy adalah rugi yang disebabkan arus pusar pada inti besi. Arus pusar ini mengalir pada inti besi karena adanya induksi magnetis yang ditimbulkan oleh kumparan primer pada inti besi. Sama seperti pada rugi histerisis, rugi arus eddy ini akan berakibat timbulnya panas pada inti besi. Untuk memperkecil rugi arus eddy ini dipakai inti besi berupa lembaran–lembaran tipis yang dilapisi dengan lapisan isolasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pe = Ke f 2 Bm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dimana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pe = Rugi arus eddy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ke = Konstanta arus eddy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bm = Kerapatan fluks maksimum (Weber/m2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;F = Frekuensi (Hz)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi rugi besi (Pi) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pi = Ph + Pe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;e. Kerugian efek kulit. Sebagaimana konduktor lain yang dialiri arus bolak-balik, arus cenderung untuk mengalir pada permukaan konduktor. Hal ini memperbesar kerugian kapasitas dan juga menambah resistansi relatif lilitan. Kerugian ini dapat dikurang dengan menggunakan kawat Litz, yaitu kawat yang terdiri dari beberapa kawat kecil yang saling terisolasi. Untuk frekuensi radio digunakan kawat geronggong atau lembaran tipis tembaga sebagai ganti kawat biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Efisiensi transformator didefinisikan sebagai perbandingan antara daya listrik keluaran dengan daya listrik yang masuk pada transformator. Pada transformator ideal efisiensinya 100 %, Karena adanya kerugian pada transformator. Maka efisiensi transformator tidak dapat mencapai 100%. Untuk transformator daya frekuensi rendah, efisiensi bisa mencapai 98%. hal ini karena sebagian energi terbuang menjadi panas atau energi bunyi. Efisiensi transformator dapat diketahui dengan rumus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;η = (Po/Pi)100%&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-3262575260003367145?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/3262575260003367145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/transformator.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3262575260003367145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3262575260003367145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/transformator.html' title='TRANSFORMATOR'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-2892878472944683811</id><published>2009-11-20T19:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-20T19:21:44.464-08:00</updated><title type='text'>Transaction processing system (TPS)</title><content type='html'>1. Pengertian&lt;br /&gt;Sistem informasi yang pertama kali diimplementasikan. Fokus utama pada data transaksi. Sesuai dengan namanya,  sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun, menyimpan, dan memproses data transaksi serta kadangkala mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transaksi. Merupakan system yang mengendalikan keputusan adalah sistem pemrosesan transaksi yang sekaligus dapat memvalidasi keabsahan kartu kredit atau mencarikan rute pesawat terbang yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TPS mengumpulan data secara kontinue, biasanya real time – data dapat segera dihasilkan-dan sebagai data input untuk database perusahaan. TPS merupakan proses yang kritikal untuk suksesnya organisasi.Fungsinya untuk memproses data transaksi dari kejadian bisnis. TPS menghapus rasa bosan saat melakukan transaksi operasional sekaligus mengurangi waktu, meskipun orang masih harus memasukkan data ke sistem komkputer secara manual.Transaction Processing System merupakan sistem tanpa batas yang memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lilngkungan eksternal. Karena manajer melihat data-data yang dihasilkan oleh TPS untuk memperbaharui informasi setiap menit mengenai apa yang terjadi di perusahaan mereka. Dimana hal ini sangat peting bagi operasi bisnis dari hari ke hari agar sistem-sistem ini dapat berfungsi dengan lancar dan tanpa interupsi sama sekali.Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). Transaction processing systems mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. Transaction processing systems menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Contoh : POS terminal untuk penjualan. Pada dunia usaha proses-proses yang mengacu pada transaksi pertukaran barang atau uang atau jasa disebut dengan Transaction Processing System (TPS).&lt;br /&gt;Beberapa jenis subsistem yang ada pada TPS ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Payroll : pembayaran upah / gaji karyawan&lt;br /&gt;b) Order Entry / order processing : mencatat pembelian untuk konsumen&lt;br /&gt;c) Invoicing : menghasilkan faktur&lt;br /&gt;d) Inventory : mengelola barang supaya selalu tersedia&lt;br /&gt;e) Shipping : menyerahkan barang dari perusahaan sampai diterima oleh konsumen&lt;br /&gt;f) Accounts receivable : mengelola file konsumen &amp;amp; menyerahkan tagihan ke konsumen&lt;br /&gt;g) Purchasing : mengkoordinasi pembelian barang kepada konsumen&lt;br /&gt;h) Receiving : menerima barang dari pemasok/supplier pengembalian barang (retur) dari konsumen&lt;br /&gt;i) Account Payable : mengelola pembayaran tagihan kepada pemasok / supplier&lt;br /&gt;j) General Ledger : mengikat subsistem diatas menjadi satu &amp;amp; menghasilkan satu laporan&lt;br /&gt;Penginputan data ke dalam sistem informasi dapat melalui beragam cara:&lt;br /&gt;• Dengan merekam data ke dalam sebuah formulir&lt;br /&gt;• Dengan menginputkan data langsung ke dalam computer&lt;br /&gt;• Dengan sms&lt;br /&gt;• Dengan menginputkan data di internet&lt;br /&gt;• Dengan barcode scanner&lt;br /&gt;• scanner yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Karakteristik TPS&lt;br /&gt;Menurut Turban, McLean, dan Wetherbe pada 1999, karakteristik dari TPS adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Jumlah data yang diproses sangat besar&lt;br /&gt;• Sumber data umumnya internal dan keluaran terutama dimaksudkan untuk pihak internal (meskipun bisa juga diperuntukkan bagi mitra kerja)&lt;br /&gt;• Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur: harian, mingguan, dan sebagainya&lt;br /&gt;• Kapasitas penyimpan (basis data) besar&lt;br /&gt;• Kecepatan pemrosesan yang diperlukan tinggi karena volume yang besar&lt;br /&gt;• Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu&lt;br /&gt;• Masukan dan keluaran terstruktur. Mengingat data yang diproses cukup stabil, data diformat dalam suatu standar&lt;br /&gt;• Level kerincian yang tinggi mudah terlihat terutama pada masukan tetapi seringkali juga pada keluaran&lt;br /&gt;• Komputasi tidak rumit (menggunakan matematika sederhana atau operasi statistik)&lt;br /&gt;• Memerlukan kehandalan yang tinggi&lt;br /&gt;• Pemrosesan terhadap permintaan merupakan suatu keharusan. Pemakai dapat melakukan permintaan terhadap basis data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cara Pemrosesan pada TPS&lt;br /&gt;a) Pemrosesan batch&lt;br /&gt;Batch processing adalah transaksi menghemat sumber daya yang menyimpan tipe data untuk pemrosesan di pra-ditentukan kali. Batch processing berguna bagi perusahaan yang perlu untuk memproses data dalam jumlah besar menggunakan sumber daya yang terbatas.&lt;br /&gt;Contoh batch processing meliputi transaksi kartu kredit, untuk transaksi yang diproses daripada bulanan secara real time. Transaksi kartu kredit hanya perlu diproses sekali dalam sebulan untuk menghasilkan pernyataan bagi pelanggan, sehingga proses batch menghemat sumber daya TI dari keharusan untuk memproses setiap transaksi secara individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Real Time Processing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak keadaan faktor utama adalah kecepatan. Sebagai contoh, ketika seorang nasabah bank menarik sejumlah uang dari rekening nya sangat penting bahwa transaksi akan diproses dan saldo account diperbaharui sesegera mungkin, sehingga baik bank dan pelanggan untuk melacak dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa perbedaan antara real-time dan batch processing. Hal ini dijelaskan di bawah ini:&lt;br /&gt;- Setiap transaksi secara real-time merupakan proses yang unik. Hal ini bukan bagian dari kelompok transaksi, walaupun transaksi diproses dengan cara yang sama. Pemrosesan Transaksi secara real-time berdiri sendiri baik dalam pemasukan ke sistem dan juga dalam penanganan output nya.&lt;br /&gt;- Pemrosesan real-time memerlukan master file yang tersedia untuk lebih sering memperbarui dan referensi daripada batch processing. Database tidak dapat diakses setiap waktu untuk batch processing.&lt;br /&gt;- Pemrosesan real-time memiliki lebih sedikit kesalahan daripada batch processing, sebagai data transaksi divalidasi dan dimasukkan dengan segera. Dengan batch processing, data diatur dan disimpan sebelum master file diupdate. Kesalahan dapat terjadi selama langkah ini.&lt;br /&gt;- Jarang terjadi kesalahan dalam pemrosesan real-time, namun mereka sering ditoleransi.&lt;br /&gt;- Lebih banyak operator komputer dibutuhkan dalam proses real-time, karena operasi tidak sentralistik. Hal ini lebih sulit untuk memelihara sistem pemrosesan real-time dari pada sistem.batch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kualifikasi Transaction Processing Sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka untuk memenuhi syarat sebagai TPS, transaksi yang dibuat oleh sistem harus lulus tes ACID. ACID tes yang mengacu pada empat prasyarat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Atomicity&lt;br /&gt;Atomicity berarti bahwa suatu transaksi selesai baik secara penuh atau tidak sama sekali. Sebagai contoh, jika dana yang ditransfer dari satu account ke account lainnya, ini hanya dianggap sebagai transaksi fide tulang jika baik penarikan dan deposit terjadi. Jika satu account didebet dan yang lainnya tidak dikreditkan, tidak memenuhi syarat sebagai transaksi. Sistem TPS memastikan bahwa transaksi berlangsung secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Konsistensi&lt;br /&gt;Sistem TPS ada dalam satu set aturan operasi (atau integritas kendala). Jika batasan integritas menyatakan bahwa semua transaksi dalam database harus memiliki nilai positif, setiap transaksi dengan nilai negatif akan ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Isolasi&lt;br /&gt;Transaksi harus tampak terjadi dalam isolasi. Sebagai contoh, ketika transfer dana dibuat antara dua rekening yang mendebit dari satu dan lain kredit harus tampak terjadi secara simultan. Dana tidak dapat dikreditkan ke account sebelum mereka didebet dari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Keawetan&lt;br /&gt;Setelah transaksi selesai, mereka tidak dapat dibatalkan. Untuk memastikan bahwa kasus ini adalah TPS bahkan jika mengalami kegagalan, log akan dibuat untuk mendokumentasikan semua transaksi selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Keempat memastikan bahwa sistem TPS melaksanakan transaksi dalam metodis, dan dapat diandalkan dengan cara standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keuntungan dan Kerugian Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Keuntungan&lt;br /&gt;Keuntungan, biasanya adalah proses transaksi sangat cepat, biasanya hanya membutuhkan beberapa detik, namun jika ada banyak file dalam antrian, waktu untuk memproses data yang diambil mungkin memakan waktu yang lama. Keuntungan lain adalah bahwa hal itu membuat proses pemesanan adil dengan pemrosesan file dalam urutan antrian. Lalu pada Online Transaction Processing ada dua kunci manfaat: kesederhanaan dan efisiensi.&lt;br /&gt;Mengurangi bekas kertas dan lebih cepat, lebih akurat untuk prakiraan penerimaan dan pengeluaran adalah dua contoh bagaimana OLTP membuat semuanya menjadi lebih mudah bagi perusahaan. OLTP juga menyediakan landasan konkrit untuk organisasi yang stabil karena selalu diupdate tepat waktu. Faktor Kesederhanaan lain adalah yang memungkinkan konsumen memilih bagaimana mereka ingin membayar, membuatnya menjadi jauh lebih menarik untuk melakukan transaksi. OLTP terbukti efisien karena sangat meluaskan dasar konsumen untuk sebuah organisasi, setiap proses yang lebih cepat, dan tersedia 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kerugian&lt;br /&gt;Kerugiannya yaitu adnya kemungkinan double booking. Juga, TPS harus memakai file akses langsung, media serial akses seperti magnetic tape tidak bisa digunakan. Dalam OLTP, alat ini memang alat yang tepat untuk organisasi apapun, namun dalam pemakaian OLTP, ada beberapa hal yang harus dikhawatirkan, Masalah keamanan dan biaya ekonomis. Kemampuan worldwide yang system ini berikan pada perusahaan membuat database mereka lebih mudah diserang pangacau ataupun para hackers.&lt;br /&gt;Untuk transaksi B2B, perusahaan harus offline untuk menyelesaikan tahap-tahap dari proses individual, menyebabkan pembeli dan penyedia kehilangan manfaat efisiensi yang disediakan system. Sesederhananya OLTP, gangguan kecil dalam system memilki kemampuan untuk menyebabkan masalah yang lebih besar, sehingga menyebabkan kehilangan waktu dan uang. Biaya ekonomis lainnya adalah kemungkinan kegagalan server. Hal ini dapat menyebabkan penundaan atau bahkan penghapusan sejumlah data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kesimpulan&lt;br /&gt;Peran system pemrosesan transaksi sangatlah penting. Begitu banyak arus informasi yang harus didistribusikan dari satu tempat ketempat yang lain dapat dengan mudah terakses dengan adanya system ini. Selain itu, perusahaan juga dapat membuat semua kegiatan yang dilakukan perusahaannya lebih efektif dan efisien, tanpa harus memperkerjakan banyak orang dalam melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-2892878472944683811?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/2892878472944683811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/transaction-processing-system-tps.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2892878472944683811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2892878472944683811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/transaction-processing-system-tps.html' title='Transaction processing system (TPS)'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-6567413973974116493</id><published>2009-11-14T04:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T04:38:46.087-08:00</updated><title type='text'>Peran Jaringan Seluler untuk Komunikasi Data</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua teknologi yang telah berkembang pesat beberapa tahun belakangan ini dan sangat berpengaruh langsung terhadap kehidupan jutaan manusia adalah internet dan telepon bergerak. Sementara internet memberikan kemudahan dalam mengakses informasi-informasi yang sangat berharga dengan sangat murah dan tidak tergantung pada lokasi di manapun mengakses, sebaliknya telepon bergerak menghubungkan jarak yang begitu jauh untuk berkomunikasi. Langkah berikut yang logis adalah membawa kedua teknologi ini bersama-sama, memungkinkan untuk mengakses informasi yang tidak saja tidak tergantung pada sumber informasi, tetapi juga tidak tergantung pada lokasi di mana pengguna mengaksesnya. Pada akhir bulan Januari 1996, diperkirakan ada 9,4 juta pengguna internet di seluruh dunia, dan pada akhir bulan Januari 1997, jumlah ini melonjak pesat menjadi lebih dari 16 juta. Fenomena ini menggambarkan betapa dahsyat pertumbuhannya, dalam satu tahun mencapai 70%. Pertumbuhan internet di Amerika Serikat memang sudah tak sepesat sebelumnya, tetapi pertumbuhan yang luar biasa cepat masih terus berlangsung di kawasan Asia: di Hong Kong dan Jepang, dalam tahun ini pertumbuhannya mencapai lebih dari 170%.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu, jumlah pelanggan GSM di dunia saat ini jauh melampaui jumlah yang diperkirakan. GSM panggil pertama dibuat baru 6 tahun yang lalu. Tetapi sejak saat itu, jumlah pelanggan terus membumbung tinggi hingga mencapai lebih dari 40 juta, dengan pelayanan mencakup lebih dari 100 negara. Pada tahun 2000, diramalkan pelanggan GSM akan naik hingga 200 juta, ini berarti telah mengambil bagian sekitar 60% dari pangsa pasar komunikasi nir-kabel global.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Teknologi GSM juga berkembang pada tingkat yang mencengangkan. Memasuki millennium ke 3, tingkat kecepatan transfer data GSM akan mencapai 115 kbps dengan munculnya GPR (General Packet Radio Service). Sebagai contoh, penggunaan internet skala besar dan kerjasama data penghubung yang tidak terikat pada lokasi pengguna akan dimungkinkan. Selanjutnya, diharapkan tingkat kecepatan transfer data GSM akan terus berkembang hingga mencapai kecepatan 384 kbps, sehingga kemampuan untuk menawarkan pelayanan yang lebih luas seperti, telepon video kantong dapat segera menjadi kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tetapi, manusia mulai melihat suatu fakta bahwa mereka membutuhkan penggunaan telepon bergerak baik saat mereka diam maupun bergerak. Kebutuhan telepon bergerak menjadi sama pentingnya baik untuk di kantor maupun di rumah. Telepon GSM menawarkan hubungan titik tunggal melalui satu angka, kapanpun, di manapun, dengan komunikasi suara tanpa batas. Kemampuan komunikasi data juga terus berkembang, karena dibutuhkan para eksekutif yang sering bepergian untuk mengelola bisnisnya. Kebiasaan para eksekutif yang sering bepergian ini harus selalu dipenuhi keinginannya untuk dapat mengakses data dalam waktu yang tepat, kapanpun mereka membutuhkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertumbuhan laptop, komputer portable dan peralatan komunikasi data portable lain, semuanya muncul sebagai respon untuk memenuhi kebutuhan komunikasi yang meningkat. Pada akhir tahun 1996 pangsa komunikasi data hanya sekitar 1-2 % dari total lalulintas komunikasi pada jaringan GSM. Pada akhir abad ini, diperkirakan angka ini akan naik hingga mencapai 25% atau lebih pada lalulintas komunikasi total dalam jaringan GSM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jelasnya, dunia komunikasi GSM dan Internet menggambarkan skala yang luas dari kesempatan dan pertumbuhan yang sangat luas untuk jaringan bergerak maupun tetap. Ketika kedua dunia ini bertemu, perkembangan-perkembangan paling dramatis nampaknya akan terjadi dalam dunia komunikasi data nir-kabel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selama 5 tahun terakhir Internet telah berubah secara dramatis. Dari sudut pandang para pengembang aplikasi, kunci sukses dari internet secara de facto adalah karena penggunaan sistem penyajian dengan format standar untuk data, yaitu HTML, atau 'Hyper Text Mark-up Language'. HTML adalah suatu program untuk menyajikan data dan memformatnya sedemikian rupa sehingga hampir semua program aplikasi dapat memahaminya. Kita tahu bahwa program-program database utama, bahkan Word Processor (WP), mempunyai interface dengan HTML, sehingga HTML di manapun sudah dikenal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Revolusi Data Nir-kabel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sistem pesan pintar (Smart Messaging) membawa pelayanan Internet segera dapat digunakan oleh setiap pemakai bergerak. Ketika kita dapat menggunakan komunikasi bergerak secara lebih bebas, kita akan menjadi lebih banyak menuntut berbagai pelayanan dan informasi yang kita butuhkan untuk keuntungan dan kehidupan kita. Akses informasi Internet melalui peralatan bergerak, tidak dimungkinkan saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Membuat program aplikasi SMS (Short Message Service) yang dihubungkan ke sebuah sistem informasi yang telah ada, selama ini selalu memakan waktu dan sangat mahal. Hal ini disebabkan pusat SMS selalu mempunyai interface yang berbeda dengan sistem yang kita miliki. Lagi pula, interface pengguna SMS pada telepon bergerak selalu asing bagi para pengguna umum. Dalam situasi seperti ini keunggulan. HTML menjadi jelas, karena sebagian besar sistem informasi mengikuti format penyajian data yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sistem pesan pendek (Short Messaging) telah diterima dengan baik oleh komunitas GSM dan untuk pertama kalinya dimungkinkan untuk membuat pelayanan-pelayanan SMS yang cepat, dan kepada para pengguna menjanjikan penggunaan interface yang seragam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Protokol Aplikasi Nir-kabel (WAP: Wireless Application Protocol)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Protokol WAP adalah hasil usaha bersama antara beberapa pemain kunci pada industri telepon bergerak untuk mengembangkan ide-ide teknologi pesan pintar serta teknologi-teknologi sejenis lainnya. Tujuannya adalah mengembangkan sebuah protokol terbuka yang dapat dipakai secara umum oleh setiap fabrikan. WAP akan kompatibel dengan HTML karena materi-materi dalam Internet menggunakan format HTML. Pada awalnya, WAP akan mendukung jaringan-jaringan GSM, tetapi tujuan akhirnya adalah untuk dapat mendukung sistem CDMA maupun seluruh teknologi selular digital masa depan dan saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;WAP akan memungkinkan para pengguna telepon bergerak, untuk mendukung akses protokol pada aplikasi-aplikasi dan fungsi-fungsi seperti:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;menyatukan pesan, pengelolaan profil telepon personal untuk menangani voice, fax dan e-mail; pelayanan informasi seperti bursa saham, perbankan, pelayanan direktori, pasar uang, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada tingkat yang lebih rendah, WAP akan menggunakan protocol Socket Narrowband. Protokol ini menyediakan suatu cara hubungan standar ke Internet. Pada tingkat yang tertinggi, sistem WML (Wireless Mark-up Language) akan memberikan dukungan navigasi, input data, hyperlink, penyajian gambar dan teks. Protokol ini akan berbentuk modul sehingga kemampuan-kemampuan yang berbeda pada setiap telepon yang berbeda dapat diperhitungkan. Pelayanan-pelayanan dapat diciptakan dari peralatan standar sampai terminal-terminal telepon yang sangat canggih. Program aplikasi akan menentukan jenis data untuk ditampilkan dan handset akan memutuskan bagaimana menampilkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Data Bergerak Kecepatan Tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;HSCSD (High-speed Circuit-switched Data) akan segera dioperasikan lebih cepat dari yang diperkirakan, dan ini merupakan langkah berikut dalam evolusi pelayanan data GSM. Pertama-tama, tingkat kecepatan data sebesar 9,6 kbps akan diupgrade menjadi 14,4 kbps. Kedua, HSCSD memungkinkan time-slot ganda (multiple) untuk digunakan sebagai penghubung data. Sehingga, penggandaan kecepatan data sebesar 14,4 kbps dan 9,6 kbps dapat ditawarkan hingga mencapai tingkat kecepatan transfer data sebesar 28,8; 43,2 dan 57,6 kbps.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pelayanan HSCSD akan optimal untuk aplikasi dan transfer file yang membutuhkan tingkat kecepatan transfer data tinggi yang tetap, maupun yang memerlukan penundaan transmisi. Sistem ini dapat digunakan sama saja untuk seluruh program aplikasi data berkecepatan 9,6 kbps yang ada saat ini (e-mail, corporate access, Web access), pada tingkat kecepatan yang berhubungan dengan modem landline. HSCSD juga akan menjadi teknologi yang terbaik untuk video real time dan percakapan video telepon bergerak, hingga tersedia pelayanan-pelayanan generasi ketiga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;HSCSD adalah pelengkap tambahan untuk jaringan GSM, dengan sedikit perubahan, dan dapat digunakan untuk melayani pelanggan-pelanggan data kecepatan tinggi sebelum data nir-kabel skala besar dibentuk dalam GPRS dan sistem generasi ketiga. Investasi HSCSD sangat logis karena akan kembali dengan cepat, sehingga menghasilkan cash flow yang positif sampai saat GPRS dioperasikan. Sistem ini tidak memerlukan tambahan kapasitas BSS, dan tidak menurunkan kualitas atau kapasitas percakapan dan didasarkan pada simulasi yang teliti. HSCSD juga tidak memerlukan tambahan blocking jaringan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Peralatan optimisasi protokol menjanjikan kepada para pengguna akhir di mobilnya untuk mengirim atau mentransfer data pada tingkat yang lebih cepat, dengan kemampuan rekoneksi yang baik. Sistem ini akan meningkatkan keandalan hubungan, sehingga akan mendorong bagi pengguna meningkatkan 'air time' dalam jaringan bergerak. Kenaikkan 'air time' ini akhirnya akan menurunkan biaya bulanan melalui meningkatnya mutu sambungan, dan keandalan sambungan ini secara psikologis akan menurunkan faktor frustasi bagi pengguna telepon bergerak. Optimisasi protokol akan transparan bagi para pengguna akhir. Sistem ini tidak membutuhkan pengoperasian maupun perawaratan yang khusus, sehingga sangat mendukung berbagai aplikasi yang diinginkan oleh pengguna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pintu gerbang protokol akan mengatasi sindrome 'push and wait' dengan menyajikan keandalan yang tinggi, kemudahan sambungan tanpa mengurangi kemampuan produk-produk peralatan kantor yang telah ada. Sistem ini memungkinkan para pengguna bergerak untuk menggunakan waktu secara efisien dan produktif secara online. Hal ini secara otomatis menjadi alasan penting bagi para pengguna untuk. memanfaatkan penggunaan data nir-kabel lebih sering.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebuah Paradigma Bisnis Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Secara teknis, berbagai tantangan dalam revolusi data nirkabel kelihatannya lebih sederhana dari pada yang diperkirakan. Meskipun begitu, kesempatan-kesempatan baru, membawa tantangan-tantangan baru pada berbagai proses bisnis. Sebagai contoh, jika seseorang ingin membeli data nirkabel tetapi tidak tersedia departemen teknologi informatika di kantornya, dia harus berjuang paling tidak dengan mengatasi masalah-masalah berikut: membeli telepon bergerak, menjadi pelanggan GSM, memperoleh hak berbagai layanan sebagai pelanggan, membeli PC, GSM dan asesorisnya, perangkat lunak, dan menghubungkannya ke ISP, dan akhirnya, memperoleh semuanya bersama-sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cara ini agak tidak mungkin bahwa semuanya dapat dibeli dalam satu paket dari satu toko. Untuk memperoleh semuanya dalam partai besar dengan teknologi baru, seluruh produk dibutuhkan. Seluruh produk bermanfaat untuk penggunaan yang mudah, tersedianya berbagai aplikasi, tersedianya daya muat, harga yang tepat, dan dukungan ketepatan pengiriman data. Sistem WAP sebagian mampu menjawab masalah-masalah tersebut. Paling tidak, sistem ini dapat mengatasi masalah-masalah daerah yang baru untuk operator-operator jaringan, penjualan kembali telepon, dan pabrik-pabrik peralatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun, masalah akan muncul, ketika terjadi pemusatan masalah seperti kapasitas dan tagihan bulanan untuk kerja sama tertutup antara seluruh kelompok. Hal ini menjadi jelas bahwa revolusi data, dengan persiapan untuk melawan berbagai tantangan melalui proyek-proyek percobaan dan proyek-proyek kerja sama, telah dimulai saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-6567413973974116493?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/6567413973974116493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/peran-jaringan-seluler-untuk-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6567413973974116493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6567413973974116493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/peran-jaringan-seluler-untuk-komunikasi.html' title='Peran Jaringan Seluler untuk Komunikasi Data'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-2726709115814607254</id><published>2009-11-13T20:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:47:35.695-08:00</updated><title type='text'>LED (light-emitting diode)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://scien.stanford.edu/class/psych221/projects/02/raytseng/images/led-diagram.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 385px; height: 384px;" src="http://scien.stanford.edu/class/psych221/projects/02/raytseng/images/led-diagram.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dioda cahaya atau lebih dikenal dengan sebutan LED (light-emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah dekat. Seperti sebuah dioda normal, LED terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh, atau di-dop, dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Pembawa-muatan - elektron dan lubang mengalir ke junction dari elektroda dengan voltase berbeda. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika elektron bertemu dengan lubang, dia jatuh ke tingkat energi yang lebih rendah, dan melepas energi dalam bentuk photon. Primsipkerja LED adalah Bila dioda dibias forward, electron pita konduksi melewati junction dan jatuh ke dalam hole. Pada saat elektron-elektron jatuh dari pita konduksi ke pita valensi, mereka memancarkan energi. Pada diode Led energi dipancarkan sebagai cahaya, sedangkan pada diode penyearah energi ini keluar sebagai panas. LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula. Panjang gelombang dari cahaya yang dipancarkan, dan oleh karena itu warnanya, tergantung dari selisih pita energi dari bahan yang membentuk p-n junction. Sebuah dioda normal, biasanya terbuat dari silikon atau germanium, memancarkan cahaya tampak inframerah dekat, tetapi bahan yang digunakan untuk sebuah LED memiliki selisih pita energi antara cahaya inframerah dekat, tampak, dan ultraungu dekat.  Pengembangan LED dimulai dengan alat inframerah dan merah dibuat dengan gallium arsenide. Perkembagan dalam ilmu material telah memungkinkan produksi alat dengan panjang gelombang yang lebih pendek, menghasilkan cahaya dengan warna bervariasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-2726709115814607254?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/2726709115814607254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/led-light-emitting-diode.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2726709115814607254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2726709115814607254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/led-light-emitting-diode.html' title='LED (light-emitting diode)'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-4739710203732539137</id><published>2009-11-13T20:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:44:50.450-08:00</updated><title type='text'>Lapisan Pengosongan Pada Dioda dan Potensial Barrier</title><content type='html'>Lapisan pengosongan merupakan daerah yang terjadi karena gaya tolak menolak antara antara electron-elektron yang berdifusi dari sisi n di daerah PN junction, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara hole dalam material tipe-p dan elektron pada material tipe-n pada sambungan pn. Elektron bebas dalam material tipe-n cenderung menyebar kesegala rah. Sebagian elektron berdifusi menyeberangi batas sambungan. Jika elektron bebas ini memasuki daerah material tipe-p maka dia akan menjadi pembawa muatan minoritas. Elektron akan mendiami lubang. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektron bebas akan berubah menjadi elektron valensi. Setiap kali elektron berdifusi menyeberangi sambungan, dia akan menciptakan pasangan ion. Ion ini menetap dalam struktur Kristal akibat adanya ikatan kovalen. Masing – masing ion positif dan ion negative pada sambungan p-n menjadikan daerah disekitar sambungan kosong dari pembawa muatan. Daerah inilah yang kemudian disebut lapisan pengosongan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Potensial barrier terjadi karena ketidak seimbangan atau ketidakstabilan antara hole dalam material tipe-p dan elektron dalam material tipe-n. pada pasngan ion posiif dan ion negative pada sambungan p-n timbullah suatu beda potensial (tegangan). Jika electron bebas itu memiliki energi yang cukup besar, ia dapat membantu dinding tersebut dan memasuki daerah p, dimana ia akan jatuh kedalam hole dan menciptakan ion negative yang lain. Kekuatan dari lapisan kosong terus bertambah besar dengan semakin banyaknya electron yang menyeberang sampai suatu keseimbangan tercapai. Pada keadaan ini terjadi penolakan dalam (internal repultion). Dari lapisan kosong akan menghentikan difusi lebih lanjut dari electron bebas melalui junction. Beda potensial pada lapisan kosong disebut dengan Potensial Barrier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-4739710203732539137?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/4739710203732539137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/lapisan-pengosongan-pada-dioda-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/4739710203732539137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/4739710203732539137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/lapisan-pengosongan-pada-dioda-dan.html' title='Lapisan Pengosongan Pada Dioda dan Potensial Barrier'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-6550955775460472290</id><published>2009-11-13T20:42:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:43:18.710-08:00</updated><title type='text'>Gerak Brown</title><content type='html'>Gerak Brown ialah gerakan partikel-partikel koloid yang senantiasa bergerak lurus tapi tidak menentu (gerak acak/tidak beraturan). Jika kita amati koloid dibawah mikroskop ultra, maka kita akan melihat bahwa partikel-partikel tersebut akan bergerak membentuk zigzag. Pergerakan zigzag ini dinamakan gerak Brown. Hal ini pertama kali diamati oleh Robert Brown (1773-1858), seorang ahli botani inggris pada tahun 1827. Partikel-partikel suatu zat senantiasa bergerak. Gerakan tersebut dapat bersifat acak seperti pada zat cair dan gas, atau hanya bervibrasi di tempat seperti pada zat padat. Untuk system koloid dengan medium pendispersi zat cair atau gas, pergerakan partikel-partikel akan menghasilkan tumbukan dengan partikel-partikel koloid itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tumbukan tersebut berlangsung dari segala arah. Oleh karena ukuran partikel cukup kecil, maka tumbukan yang terjadi cenderung tidak seimbang. Sehingga terdapat suatu resultan tumbukan yang menyebabkan perubahan arah gerak partikel sehingga terjadi gerak zigzag atau gerak Brown. Semakin kecil ukuran partikel koloid, semakin cepat gerak Brown terjadi. Demikian pula, semakin besar ukuran partikel kolopid, semakin lambat gerak Brown yang terjadi. Hal ini menjelaskan mengapa gerak Brown sulit diamati dalam larutan dan tidak ditemukan dalam zat padat (suspensi). Gerak Brown juga dipengaruhi oleh suhu. Semakin tinggi suhu system koloid, maka semakin besar energi kinetic yang dimiliki partikel-partikel medium pendispersinya. Akibatnya, gerak Brown dari partikel-partikel fase terdispersinya semakin cepat. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah suhu system koloid, maka gerak Brown semakin lambat. Gerak Brown merupakn salah satu faktor yang menstabilkan koloid. Karena bergerak terus-menerus mak partikel koloid dapat mengimbangi gaya gravitasi sehingga tidak mengendap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-6550955775460472290?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/6550955775460472290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/gerak-brown.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6550955775460472290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6550955775460472290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/gerak-brown.html' title='Gerak Brown'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-1918510334195397398</id><published>2009-11-13T20:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:42:30.989-08:00</updated><title type='text'>Perbandingan Silikon dan Germanium</title><content type='html'>Ada beberapa alasan mengapa silikon menjadi standar industri daripada germanium. Berikut adalah perbandingannya :&lt;br /&gt;a. Silikon:&lt;br /&gt;   1. menghantar dengan tegangan maju kira-kira 0.6 Volt dan perlawanan maju cukup kecil&lt;br /&gt;   2. Perlawanan terbalik sangat tinggi, dapat mencapai beberapa Mega ohm&lt;br /&gt;   3. Arus maju maksimum yang dibolehkan cukup besar, sampai 1000 A&lt;br /&gt;   4. Tegangan terbalik maksimum yang dibolehkan cukup tinggi, dapat mencapai 1000 V&lt;br /&gt;   5. Keberadaannya di alam lebih berlimpah&lt;br /&gt;   6. Silikon memiliki arus bocor yang lebih rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;b. Germanium:&lt;br /&gt;   1. Menghantar dengan teganagnmaju kira-kira 0,2 Volt dan perlawanan maju agak besar&lt;br /&gt;   2. Perlawanan terbalik kurang tinggi ( kurang dari 1 M ohm)&lt;br /&gt;   3. Arus maju maksimum yang dibolehkan kurang besar&lt;br /&gt;   4. Tegangan terbalik masimum yang dibolehkan kurang tinggi&lt;br /&gt;   5. Keberadaannya di alam lebih sedikit&lt;br /&gt;   6. Germanium memiliki arus bocor yang lebih besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-1918510334195397398?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/1918510334195397398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/perbandingan-silikon-dan-germanium.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/1918510334195397398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/1918510334195397398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/perbandingan-silikon-dan-germanium.html' title='Perbandingan Silikon dan Germanium'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-5249966859045807028</id><published>2009-11-13T20:33:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:37:26.292-08:00</updated><title type='text'>Konduktor, Semikonduktor dan Isolator</title><content type='html'>a. Konduktor merupakan penghantar listrik yang paling mudah. Contoh : Perak, tembaga, Emas, Alumunium. Konduktor dicirikan dengan adanya satu elektron valensi bebas dimana elektron valensi ini dapat melepaskan diri dari atom dan menjadi atom bebas. Pita konduksi dan pita valensi saling tumpang tindih dan memiliki elektron bebas yang banyak. Dibawah pengaruh medan listrik yang dikenakan, elektron dapat memperoleh energi tambahan dan memasuki tingkat energi yang lebih tinggi. Karena elektron yang dapat berpindah tempat ini membentuk arus, maka pita energi yang terisi sebagian merupakan pita konduksi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.  Semikonduktor intrinsik adalah semikonduktor yang dibuat dengan metode khusus untuk meningkatkan kemurniannya setinggi mungkin, sehingga hasilnya bisa dianggap sebagai semikonduktor murni. Pada suhu yang sangat rendah (mis. 0° K) struktur ideal pada gambar dibawah bisa tercapai dan kristal berperilaku seperti insulator, karena tidak ada pembawa muatan (carrier) yang bergerak bebas. Pada suhu kamar (25°C), dengan energi sebesar 0,72 eV untuk germanium dan 1,1 eV untuk silikon, elektron bisa terlepas dari ikatan kovalen &lt;br /&gt;Elektron tersebut menjadi elektron bebas dan meninggalkan bekas yang disebut hole. Dalam keadaan seperti ini, kristal memiliki kemampuan untuk melakukan konduksi. Dalam kondisi ini, jumlah elektron bebas = jumlah hole.&lt;br /&gt;Semikonduktor intrinsik pada suhu kamar yang sangat rendah(00) memiliki sifat : semua elektron  berada pada ikatan kovalen dan tak ada elektron bebas dan tak ada pembawa muatan sehingga bersifat sebagai isolator. &lt;br /&gt;Untuk itu, kita menggunakan notasi ni untuk menyatakan konsentrasi pembawa intrinsik, yakni konsentrasi dari elektron bebas ataupun hole. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Semikonduktor Ekstrinsik bervalensi 3 atau yang sering disebut dengan semikkonduktor tipe – p. Semikonduktor tipe-p dapat dibuat dengan menambahkan sejumlah kecil atom pengotor trivalen (aluminium, boron, galium atau indium) pada semikonduktor murni, misalnya silikon murni. Atom-atom pengotor (doping) ini mempunyai tiga elektron valensi sehingga secara efektif hanya dapat membentuk tiga ikatan kovalen. Saat sebuah atom trivalen menempati posisi atom silikon dalam kisi kristal, terbentuk tiga ikatan kovalen lengkap, dan tersisa. Semikonduktor ekstrinsik bervalensi 5 atau yang sering disebut dengan semikonduktor tipe – n. Semikonduktor tipe-n dapat dibuat dengan menambahkan sejumlah kecil atom pengotor pentavalen (antimony, phosphorus atau arsenic) pada silikon murni. Atom-atom pengotor (dopan) ini mempunyai lima elektron valensi sehingga secara efektif memiliki muatan sebesar +5q. Saat sebuah atom pentavalen menempati posisi atom silikon dalam kisi kristal, hanya empat elektron valensi yang dapat membentuk ikatan kovalen lengkap, dan tersisa sebuah elektron yang tidak berpasangan (lihat gambar dibawah). Dengan adanya energi thermal yang kecil saja, sisa elektron ini akan menjadi elektron bebas dan siap menjadi pembawa muatan dalam proses hantaran listrik. Material yang dihasilkan dari proses pengotoran ini disebut semikonduktor tipe-n karena menghasilkan pembawa muatan negatif dari kristal yang netral. Karena atom pengotor memberikan elektron, maka atom pengotor ini disebut sebagai atom donor. Secara skematik semikonduktor tipe-n digambarkan seperti terlihat pada gambar dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.   Isolator bukan merupakan penghantar listrik yang baik. Elektron valensinya mengikat kuat pada atom dan memiliki sedikit elektron bebas serta dicirikan dengan memiliki 8 elektron valensi. Pada isolator, pita terlarang yang lebar memisahkan daerah valensi yang penuh dari pita konduksi yang kosong. Energi yang dapat diberikan kepada elektron terlalu kecil  untuk memindahkan elektron dari pita yang penuh ke pita yang kosong. Karena elektron tidak dapat memperoleh energi yang mencukupi, maka penghantaran tidak mungkin berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-5249966859045807028?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/5249966859045807028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/konduktor-semikonduktor-dan-isolator.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/5249966859045807028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/5249966859045807028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/konduktor-semikonduktor-dan-isolator.html' title='Konduktor, Semikonduktor dan Isolator'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-9071234485519073452</id><published>2009-11-13T20:31:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T20:40:38.414-08:00</updated><title type='text'>Teori-Teori Tentang Atom</title><content type='html'>a.  Plato dan Aristoteles, mengemukakan teori mereka tentang atom yaitu : menurut mereka atom merupakan partikel terkecil yang membentuk semua hal yang ada di dunia ini, kecuali Tuhan. Ketika atom-atom begabung maka akan terbentuklah unsur yang melalui proses kimia maupun fisika. Unsur-unsur tersebut dapat bergabung kembali dengan unsur yang berbeda sehingga terbentuklah suatu unsur baru.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. John Dalton : Pada tahun 1808, John Dalton mengemukakan konsepnya tentang atom yang diperolehnya dari berbagai macam percobaan. Menurut John Dalton, atom adalah partikel terkecil yang tidak dapat dipecah lagi, atom suatu unsur yang memiliki sifat tertentu, sedangkan atom suatu unsur yang berbeda akan memiliki sifat dan massa yang berbeda, gabungan antara satu atom dengan atom yang lainnya akan membentuk suatu senyawa, dan reaksi kimia hanya melibatkan penataulangan atom-atom sehingga tidak ada atom yang berubah akibat raksi kimia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Thomas Ernest Rutherford : pada tahun 1911, Ernest Rutherford mengemukakan teorinya tentang atom, dia mengemukakan bahaw seluruh muatan positif terletak di pusat atom dan dinamakan inti atom. Selain inti atom, terdapat pula electron yang bermuatan negative, muatan inti atom dan muatan muatan electron jumlahnya sama. Dibandingkan dengan ukuran atom, inti atom mempunyai ukuran yang lebih kecil.model atom Rutherford menggambarkan atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan terletak pada pusat atom, serta electron yang bergerak melintas inti atom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Joseph John Thomson : pada tahun 1897, J. J. Thomson menemukan adanya electron dalam suatu atom dengan melakukan percobaan menggunakan tabung sinar katoda. Thomson mengemukakan bahwa atom merupakan suatu bola yang bermuatan positif, dimana pada tempat tertentu di dalam bola tersebut terdapat electron yang bermuatan negative. Penggambarannya sama seperti kismis di dalam roti kismis. Jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negative, sehingga atom bersifat netral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Neils Henrick David Bohr : Neils Bohr mengemukakan teorinya mengenai teori kuantum, Borh mengemukakan beberapa ide tentang peredaran electron dan perpindahan electron, yaitu : dalam atom terdapat kulit atau lintasan yang merupakan tempat elektron beredar. Selama electron beredar, electron tidak membebaskan atau menyerap energi, sehingga elektron akan tetap stabil dan electron tidak akan jatuh ke inti atom. Kulit atau lintasan tempat electron beredar merupakan tingkat energi electron. Tingkat energi yang paling rendah adalah kulit yang paling dekat dengan inti atom, dan seterusnya. Electron dapat berpundah dari tingkat energi yang terendah ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan cara menyerap energi dan electron dapat berpindah dari tingkat energi tertinggi ke tingkat energi yang lebih rendah dengan cara membebaskan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori Lain Tentang Atom&lt;br /&gt;a.  Ion merupakan sifat dari suatu atom yang memiliki elektron atau proton yang berbeda, misalnya atom yang memiliki jumlah elektron yang lebih banyak dari proton akan mempunyai sifat ion negatif dan atom yang memiliki jumlah proton yang yang lebih banyak dari elektron akan mempunyai sifat ion positif. Ion adalah atom atau sekumpulan atom yang bermuatan listrik. Ion bermuatan negatif, yang menangkap satu atau lebih elektron, disebut anion, karena dia tertarik menuju anoda. Ion bermuatan positif, yang kehilangan satu atau lebih elektron, disebut kation, karena tertarik ke katoda. Suatu ion yang terdiri dari atom tunggal disebut ion monatomik. Jika terdiri dari dua atau lebih atom, merupakan suatu ion polyatomik. Ion Polyatomik yang berisi oksigen, seperti karbonat dan sulfat, disebut oxyanion.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gambar ion&lt;br /&gt;b.  Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom mengandung campuran proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron). Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c.  Inti atom terdiri dari proton dan neutron yang terikat bersama pada pusat atom. Secara kolektif, proton dan neutron tersebut disebut sebagai nukleon (partikel penyusun inti). Inti atom terdiri dari proton dan neutron. Banyaknya proton dalam inti atom disebut nomor atom, dan menentukan elemen dari suatu atom.Ukuran inti atom jauh lebih kecil dari ukuran atom itu sendiri, dan hampir sebagian besar tersusun dari proton dan neutron, hampir sama sekali tidak ada sumbangan dari elektron.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;d.   Atom netral merupakan atom yang memiliki jumlah proton dan jumlah elektron yang sama. Seperti pada atom Helium dibawah ini yang memiliki jumlah proton dan jumlah elektron yang sama yaitu 2.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;e.  Elektron : partikel bermuatan negatif, memiliki massa paling ringan yaitu hanya 1/1840 kali massa proton atau neutron, Elektron adalah partikel subatomik. Memiliki muatan listrik negatif sebesar -1.6 × 10-19 coulomb, dan massanya 9.10 × 10-31 kg (0.51 MeV/c2).Elektron umumnya ditulis sebagai e-. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Elektron valensi merupakan elektron-elektron  yang berada pada oorbit paling luar pada suatu atom. Jumlah elektron valensi suatu atom ditentukan berdasarkan elektron yang terdapat pada kulit terakhir dari konfigurasi elektron atom tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Proton : partikel bermuatan positf, diameternya hanya 1/3 diameter elektron, tetapi memiliki massa sekitar 1840 kali massa elektron. &lt;br /&gt;h. Positron merupakan suatu partikel beta bermuatan positif. Hampir tidak ada yang membedakannya dengan partikel beta ataupun dengan suatu elektron biasa. Positron memliliki massa 0.000548 atomic mass unit serta bermuatan sebesar +1.6 x 1019 C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Neutron : partikel tidak bermuatan (netral), memiliki massa yang kira-kira sama dengan gabungan massa proton dan elektron. Partikel neutron memiliki massa yang hampir sama dengan partikel proton, yaitu 1.836 kali masa electron. Dalam perhitungan yang tidak memerlukan ketelitian tinggi, massa neutron dapat dianggap sama dengan massa proton, yaitu 1,67 x 10-24 gram atau 1 sma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-9071234485519073452?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/9071234485519073452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/teori-teori-tentang-atom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/9071234485519073452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/9071234485519073452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/11/teori-teori-tentang-atom.html' title='Teori-Teori Tentang Atom'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-1395786606614369741</id><published>2009-10-18T19:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T02:32:23.272-07:00</updated><title type='text'>Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Topologi Mesh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karakteristik Topologi Mesh :&lt;br /&gt;a. Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.&lt;br /&gt;b. Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.&lt;br /&gt;c. Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.&lt;br /&gt;Kelebihan dari penggunaan Topologi Mesh:&lt;br /&gt;a. Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.&lt;br /&gt;b. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.&lt;br /&gt;c. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.&lt;br /&gt;Kekurangan dari Penggunaan Topologi Mesh :&lt;br /&gt;a. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.&lt;br /&gt;b. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Topologi Ring&lt;br /&gt;Setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya dalam ring, dan setiap komputer mengirim apa yang diterima dari komputer sebelumnya. Pesan-pesan mengalir melalui ring dalam satu arah. Setiap komputer yang mengirimkan apa yang diterimanya, ring adalah jaringan yang aktif. Tidak ada akhir pada ring. Layout ini serupa dengan linear bus, kecuali simpul pada ujung kabel utama yang saling terhubung, sehingga membentuk suatu lingkaran dengan penghubungnya menggunakan segmen kabel.&lt;br /&gt;Karakteristik Topologi Ring :&lt;br /&gt;a. Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.&lt;br /&gt;b. Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.&lt;br /&gt;c. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.&lt;br /&gt;d. Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.&lt;br /&gt;e. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).&lt;br /&gt;Kelebihan dan Kelemahan Topologi RING&lt;br /&gt;Kelebihan :&lt;br /&gt;a. Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server .&lt;br /&gt;b. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.&lt;br /&gt;c. Waktu untuk mengakses data lebih optimal.&lt;br /&gt;Kelemahan :&lt;br /&gt;a. Penambahan terminal /node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.&lt;br /&gt;b. Jika salah satu terminal mengalami kerusakan, maka semua terminal pada jaringan tidak dapat digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Topologi Star&lt;br /&gt;Tiap simpul pada masing-masing terminal terhubung ke file server tunggal terpusat, dengan menggunakan segmen kabel sendiri. Keunggulan topologi ini adalah didapatkannya kinerja yang optimal karena lintas kabel dari terminal ke server yang pendek.&lt;br /&gt;Karakteristik Topologi Star&lt;br /&gt;a. Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)&lt;br /&gt;b. Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.&lt;br /&gt;c. Sangat mudah dikembangkan, sebab setiap node hanya terhubung secara langsung ke consentrator.&lt;br /&gt;d. Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.&lt;br /&gt;e. Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.&lt;br /&gt;Kelebihan dan Kelemahan Topologi STAR&lt;br /&gt;Kelebihan :&lt;br /&gt;a. Jika terjadi penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu operasi yang  sedang berlangsung.&lt;br /&gt;b. Jika salah satu terminal rusak, maka terminal lainnya tidak mengalami gangguan&lt;br /&gt;c. Arus lalulintas informasi data lebih optimal&lt;br /&gt;Kelemahan :&lt;br /&gt;a. Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.&lt;br /&gt;b. Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Topologi Bus&lt;br /&gt;Topologi ini mempunyai bentuk, satu kabel utama menghubungkan ke tiap saluran tunggal komputer (membentuk huruf T), kecuali simpul disalah satu ujung kabel utama, yang hanya terhubung ke saluran komputer dan terminator sebagai penutup Skema Topologi BUS.&lt;br /&gt;Karakteristik Topologi BUS:&lt;br /&gt;a. Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.&lt;br /&gt;b. Sangat sederhana dalam instalasi, karena hanya menghubungkan antar simpul saja.&lt;br /&gt;c. Juga sangat ekonomis dalam biaya (hanya dibutuhkan kabel dan connector yang harganya tidak terlalu mahal / murah).&lt;br /&gt;d. Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel sehingga jika node yang dihubungkan semakin banyak, kinerja jaringan akan semakin turun sebab sering terjadi collision.&lt;br /&gt;e. Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.&lt;br /&gt;f. Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.&lt;br /&gt;g. Jenis kabel yang digunakan adalah coaxial (jenis yang palingmurah).&lt;br /&gt;Kelebihan dan Kelemahan Topologi BUS&lt;br /&gt;Kelebihan :&lt;br /&gt;a. Jumlah Node tidak dibatasi, tidak seperti hub yang dibatasi oleh jumlah dari port (misal : 16 port untuk 16 node)&lt;br /&gt;b. Kecepatan pengiriman data lebih cepat, karena data berjalan searah.&lt;br /&gt;c. Lebih mudah dan murah jika ingin menambah atau mengurangi jumlah node, karena yang dibutuhkan hanya kabel dan konektornya saja&lt;br /&gt;Kekurangan :&lt;br /&gt;a. Jika lalulintas data yang diolah terlalu besar dapat mengakibatkankemacetan.&lt;br /&gt;b. Diperlukan repeater untuk menguatkan sinyal pada pemasangan jarak jauh.&lt;br /&gt;c. Jika salah satu node mengalami kerusakan, maka jaringan tidak dapat beroperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan teknologi jaringan dan kebutuhan pengguna, maka sudah selayaknya suatu organisasi/lembaga memulai penerapan Jaringan atau local area network. Desain jaringan adalah penting karena berhubungan dengan rancangan kinerja dan kehandalan komputasi dan komunikasi pada suatu institusi. Untuk merancang jaringan yang efisien maka identifikasi keragaan dan kebutuhan pengembangan merupakan tahapan yang sangat penting. Dari hasil identifikasi tersebut dilakukan analisis kebutuhan sehingga dapat dirancang jaringan yang ekonomis namun berdaya guna. Pemilihan topologi jaringan hendaknya  memperhatikan karakteristik topologi itu sendiri, letak gedung, dan jumlah lantai pada gedung tersebut. Sedangkan perangkat keras untuk jaringan dipilih berdasarkan topologi jaringan, beban kerja, kebutuhan akses komunikasi, dan kebutuhan pengamanan sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-1395786606614369741?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/1395786606614369741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/topologi-jaringan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/1395786606614369741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/1395786606614369741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/topologi-jaringan.html' title='Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-2578546846054223779</id><published>2009-10-18T19:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-18T19:28:52.896-07:00</updated><title type='text'>TCP/IP</title><content type='html'>1. TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protokol/Internet Protokol)&lt;br /&gt;Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protokol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.&lt;br /&gt;Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sejarah TCP/IP dan Arah Pengembangannya&lt;br /&gt;Pada tahun 1974 Vint Cerf dan Bob Khan dua perintis Internet, mempublikasikan sebuah tulisan berjudul “A Protocol for Packet Network Interconnection”, tulisan ini menggambarkan tentang Transmission Control Protocol (TCP). TCP menjelaskan bagaimana dua buah host dapat saling berkomunikasi dan bagaimana kedua host ini tetap terkoneksi satu sama lain ketika data dikirim. TCP bertanggung jawab untuk memastikan data diterima di host tujuan. TCP meninggalkan jejak tentang apa yang dikirim dan dikirim ulang (informasi apapun yang tidak berhasil dikirimkan), jika suatu data terlalu besar untuk dikirim sebagai sebuah paket, TCP memecah data tersebut kedalam beberapa paket dan memastikan bahwa seluruh paket yang dikirim dapat sampai di tujuan dengan benar, setelah itu TCP menyusun kembali paket-paket tersebut sesuai dengan urutannya dan kemudian merekonstruksi data yang dikirim. Pada tahun 1978 percobaan dan pengembangan lebih lanjut dari protokol ini mengalami banyak kemajuan yang menggiring para pengembangnya pada sebuah protokol baru yang disebut dengan Transmission Control Protocol/Internet Protocol. &lt;br /&gt;TCP/IP telah berkembang sedemikian rupa hingga sampai pada level yang seperti sekarang. Protokol TCP/IP telah di test, dimodifikasi dan di tingkatkan dari waktu-kewaktu. Protokol TCP/IP yang asli memiliki beberapa tujuan dalam mewujudkan sebuah jaringan komputer yang luas dan mudah dikembangkan, tujuan-tujuan itu diantaranya:&lt;br /&gt;• Independensi hardware: sebuah protokol yang dapat digunakan pada Machintosh, PC, Mainframe atau komputer jenis apapun.&lt;br /&gt;• Independensi software: sebuah protokol harus dapat digunakan oleh produsen dan aplikasi software yang berbeda. Hal ini akan memungkinkan sebuah host pada suatu situs untuk berkomunikasi dengan host lain di situs yang lainnya tanpa memerlukan konfigurasi software yang sama&lt;br /&gt;• Rekoveri kesalahan dan penanganan error: sebuah protokol harus mampu memperbaiki kesalahan secara otomatis atas drop atau hilangnya data. Protokol ini harus mampu mencegah/mengembalikan kehilangan/rusaknya data dari host manapun di bagian manapun dari jaringan serta pada point manapun dari pengiriman suatu data.&lt;br /&gt;• Protokol yang efisien dengan atribut yang minimal (tidak terlalu banyak tambahan atribut) &lt;br /&gt;• Kemampuan untuk menambah koneksi tanpa menggangu servis dalam jaringan.&lt;br /&gt;• Routable data:  sebuah protokol harus mampu mencari jalan untuk menyampaikan data sehingga data tersebut dapat sampai ketujuan.&lt;br /&gt;TCP/IP telah dikembangkan untuk dapat memenuhi tujuan-tujuan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Keunggulan TCP/IP&lt;br /&gt;Open Protocol Standard.&lt;br /&gt;Independen dari physical network hardware&lt;br /&gt;Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global&lt;br /&gt;TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan lainnya yang   memungkinkan diterapkan pada internetwork.&lt;br /&gt;High level protocol standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sifat-Sifat TCP&lt;br /&gt;a. Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).&lt;br /&gt;b. Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk.&lt;br /&gt;c. Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Pada pihak penerima, segmen-segmen duplikat akan diabaikan dan segmen-segmen yang datang tidak sesuai dengan urutannya akan diletakkan di belakang untuk mengurutkan segmen-segmen TCP. Untuk menjamin integritas setiap segmen TCP, TCP mengimplementasikan penghitungan TCP Checksum.&lt;br /&gt;d. Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. Meski demikian, TCP tidak mengetahui batasan pesan-pesan di dalam byte stream TCP tersebut. Untuk melakukannya, hal ini diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model), yang harus menerjemahkan byte stream TCP ke dalam "bahasa" yang ia pahami.&lt;br /&gt;e. Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat "macet" jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.&lt;br /&gt;f. Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)&lt;br /&gt;g. Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Arsitektur TCP/IP&lt;br /&gt;Dalam TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan sbb :&lt;br /&gt;a. Application Layer&lt;br /&gt;Application Layer merupakan lapisan terakhir dalam arsitektur TCP/IP yang berfungsi mendefinisikan aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada jaringan. Karena itu, terdapat banyak protokol pada lapisan ini, sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan. Contohnya adalah SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol ) untuk pengiriman e-mail, FTP (File Transfer Protocol) untuk transfer file, HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) untuk aplikasi web, NNTP (Network News Transfer Protocol) untuk distribusi news group dan lain-lain. Setiap aplikasi pada umumnya menggunakan protokol TCP dan IP, sehingga keseluruhan keluarga protokol ini dinamai dengan TCP/IP.&lt;br /&gt;b. Transport Layer&lt;br /&gt;Transport Layer mendefinisikan cara-cara untuk melakukan pengiriman data antara end to end host secara handal. Lapisan ini menjamin bahwa informasi yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim. Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa fungsi penting antara lain : &lt;br /&gt;• Flow Control. Pengiriman data yang telah dipecah menjadi paket-paket tersebut harus diatur sedemikian rupa agar pengirim tidak sampai mengirimkan data dengan kecepatan yang melebihi kemampuan penerima dalam menerima data. &lt;br /&gt;• Error Detection. Pengirim dan penerima juga melengkapi data dengan sejumlah informasi yang bisa digunakan untuk memeriksa data yang dikirimkan bebas dari kesalahan. Jika ditemukan kesalahan pada paket data yang diterima, maka penerima tidak akan menerima data tersebut. Pengirim akan mengirim ulang paket data yang mengandung kesalahan tadi. Namun hal ini dapat menimbulkan delay yang cukup berarti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Internet Layer&lt;br /&gt;Internet Layer mendefinisikan bagaimana hubungan dapat terjadi antara dua pihak yang berada pada jaringan yang berbeda seperti Network Layer pada OSI. Pada jaringan Internet yang terdiri atas puluhan juta host dan ratusan ribu jaringan lokal, lapisan ini bertugas untuk menjamin agar suatu paket yang dikirimkan dapat menemukan tujuannya dimana pun berada. Oleh karena itu, lapisan ini memiliki peranan penting terutama dalam mewujudkan internetworking yang meliputi wilayah luas (worldwide Internet). Beberapa tugas penting pada lapisan ini adalah: &lt;br /&gt;• Addressing, yakni melengkapi setiap datagram dengan alamat Internet dari tujuan. Alamat pada protokol inilah yang dikenal dengan Internet Protocol Address ( IP Address). Karena pengalamatan (addressing) pada jaringan TCP/IP berada pada level ini (software), maka jaringan TCP/IP independen dari jenis media dan komputer yang digunakan. &lt;br /&gt;• Routing, yakni menentukan ke mana datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan. Fungsi ini merupakan fungsi terpenting dari Internet Protocol (IP). Sebagai protokol yang bersifat connectionless, proses routing sepenuhnya ditentukan oleh jaringan. Pengirim tidak memiliki kendali terhadap paket yang dikirimkannya untuk bisa mencapai tujuan. Router-router pada jaringan TCP/IP lah yang sangat menentukan dalam penyampaian datagram dari penerima ke tujuan. &lt;br /&gt;d. Network Access Layer&lt;br /&gt;Network Access Layer mempunyai fungsi yang mirip dengan Data Link layer pada OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data frame-frame data pada media fisik yang digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. Beberapa contoh protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah X.25 jaringan publik, Ethernet untuk jaringan Etehernet, AX.25 untuk jaringan Paket Radio dsb.&lt;br /&gt;e. Physical Layer&lt;br /&gt;Physical Layer (lapisan fisik) merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat bervariasi bergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan.TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegrasikan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Cara Kerja TCP/IP &lt;br /&gt;Cara KerjaTCP/IP Layer-layer dan protokol yang terdapat dalam arsitektur jaringan TCP/IP menggambarkan fungsi-fungsi dalam komunikasi antara dua buah komputer. Setiap lapisan menerima data dari lapisan di atas atau dibawahnya, kemudian memproses data tersebut sesuai fungsi protokol yang dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan berikutnya. Ketika dua komputer berkomunikasi, terjadi aliran data antara pengirim dan penerima melalui lapisan-lapisan di atas. Pada pengirim, aliran data adalah dari atas ke bawah. Data dari user maupun suatu aplikasi dikirimkan ke Lapisan Transport dalam bentuk paket-paket dengan panjang tertentu. Protokol menambahkan sejumlah bit pada setiap paket sebagai header yang berisi informasi mengenai urutan segmentasi untuk menjaga integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dan koreksi kesalahan. Dari Lapisan Transport, data yang telah diberi header tersebut diteruskan ke Lapisan Network / Internet. Pada lapisan ini terjadi penambahan header oleh protokol yang berisi informasi alamat tujuan, alamat pengirim dan informasi lain yang dibutuhkan untuk melakukan routing. Kemudian terjadi pengarahan routing data, yakni ke network dan interface yang mana data akan dikirimkan, jika terdapat lebih dari satu interface pada host. Pada lapisan ini juga dapat terjadi segmentasi data, karena panjang paket yang akan dikirimkan harus disesuaikan dengan kondisi media komunikasi pada network yang akan dilalui. Proses komunikasi data di atas dapat dijelaskan seperti pada gambar berikut ini :&lt;br /&gt;Selanjutnya data menuju Network Access Layer (Data Link) dimana data akan diolah menjadi frame-frame, menambahkan informasi keandalan dan address pada level link. Protokol pada lapisan ini menyiapkan data dalam bentuk yang paling sesuai untuk dikirimkan melalui media komunikasi tertentu. Terakhir data akan sampai pada Physical Layer yang akan mengirimkan data dalam bentuk besaran-besaran listrik/fisik seperti tegangan, arus, gelombang radio maupun cahaya, sesuai media yang digunakan. Di bagian penerima, proses pengolahan data mirip seperti di atas hanya dalam urutan yang berlawanan (dari bawqah ke atas). Sinyal yang diterima pada physical layer akan diubah dalam ke dalam data. Protokol akan memeriksa integritasnya dan jika tidak ditemukan error t header yang ditambahkan akan dilepas. Selanjutnya data diteruskan ke lapisan network. Pada lapisan ini, address tujuan dari paket data yang diterima akan diperiksa. Jika address tujuan merupakan address host yang bersangkutan, maka header lapisan network akan dicopot dan data akan diteruskan ke lapisan yang diatasnya. Namun jika tidak, data akan di forward ke network tujuannya, sesuai dengan informasi routing yang dimiliki. Pada lapisan Transport, kebenaran data akan diperiksa kembali, menggunakan informasi header yang dikirimkan oleh pengirim. Jika tidak ada kesalahan, paket-paket data yang diterima akan disusun kembali sesuai urutannya pada saat akan dikirim dan diteruskan ke lapisan aplikasi pada penerima. &lt;br /&gt;Proses yang dilakukan tiap lapisan tersebut dikenal dengan istilah enkapsulasi data. Enkapsulasi ini sifatnya transparan. Maksudnya, suatu lapisan tidak perlu mengetahui ada berapa lapisan yang ada diatasnya maupun di bawahnya. Masing-masing hanya mengerjakan tugasnya. Pada pengirim, tugas ini adalah menerima data dari lapisan diatasnya, mengolah data tersebut sesuai dengan fungsi protokol, menambahkan header protokol dan meneruskan ke lapisan di bawahnya. Pada penerima, tugas ini adalah menerima data dari lapisan di bawahnya, mengolah data sesuai fungsi protokol, mencopot header protokoll tersebut dan meneruskan ke lapisan di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-2578546846054223779?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/2578546846054223779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/tcpip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2578546846054223779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2578546846054223779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/tcpip.html' title='TCP/IP'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-7254218782709476408</id><published>2009-10-18T19:22:00.000-07:00</published><updated>2009-10-18T19:34:19.514-07:00</updated><title type='text'>7 Layer OSI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://deryaditya.blogdetik.com/files/2009/07/osi_model.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 200px;" src="http://deryaditya.blogdetik.com/files/2009/07/osi_model.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;A. Standar OSI&lt;br /&gt;Salah satu standar dalam protokol jaringan yang dikembangkan oleh ISO adalah model referensi Open System Interconnection (OSI). Model ini dapat diterima banyak pihak sehingga dinyatakan sebagai suatu standar. Model OSI ini memberikan gambaran tentang fungsi, tujuan, dan kerangka kerja suatu struktur model referensi untuk proses yang bersifat logis dalam system komunikasi. Model ini dibentuk dengan tujuan antara lain :&lt;br /&gt;a. Menjadi patokan begi pengembangan prosedur komunikasi pada masa mendatang.&lt;br /&gt;b. Mengatasi masalah hubungan yang timbul antar pemakai dengan cara memberikan fasilitas yang sesuai.&lt;br /&gt;c. Membagi permasalahan prosedur penyambungan menjadi struktur.&lt;br /&gt;d. OSI ini disusun dengan tujuan agar dapat terjalin kerja sama antara peralatandari pabrik dan rancangan yang berbeda dalam beberapa hal, antara lain koordinasi berbagai kegiatan seperti komunikasi antar proses, penyampaian data, manajemen dari peralatan baik perangkat keras maupun lunak, keandalan dan keamanan dari system.&lt;br /&gt;Model OSI merupakan system terbuka, karena model referensi ini tidak tergantung pada pada suatu teknologi tertentu yang harus diterapkan atau perlunya fasilitas khusus. Hal ini dilakukan untuk menghindari keterikatan model ini pada suatu teknologi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Model Referensi Pada OSI&lt;br /&gt;Teknik pada model referensi OSI yang diterapkan untuk mengatur transmisi data adalah teknik layer (lapisan, dimana setiap system dipandang sebagai kumpulan sub system atau lapisan yang disusun bertingkat secara logis.&lt;br /&gt;ISO telah menetapkan beberapa syarat dalam menentukan lapisan-lapisan tersebut, yaitu :&lt;br /&gt;a. Jangan membuat terlalu banyak lapisan yang mengakibatkan proses transfer data menjadi sangat lambat dan tidak efektif. Suatu lapisan harus diciptakan bila diperlukan berbagai tingkat abstraksi dan dibedakan menurut fungsi dan proses yang dikerjakan.&lt;br /&gt;b. Setiap lapisan dibedakan menurut fungsi dan proses yang akan dilakukan. Fungsi-fungsi yang mirip harus dijadikan satu lapisan dan fungsi setiap lapisan dipilih berdasarkan penetepan protokol yang telah distandarkan secara internasional.&lt;br /&gt;c. Batas lapisan harus ditentukan agar dapat meminimalkan arus informasi yang melintasi interface.&lt;br /&gt;d. Buatlah interface yang mempunyai interaksi seminimal mungkin dengan lapisan-lapisan lain. Interface yang ada dalam setiap lapisan hanya dapat berhubungan dengan lapisan diatas atau dibawahnya saja.&lt;br /&gt;e. Interface harus ditentukan berdasarkan standar internasional.&lt;br /&gt;Lapisan dapat dimodifikasi tanpa terpengaruh atau mempengaruhi lapisan yang lain.&lt;br /&gt;Model referensi OSI ini  didefinisikan menjadi tujuh lapisan protokol komunikasi, yaitu :&lt;br /&gt;a. Physical Layer&lt;br /&gt;  Lapisan Physical merupakan lapisan pertama dari model referensi OSI yang berfungsi untuk mengatur sinkronisasi pengiriman dan penerimaan data, spesifikasi mekanis dan elektris, menerapkan prosedur untuk membangun , mengirimkan data/informasi dalam bentuk digit biner, memelihara dan memutuskan hubungan komunikasi.&lt;br /&gt;  Pada lapisan pertama inilah terjadi hubungan secara fisik antara satu terminal dengan terminal lain atau server atau peripheral lainnya.&lt;br /&gt; Pada sisi pengirim, lapisan phisik menerapkan fungsi elektris mekanis dan prosedur untuk membangun, memelihara dan melepaskan sirkuit kommunikasi guna mentransmisikan informasi dalam bentuk digit biner ke sisi penerima, sedangkan lapisan fisik pada penerima akan menerima data dan mentransmisikan data ke lapisan di atasnya.&lt;br /&gt;  Adapun contoh protokol yang digunakan pada lapisan pertama ini antara lain X21, X21bis , RS232, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;  X21 memuat ketentuan-ketentuan hubungan secara fisik titik ke titik antar peralatan yang menggunakan teknik digital dala pengiriman ataupun penukaran data. Standar ini sebenarnya ditujukan untuk interface sinkron bagi jaringan umum.&lt;br /&gt;  Standar ini juga dikenal sebagai ANSI X3.69 atau ANSI X.21. oleh karena banyaknya peralatan yang masih mempergunakan standar lama yang asinkron, yaitu RS-232-C, maka untuk memungkinkan peralatan tersebut tetap data berada dalam network yang mengikuti standar X.21 tadi. Dengan demikian , dibuatlah ketentuan baru yang tercakup dalam standar X.21 bis.&lt;br /&gt;  RS232 dirumuskan bersama antara EIA, Laboraterium Bell, dan pabrik peralatan komunikasi pada tahun 1969, yang kemudian direvisi menjadi standar RS 232-C.&lt;br /&gt;  RS 232-C ini dikembangkan dengan tujuan menjadi interface antara peralatan komunikasi data menggunakan pertukaran data biner serial.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;b. Data Link Layer&lt;br /&gt;  Lapisan Data Link merupakan lapisan kedua dari model OSI, lapisan ini memiliki tanggung jawab untuk menjalankan sejumlah fungsi tertentu,antara lain : pertama, memecah data atau informasi menjadi beberapa frame tertentu yang dilengkapi dengan bit-bit alamat pengirim dan penerima, karakter sinkronisasi SYNC, error control, dan flow control.&lt;br /&gt;  Kedua, mempersiapkan pembangunan, pemeliharaan, transmisi data dan informasi, mendeteksi kesalahan yang mungkin terjadi saat proses transmisi berlangsung serta pemutusan suatu hubungan komunikasi ; pendeteksian kesalahan yang mungkin terjadi pada saat pengiriman data dan pengendalian.&lt;br /&gt;  Ketiga, pada sisi penerima, lapisan ini berfungsi untuk menggabungkan dan merangkai kembali bit-bit yang diterima. Keempat, lapisan ini juga bertanggung jawab untuk menangani masalah yang timbul akibat frame yang rusak, hilang, atau terduplikat. Kelima, mengatur arus transmisi bilamana terjadi perbedaan kecepatan antara terminal pengirim dan penerima.&lt;br /&gt;  Adapun contoh protokol yang digunakan pada lapisan kedua ini, antara lain SDLC (Sychronous Data Link Control), HDLC (High Level Data Link Control), dan BDLC (Burroughs Data Link Control).&lt;br /&gt;  HDLC merupakan standar yang dikembangkan oleh ISO untuk memuat pelaksanaan kendali hubungan data yang meliputi pemisahaan antara data dengan derau atau sinyal yang tidak berguna, melacak adanya error pada pengiriman data, memungkinkan pengulangan pengiriman data yang salah.&lt;br /&gt;Tanggung jawab utama lapisan data link ini adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Framing. &lt;br /&gt;Yaitu membagi bit stream yang diterima dari lapisan network menjadi unit-unit data yang disebut frame.&lt;br /&gt;b. Physical addressing. &lt;br /&gt;Jika frame-frame didistribusikan ke sistem lainpada jaringan, maka data link akan menambahkan sebuah header di muka frame untuk mendefinisikan pengirim dan/atau penerima.&lt;br /&gt;c. Flow control.&lt;br /&gt; Jika rate atau laju bit stream berlebih atau berkurang maka flow control akan melakukan tindakan yang menstabilkan laju bit.&lt;br /&gt;d. Error control.&lt;br /&gt; Data link menambah reliabilitas lapisan fisik dengan penambahan mekanisme deteksi dan retransmisi frame-frame yang gagal terkirim.&lt;br /&gt;f. Access control. &lt;br /&gt;Jika 2 atau lebih device dikoneksi dalam link yang sama, lapisan data link perlu menentukan device yang mana yang harus dikendalikan pada saat tertentu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c. Network Layer&lt;br /&gt;  Lapisan Network ini merupakan lapisan ketiga dari model OSI. Lapisan ketiga ini berfungsi untuk menangani masalah jaringan komunikasi secara lebih rinci yang meliputi memberikan layanan pengiriman data dengan menentukan rute pengriman dan mengendalikannya sehinga tidak terjadi kemacetan dan data dapat sampai ditempat tujuan dengan baik.&lt;br /&gt;  Pada lapisan ini, data atau informasi yang berupa pesan-pesan (messege) akan dibagi-bagi dalam bentuk paket-paket data yang dilengkapi dengan berbagai header tertentu pada setiap paket data tersebut. Adapun contoh protokol yang digunakan pada lapisan ketiga ini, antara lain IP(Internet Protokol) dan X.25.&lt;br /&gt;  IP merupakan protokol yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet. IP ini terdiri dari dua bagian, yaitu Interface dengan lapisan yang lebih tinggi (TCP) serta format dan mekanisme kerja protokol ini.&lt;br /&gt;  IP menyediakan 2 layanan pada interface terhadap lapisan TCP, yaitu layanan SEND yang digunakan untuk meminta transmisi data dan layanan DELIVER yang digunakan untuk memberi tahu pemakai akan adanya kedatangan unit data.&lt;br /&gt;  Selanjutnya, IP dikembangkan oleh para ahli untuk dapat mentransmisikan data berupa suara menggunakan system paket switching yang berbeda dengan jaringan telepon pada umumnya yang menggunakan system circuit switching. System baru ini disebut Voice over IP.&lt;br /&gt;  Sementara itu, X.25 merupakan protokol untuk melakukan akses jaringan sinkron antara DTE (Data Terminal Equipment) dan DCE (Data Circuit Equipment). DTE adalah peralatan yang bertindak sebagai terminal pada system komputer berbasis jaringan yang menyediakan data dalam bentuk sinyal digital pada keluarannya. Sedengkan DCE merupakan peralatan yang menggunakan standar 25 pin port serial RS232 pada sisi jaringan.&lt;br /&gt;Lapisan network bertanggung jawab untuk pengiriman paket dengan konsep source-todestination.&lt;br /&gt;Adapun tanggung jawab spesifik lapisan network ini adalah:&lt;br /&gt;a. Logical addressing.&lt;br /&gt;Bila pada lapisan data link diimplementasikan physical addressing untuk penangan pengalamatan/addressing secara lokal, maka pada lapisan network problematika addressing untuk lapisan network bisa mencakup lokal dan antar jaringan/network. Pada lapisan network ini logical address ditambahkan pada paket yang datang dari lapisan data link.&lt;br /&gt;b. Routing. &lt;br /&gt;Jaringan-jaringan yang saling terhubung sehingga membentuk internetwork diperlukan metoda routing/perutean. Sehingga paket dapat ditransfer dari satu device yang berasal dari jaringan tertentu menuju device lain pada jaringan yang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;d. Transport Layer&lt;br /&gt;Lapisan transport ini merupakan lapisan keempat dari model OSI. Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.&lt;br /&gt;Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini tidak terlihat oleh session layer.&lt;br /&gt;Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.&lt;br /&gt;  Lapisan ini memberikan layanan secara transparan terutama alam hal error recovery dan data flow control selengkapnya, fungsi dari lapisan keempat ini, antara lain : pertama, menerapkan mekanisme yang sesuai untuk pertukaran data antara proses dari system yang berlainan.&lt;br /&gt;  Kedua, lapisan ini menjamin bahwa data yang diterima atau dikirim dari atau ke session layer dalam keadaan utuh, urut, tanpa duplikasi, dan bebas dari kesalahan. Data yang diterima dari session layer kemudian akan dikirimkan ke Network layer. Lapisan ini juga akan memeriksa apakah data telah sampai ditempat tujuan dengan baik.&lt;br /&gt;  Ketiga, lapisan ini mendukung penggunaan layanan jaringan semaksimal mungkin. Sebagai contoh, entitiy pada lapisan session dapat menentukan layanan yang diinginkannya seperti penentuan kecepatan pertukaran data, kualitas data yang masih dapat dterima, waktu tunda maksimum, masalah prioritas dan keamanan sehingga lapisan ini berlaku sebagai penghubung antara pemakai dengan fasilitas komunikasi yang ada.&lt;br /&gt;  Keempat, lapisan ini berfungsi untuk mencegah data dari lapisan session menjadi pesan-pesan dan memastikan bahwa pesan-pesan itu dapat diterima dengan benar pada terminal tujuan. Kelima, lapisan ini juga bertugas untuk mencari rute yang kosong untuk proses transmisi data dan informasi.&lt;br /&gt; Lapisan transport bertanggung jawab untuk pengiriman source-to-destination (end-to-end)&lt;br /&gt;daripada jenis message tertentu. Tanggung jawab spesifik lapisan transpor ini adalah:&lt;br /&gt;a. Sevice-point addressing. &lt;br /&gt;Komputer sering menjalankan berbagai macam program atau aplikasi yang berlainan dalam saat bersamaan. Untuk itu dengan lapisan transpor ini tidak hanya menangani pengiriman/delivery source-to-destination dari computer yang satu ke komputer yang lain saja namun lebih spesifik kepada delivery jenis message untuk aplikasi yang berlainan. Sehingga setiap message yang berlainan aplikasi harus memiliki alamat/address tersendiri lagi yang disebut service point address atau port&lt;br /&gt;address.&lt;br /&gt;b. Segmentation dan reassembly. &lt;br /&gt;Sebuah message dibagi dalam segmen-segmen yang terkirim. Setiap segmen memiliki sequence number. Sequence number ini yang berguna bagi lapisan transpor untuk merakit/reassembly segmen-segman yang terpecah atau terbagi tadi menjadi message yang utuh.&lt;br /&gt;c. Connection control. &lt;br /&gt;Lapisan transpor dapat berperilaku sebagai connectionless atau connection-oriented.&lt;br /&gt;d. Flow control.&lt;br /&gt;Seperti halnya lapisan data link, lapisan transpor bertanggung jawab untuk kontrol aliran (flow control). Bedanya dengan flow control di lapisan data link adalah dilakukan untuk end-to-end.&lt;br /&gt;e. Error control. &lt;br /&gt;Sama fungsi tugasnya dengan error control di lapisan data link, juga berorientasi end-to-end.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;e. Session Layer&lt;br /&gt;  Lapisan session merupakan lapisan kelima dari model OSI. Lapisan ini menerapkan suatu mekanisme control dialog antara dua aplikasi. Lapisan ini bertugas untuk menyediakan sarana pembangunan hubungan dan pengontrolan terhadap kerja sama antar komputer atau program aplikasi yang sedang berkomunikasi.&lt;br /&gt;  Layanan yang diberikan pada lapisan session ini meliputi pembentukan dan pemutusan hubungan antara dua entitas presentasi dan mengatur pertukaran data, menentukan batas dan melakukan sinkronisasi operasi data antara dua entitas presentasi.&lt;br /&gt; Dalam beberapa standar protokol jaringan, lapisan session dan lapisan transport digabung menjadi satu lapisan.&lt;br /&gt;Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.&lt;br /&gt;Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.&lt;br /&gt;Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.&lt;br /&gt;Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;f. Presentation Layer&lt;br /&gt;  Lapisan presentation merupakan lapisan keenam dari model OSI. Lapisan ini berhubungan dengan sintaks data yang dipertukarkan antara entitas aplikasi. Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah perbedaan format penyajian data.&lt;br /&gt;  Pada lapisan keenam ini akan dilakukan konvensi agar data atau informasi yang dikirim agar dapat dimengerti oleh penerima. Selain itu lapisan ini memberikan layanan pengelolaan pemasukan data, pertukaran, peragaan dan pengendalian struktur data. Lapisan ini juga menyediakan fasilitas untuk melakukan kompresi dan enkripsi –diskripsi data agar keamanandata dan informasi terjamin.&lt;br /&gt;Presentation layer lebih cenderung pada syntax dan semantic pada pertukaran informasi dua sistem. Tanggung jawab spesifik :&lt;br /&gt;a. Translasi&lt;br /&gt;b. Enkripsi&lt;br /&gt;c. Kompresi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;g. Application Layer&lt;br /&gt;  Lapisan paling atas atau lapisan ketujuh dari model OSI adalah lapisan Application. Lapisan ini bertugas untuk mengatur interaksi antara pengguna komputer dengan program aplikasi yang dipakai.&lt;br /&gt;  Protokol pada lapisan ini secara langsung melayani pemaki dengan memberikan layanan informasi yang berhubungan dengan aplikasi-aplikasi dan pengelolaannya yang meliputi fungsi inisialisasi, pemeliharaan, terminasi, dan merekam data yang berhasil diperoleh selama pengoperasian aplikasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•   Beberapa hal penting yang perlu mendapat perhatian dalam lapisan ini, antara lain transfer, akses dan manajemen file, e-mail, dan terminal virtual. Contoh pelayanan atau protokolnya: &lt;br /&gt;– e-mail (pop3, smtp)&lt;br /&gt;– file transfer (ftp)&lt;br /&gt;– browsing (http)&lt;br /&gt;Sebagai contoh sehari-hari kita menerima email :&lt;br /&gt;Layer 7, Anda memakai Microsof Outlook yang mempunyay fungsi SMTP dan POP3&lt;br /&gt;Layer 6, anda mengirim email dengan format ASCII atau HTML&lt;br /&gt;Layer 5, anda menggunakan email anda harus menginstal OS dahulu untuk membuka sesi komunikas jaringan.&lt;br /&gt;Layer 4, OS membuka SMTP dengan sebuah TCP socket kemudian protokol terbuka untuk menerima data dari server email&lt;br /&gt;Layer 3, computer mencari IP addres dari SMTP Server dengan melihat routing table yang diberikan OS Router jika tidak ditemukan akan memberikan pesan.&lt;br /&gt;Layer 2, Paket Data dari IP addres di kirimkan oleh Ethernet&lt;br /&gt;Layer 1, mengubah paket data menjadi signal elektrik yang ditransformasilkan pada kabel UTP Cat5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-7254218782709476408?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/7254218782709476408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/7-layer-osi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/7254218782709476408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/7254218782709476408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/7-layer-osi.html' title='7 Layer OSI'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-8196746553450013451</id><published>2009-10-18T19:15:00.000-07:00</published><updated>2009-10-18T19:21:45.975-07:00</updated><title type='text'>Perbedaan dari Standar dan Protokol</title><content type='html'>A. Standar &lt;br /&gt;Standar adalah suatu hal yang penting dalam penciptaan dan pemeliharaan sebuah kompetisi pasar daripada manufaktur perangkat komunikasi dan menjadi jaminan interoperability data dalam proses komunikasi. Standar komunikasi data dapat dikategorikan dalam 2 kategori yakni kategori de facto(konvensi) dan de jure (secara hukum atau regulasi).&lt;br /&gt;Adapun penjelasan lain tentang standar adalah Standar, patokan, norma, ukuran yang berlaku secara umum. Standar adalah persetujuan terhadap format, prosedur, dan antar muka yang mengijinkan perancang Hardware, software, basis data dan fasilitas telekomunikasi untuk membuat produk-produk dan sistem yang mandiri atau independen satu terhadap lainnya dengan jaminan bahwa produk-produk tersebut akan saling kompatibel dengan produk atau sistem lain yang merujuk pada standar yang sama. Standar merupakan elemen tunggal yang paling penting dalam mencapai integrasi informasi perusahaan dan sumber daya komunikasi.&lt;br /&gt;Proses penetapan standar, karena melibatkan negoisasi di antara provider IT dan pemakai, persetujuan formal dan rumusan-rumusan, sertifikasi dan prosedur pengujian, serta dokumentasi dan publikasi, bisa berjalan dalam waktu dan proses yang cukup panjang. Bahkan untuk menyelesaikan penetapan sebuah standard menerapkannya pada produk-produk komersial dapat memakan waktu lebih dari 1 dekade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;ORGANISASI STANDAR&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah beberapa organisasi yang concern dengan perkembangan standar&lt;br /&gt;teknologi telekomunikasi dan data internasional maupun dari Amerika.&lt;br /&gt;1. International Standards Organization (ISO).&lt;br /&gt;2. International Telecommunications Union-Telecommunication Standards Section (ITUT).&lt;br /&gt;3. American National Standards Institute (ANSI).&lt;br /&gt;4. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).&lt;br /&gt;5. Electronic Industries Association (EIA).&lt;br /&gt;Selain itu terdapat pula organisasi yang bersifat forum ilmiah seperti Frame Relay Forum dan&lt;br /&gt;ATM Forum. Kemudian ada pula organisasi yang berfungsi sebagai agen regulasi, misalnya Federal Communications Commision (FCC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Protokol&lt;br /&gt;Protokol merupakan kumpulan dari aturan-aturan yang berhubungan dengan komunikasi data antara alat-alat komunikasi supaya komunikasi data dapat dilakukan dengan benar. Atau desain yang menspesifikasikan detail bagaimana komputer berinteraksi, termasuk didalamnya format pesan yang mereka tukar dan bagaimana kesalahan ditangani. Protokol juga dapat diartikan sebagai sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik. Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).&lt;br /&gt;Hubungan telekomunikasi mencerminkan banyak aspek dari protokol dalam arti diplomatik, sinyal-sinyal diubah dengan mengirim dan menerima perangkat, misalnya diistilahkan dengan berjabat tangan dan berkenalan.&lt;br /&gt;Tiga aspek utama komunikasi yang diperhatikan oleh protokol adalah bagaimana data direpresentasikan dan dikodekan, bagaimana ditransmisikan, dan bagaimana kesalahan dan kegagalan diketahui dan ditangani. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam protokol antara lain :&lt;br /&gt;- Syntax&lt;br /&gt; Syntax merupakan format data dan cara pengkodean yang digunakan untuk  pengkodekan sinyal/tegangan. Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.&lt;br /&gt;- Semantik&lt;br /&gt; Semantik digunakan untuk mengetahui maksud dan mengkoreksi informasi yang dikirim. Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah agaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.&lt;br /&gt;- Timing&lt;br /&gt; Timing merupakan pewaktuan yang digunakan untuk mengetahui kecepatan transmisi data. Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 00 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan kibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.&lt;br /&gt;1. Komponen Protokol&lt;br /&gt;1. Aturan atau prosedur&lt;br /&gt;• Mengatur pembentukan/pemutusan hubungan&lt;br /&gt;• Mengatur proses transfer data&lt;br /&gt;2. Format atau bentuk&lt;br /&gt;• representasi pesan&lt;br /&gt;3. Kosakata (vocabulary)&lt;br /&gt;• Jenis pesan dan makna masing-masing pesan&lt;br /&gt;2. Fungsi Protokol&lt;br /&gt;Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan berikut:&lt;br /&gt;a. Fragmentasi dan reassembly&lt;br /&gt;Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.&lt;br /&gt;b. Encaptulation&lt;br /&gt;Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.&lt;br /&gt;c. Connection control&lt;br /&gt;Fungsi dari Connection control adalah membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan.&lt;br /&gt;d. Flow control&lt;br /&gt;Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.&lt;br /&gt;e. Error control&lt;br /&gt;Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.&lt;br /&gt;f. Transmission service&lt;br /&gt;Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Susunan Protokol&lt;br /&gt;Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya. Susunan dari layer ini menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi. Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface ini menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya. Pada saat merencanakan sebah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.&lt;br /&gt;4. Standarisasi Protokol.&lt;br /&gt;Tidak dapat disangkal bahwa saat ini terdapat berbagai macam merek dan jenis system komputer yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Oleh karena itu, muncul keinginan untuk dapat saling menghubungkan system komputer itu, bahkan kalau mungkin antarkomputer yang berbeda mereknya.&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu, usaha untuk membangun hubungan antarsistem komputer tersebut terus diupayakan oleh perusahaan-perusahaan atau organisasi-organisasi yang berkepentingan dalam bidang ini.&lt;br /&gt;Beberapa organisasi yang berperan dalam usaha komunikasi data, antara lain :&lt;br /&gt;a. Electronic Industries Assosiation (EIA).&lt;br /&gt;b. Commite Consultative Internationale de Telegrapque et Telephonique (CCITT).&lt;br /&gt;c. International Standart Organization (ISO).&lt;br /&gt;d. American National Standart Institute (ANSI).&lt;br /&gt;e. Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE).&lt;br /&gt;Oraganisasi-organisasi tersebut diatas saling bekerja sama dalam menentukan standarisasi dalam hal komonikasi data, karena hingga saat itu terdapat berbagai macam protokol yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan pembuat peralatan komunikasi atau system komunikasi atau system komputer. Para produsen merancang protokol sendiri karena berusaha untuk memonopoli pasar.&lt;br /&gt;Namun dengan pesannya pertumbuhan dalam teknologi komputer serta kebutuhan akan pengolahan data yang terdistribusi, maka para produsen memerlukan cara agar komputer yang di produksi oleh pabrik lainnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, standarisasi sangat dbutuhkan dalam industri komunikasi guna mengatur dan menetapkan karakteristik fisik, elektris, dan prosedur dari proses komunikasi data.&lt;br /&gt;Alasan diperlukannya standarisasi dalam komunikasi data pada suatu jaringan komputer adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. standarisasi memberikan jaminan kepada produsen pengangkat keras dan lunak bahwa produknya akan banyak digunakan oleh pemakai atau dengan kata lain potensi pasar menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;b. Standarisasi menjadikan produk dari para produsen komputer dapat saling komunikasi sehingga pembeli menjadi lebih leluasa dalam memilih peralatan dan dalam menggunakannya.&lt;br /&gt;c. Dengan standarisasi maka produsen tidak dapat melakukan monopoli pasar lagi sehingga harga produk menjadi lebih murah karena terjadi persaingan sempurna antar para produsen dalam menjual produksinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-8196746553450013451?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/8196746553450013451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/perbedaan-dari-standar-dan-protokol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/8196746553450013451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/8196746553450013451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/10/perbedaan-dari-standar-dan-protokol.html' title='Perbedaan dari Standar dan Protokol'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-3652627736272160184</id><published>2009-09-04T19:26:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T19:54:49.967-07:00</updated><title type='text'>HARDDISK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://keppanet.netfirms.com/keppanet/harddisk/hdinside/hddfull2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://keppanet.netfirms.com/keppanet/harddisk/hdinside/hddfull2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1  Pengertian Harddisk&lt;br /&gt;Harddisk merupakan piranti penyimpanan sekunder di mana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar terintegrasi yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar.&lt;br /&gt;2  Sejarah Harddisk&lt;br /&gt;Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1952. Pada masa itu, piranti ini disebut sebagai “fixed disks” atau “winchesters”.&lt;br /&gt;Saat ini, harddisk dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film. Lebih rapat, masa pakainya lebih lama, kecil, dan ringan daripada bahan oxide&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3  Bagian-Bagian Harddisk&lt;br /&gt; 1. Cover&lt;br /&gt;2. Bagian dalam/ Internal Disk&lt;br /&gt;3. Frame&lt;br /&gt;4. Board &lt;br /&gt;5. Motor &lt;br /&gt;4  Jenis-Jenis Harddisk&lt;br /&gt;Harddisk atau bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau cukup hard disk saja, adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer. Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut.&lt;br /&gt;Jenis harddisk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kece¬patan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.&lt;br /&gt;Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.&lt;br /&gt;Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.1 ATA&lt;br /&gt;AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu¬bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.&lt;br /&gt;ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.&lt;br /&gt;Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.2  SATA&lt;br /&gt;SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. &lt;br /&gt;Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling¬kungan multitask.&lt;br /&gt;Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng¬gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.&lt;br /&gt;Beberapa fitur SATA adalah:&lt;br /&gt;1. SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.&lt;br /&gt;2. SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.&lt;br /&gt;3. Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.&lt;br /&gt;Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.3  RAID&lt;br /&gt;Disk RAID menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer dengan ukuran rata – rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.4  SCSI&lt;br /&gt;SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.&lt;br /&gt;Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite¬rapkan di semua tipe hardware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm.&lt;br /&gt;Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Kapasitas Harddisk&lt;br /&gt;Kapasitas hard disk merupakan hal penting bagi pengguna komputer terutama bagi para pengguna komputer yang banyak menggunakan berbagai aplikasi 'berat'. Aplikasi semisal desain grafis dan animasi, membutuhan banyak ruang hard disk guna menyimpan file peker¬jaannya. &lt;br /&gt;Berdasarkan kapasitas penyimpanannya, jenis hard disk sangat ber¬agam. Kapasitas hard disk biasanya dinyatakan dalam satuan GB (Gigabyte) atau 1000 MB (Megabyte), misalnya 40 GB, 80 GB, 120 GB, dan sebagainya. Bahkan saat ini juga telah tersedia hard disk dengan daya simpan hingga sekian Terrabyte atau 1000GB. Kapasitas hard disk yang tersedia di pasaran umumnya cenderung meningkat seiring dengan perkembangan teknologi komputer. &lt;br /&gt;Peningkatan kapasitas hard disk yang sangat cepat menyebabkan harga per MB menjadi sangat murah. Hal ini memungkinkan para pembuat software dan sistem operasi membuat perangkat yang lebih canggih. &lt;br /&gt;Cara utama meningkatkan waktu pengaksesan adalah dengan me-ningkatkan waktu throughput. Adapun untuk meningkatkan kapasitas penyimpanannya, yang harus ditingkatkan adalah kerapatan area di platter. &lt;br /&gt;Kerapatan di area platter ditentukan oleh 2 faktor, yakni kerapatan perekaman (recording density) dan kerapatan track (track density). Kerapatan track mengatur jumlah track yang bisa dipaketkan dalam satu area sementara kerapatan perekaman mengukur jumlah data yang bisa disimpan dalam satu area fisik tertentu. &lt;br /&gt;Pabrikan hard disk saat ini lazim menuliskan ukuran dalam bentuk standar internasional “mega”, “giga”, dan “tera” setelah sebelumnya berbasis binary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Karakteristik Harddisk&lt;br /&gt;Masing-masing hard disk memiliki karakteristik tersendiri. Karakteristik ini meliputi ukuran fisik hard disk, daya simpan, tingkat konsumsi daya, tingkat transfer rate, dan sebagainya. &lt;br /&gt;Kapasitas hard disk saat ini biasanya dinyatakan dalam satuan Gigabytes. Pada beberapa jenis hard disk model lama, masih meng¬gunakan satuan Megabytes. &lt;br /&gt;Ukuran fisik hard disk biasanya dinyatakan dalam satuan inchi. Hard disk yang ada saat ini umumnya memiliki ukuran 3.5” atau 2.5” yang digunakan pada komputer dekstop dan laptop. Hard disk dengan ukuran 2.5” memiliki kecepatan dan daya simpan yang lebih rendah, namun lebih ekonomis dalam hal konsumsi daya listrik dan relatif lebih tahan terhadap guncangan. Pada awal tahun 2007, hard disk SATA dan SAS 2.5” mulai dijual untuk keperluan komputer desktop dan server. &lt;br /&gt;Revolusi ukuran fisik hard disk secara signifikan dapat dilihat pada hard disk ATA-7 LIF 1.8”—yang digunakan pada perangkat digital audio player dan subnotebooks—dengan kapasitas hingga 100GB, tingkat konsumsi daya yang rendah, serta sangat tahan terhadap guncangan. Sebagai perbandingan, hard disk ukuran 1.8” standar yang digunakan pada slot PCMCIA sebelumnya hanya mampu me¬nampung 2 s.d. 5 GB saja. &lt;br /&gt;Selanjutnya, berbagai media penyimpanan berukuran 1” mulai digunakan, misalnya kartu memory CF tipe II yang biasa terpasang pada kamera digital dan perangkat portabel.&lt;br /&gt;Dalam hal tingkat operasi baca tulis (input/output, I/O) per detik, hard disk modern saat ini sudah mampu melakukan 50 akses random atau 100 kali akses secara sekuensial per detik. &lt;br /&gt;Karakteristik hard disk yang lain, yaitu tingkat konsumsi daya, tingkat nouse (dalam ukuran dBA), daya tahan terhadap guncangan, serta tingkat transfer rate (kecepatan transfer rata-rata). Nilai transfer rate hard disk umumnya berkisar antara 44.2 MB/detik hingga 111.4 MB/detik. Sedangkan random access time (kecepatan akses acak) berkisar antara 5 ms hingga 15 ms. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Cara Kerja Harddisk&lt;br /&gt;Hard disk menyimpan data dalam piringan dengan pola tertentu yang disebut sector dan track. Track adalah lingkaran konsentris (concentric circles), sedangkan sector adalah salah satu bagian dalam track tersebut. Data yang tersimpan di dalamnya dapat dibaca kembali dengan cara mendeteksi pola tersebut.&lt;br /&gt;Dalam gambar ilustrasi di atas, track merupakan bagian yang berwarna terang yang mengelilingi hard disk, sedangkan sector adalah bagian kecil yang berwarna gelap. Sebuah sector terdiri atas byte tertentu, misalnya 256 atau 512. Kumpulan beberapa sector disebut dengan istilah cluster. Track dan sector dibuat ketika hard disk tersebut diformat. &lt;br /&gt;Hard disk umumnya terdiri atas sebuah spindle yang merupakan pusat atau sumbu bagi sejumlah piringan tersebut dan sering disebut juga dengan istilah platter, tempat menyimpan data, platter motor, rangkaian elektronis atau circuit board, serta cover penutup yang melindungi komponen bagian dalam hard disk. &lt;br /&gt;Platter terbuat dari bahan non-magnetik biasanya kaca atau alu¬minium dan dilapisi dengan lapisan magnetik. Pada jenis hard disk model lama biasanya masih menggunakan iron oxide sebagai bahan magnetiknya. Sedangkan hard disk saat ini kebanyakan sudah meng¬gunakan bahan lain, yaitu cobalt-based alloy. &lt;br /&gt;Saat hard disk bekerja, platter tersebut berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Data ditulis dan dibaca ke dalam platter melalui read-and-write head yang berada sangat dekat dengan permukaan platter tersebut, dengan cara mendeteksi dan mengatur tingkat magnetis pada permukaan platter secara cepat.&lt;br /&gt; Kapasitas penyimpanan pada sebuah hard disk tergantung pada jumlah platter yang dimilikinya. Semakin banyak jumlah platter, maka kapasitas hard disk biasanya juga semakin besar. Sebagai gambaran, hard disk umumnya memiliki tiga platter dan enam read-and-write head. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-3652627736272160184?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/3652627736272160184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/harddisk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3652627736272160184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3652627736272160184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/harddisk.html' title='HARDDISK'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-353684923382641117</id><published>2009-09-04T19:23:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T19:25:18.169-07:00</updated><title type='text'>SISTEM KOMUNIKASI SATELIT</title><content type='html'>1. Pengertian&lt;br /&gt;Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit, yakni satelit alam dan satelit buatan.&lt;br /&gt;1. Satelit Alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya, Bulan adalah satelit alami Bumi.&lt;br /&gt;Sebenarnya terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;2. Satelit Buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain, misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi.&lt;br /&gt;3. Satelit Komunikasi adalah sebuah satelit buatan yang ditempatkan di angkasa dengan tujuan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern menggunakan orbit geosynchronous, orbit Molniya atau orbit Bumi rendah.&lt;br /&gt;4. Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan bagi kabel komunikasi kapal selam optik fiber. Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang di mana aplikasi teknologi lain seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sejarah Satelit&lt;br /&gt;Secara garis besar sejarah satelit dunia dari tahun ke tahun diantaranya:&lt;br /&gt;1945 : Athur Clarke menerbitkan essay tentang “Extra Terrestial Relays”&lt;br /&gt;1957 : Diluncurkan pertama kali satelit sputnic&lt;br /&gt;1959 : Satelit cuaca pertama, Vaguard 2&lt;br /&gt;1960 : Diluncurkan satelit komunikasi Refleksi ECHO&lt;br /&gt;1963 : Diluncurkan satelit komunikasi Geostasioner SYNCOM&lt;br /&gt;1965 : Komunikasi satelit Geostasioner komersial pertama di dunia, INTELSAT I&lt;br /&gt;1976 : Satelit marisat untuk komumnikasi maritim dan peluncuran PALAPA&lt;br /&gt;1982 : Sistem telepon dengan satelit mobile , INMARSAT 4&lt;br /&gt;1988 : Sistem satelit dengan komunikasi data dan telepon mobile, INMARSAT C&lt;br /&gt;1993 : Sistem telepon denga digital satelit&lt;br /&gt;1998 : Sistem satelit Global untuk Small Mobile Phones.&lt;br /&gt;1999 : Peluncuran Telkom – 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Alokasi Frekuensi untuk Layanan Satelit&lt;br /&gt;Pengalokasian frekuensi untuk layanan satelit adalah proses yang sangat kompleks yang membutuhkan koordinasi dan perencanaan tingkat internasional. Hal ini dilakukan dibawah pengawasan International Communication Union (ITU). Dalam hal perencanaan frekuensi ini (frequency planning), dunia dibagi menjadi 3, yaitu:&lt;br /&gt;- Kawasan 1: Eropa, Afrika, Rusia (dulu masih Soviet) dan Mongolia&lt;br /&gt;- Kawasan 2: Amerika Utara dan Selatan, Greenland&lt;br /&gt;- Kawasan 3: Asia (diluar daerah 1), Australia dan Pasifik Barat Daya&lt;br /&gt;Dalam setiap kawasan, frekuensi dialokasikan untuk berbagai macam layanan satelit, walaupun frekuensi tersebut dipakai untuk layanan yang berbeda di kawasan lain. Beberapa layanan satelit adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Fixed Satellite Service (FSS)&lt;br /&gt;FSS menyediakan link untuk jaringan telepon dan juga untuk pentransmisian sinyal televisi ke perusahaan tv kabel, untuk kemudian didistribusikan melalui jaringan kabel. Contoh FSS: DTH (Direct To Home), akses internet, video conferencing, satelit new gathering (SNG), frame relay, Digital Audio broadcasting (DAB). Keunggulannya yaitu, tidak tergantung pada jarak, dapat menyediakan layanan untuk cakupan semua wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Broadcasting Satellite Service (BSS)&lt;br /&gt;BSS diperuntukkan untuk broadcast langsung ke rumah-rumah masyarakat sehingga sering juga disebut DBS (Direct Broadcast Satellite).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mobile Satellite Service&lt;br /&gt;Mobile satellite service melayani komunikasi bergerak baik di daratan, laut maupun udara.&lt;br /&gt;d. Navigational Satellite Service&lt;br /&gt;Navigational satellite service melayani global positioning system (GPS).&lt;br /&gt;e. Meteorological Satellite Service&lt;br /&gt;Meteorological service melayani riset dan layanan penyelamatan (rescue). Tabel dibawah ini memperlihatkan frekuensi band yang sering digunakan untuk layanan-layanan satelit. Huruf u pada Ku band berarti band frekuensi dibawah K (u = under), sementara a pada Ka band berarti band frekuensi diatas K (a = above). Ku band banyak dipakai untuk layanan direct broadcast dan fixed satellite tertentu. C band digunakan untuk fixed satellite dan tidak diperbolehkan dipakai untuk direct broadcast. VHF band digunakan untuk layanan mobile dan navigational tertentu dan juga untuk data transfer dari satelit cuaca. L band untuk layanan mobile dan navigational. Untuk layanan fixed di band C, subrange yang paling banyak digunakan adalah 4–6 GHz. Frekuensi yang lebih tinggi hampir pasti dipakai untuk uplink menuju satelit, alasannya akan diungkapkan pada bab selanjutnya.&lt;br /&gt;Para praktisi sering menyebut C band sebagai 6/4 GHz, frekuensi uplink disebutkan terlebih dahulu. Untuk layanan direct broadcast pada Ku band, subrange yang paling banyak dipakai adalah 12–14 GHz, yang sering disebut sebagai 14/12 GHz. Walaupun penetapan frekuensi dibuat sepresisi mungkin, contohnya Ku band adalah 14.030 dan 11.730 MHz, tetapi pemakaian nilai seperti dikemukakan diatas dalam perhitungan dapat dilakukan dengan hasil yang cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aplikasi dari Penggunaan Satelit&lt;br /&gt;A. Tradisional&lt;br /&gt;1. Satelit cuaca adalah satelit yang digunakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi. Satelit NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) digunakan untuk memantau keadaan bumi untuk keperluan hidrologi, oceanografi dan meteorology, termasuk memantau kebakaran hutan. Satelit ini mempunyai resolusi spatial 1100x1100m dengan liputan sangat luas. Satelit cuaca NIMBUS mempunyai resolusi spatial 88x88m dengan kemampuan meliput areal seluas 1600 km. Satelit lainnya adalah Meteosat dan Himawari (resolusi spatial 8 x 8 km).&lt;br /&gt;2. Satelit Televisi adalah sinyal televisi yang dipancarkan dengan cara yang mirip seperti komunikasi satelit, serta bisa disamakan dengan televisi lokal dan televisi kabel.&lt;br /&gt;3. Di banyak tempat di bumi ini, layanan televisi satelit menambah sinyal lokal yang kuno, menghasilkan jangkauan saluran dan layanan yang lebih luas, termasuk untuk layanan berbayar. Radio satelit atau radio langganan adalah sebuah radio digital yang menerima sinyal yang disiarkan oleh satelit komunikasi, yang mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari sinyal radio biasa. Radio satelit berfungsi di tempat di mana ada garis pandang antara antena dengan satelit, dengan syarat tak ada rintangan besar, seperti terowongan atau gedung. Pendengar radio ini dapat mengikuti saluran tunggal tanpa melihat lokasi jangkauan. Karena teknologi ini membutuhkan akses ke satelit komersial untuk penyebaran sinyal, jasa radio satelit adalah sebuah bisnis komersial, yang menawarkan sebuah paket saluran sebagai bagian dari jasa mereka, membutuhkan sebuah langganan dari pengguna akhir untuk mengakses saluran. Sekarang ini, penyedia radio satelit utama adalah WorldSpace (Intl.), XM Radio &amp; Sirius Satellite Radio (A.S.). Karena sinyalnya memiliki hak cipta dan tidak cocok satu sama lain, maka membutuhkan peralatan khusus untuk dekoding dan pemutaran. Mereka menawarkan saluran berita, cuaca, olah raga, dan musik.&lt;br /&gt;4. Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat. Selain itu, ada juga Glonass milik Rusia. Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata. Satelit ini berfungsi sebagai alat penolong apabila kapal-kapal menemui kesukaran untuk menentukan posisinya karena cuaca yang buruk atau kesukaran penglihatan (dalam daerah yang berkabut tebal). Navigator yang mengalami kesulitan menghubungi satelit navigasi yang mengorbit. Satelit juga akan menjawab melalui radio tentang posisi kapal, sehingga navigator dapat mengetahui posisi kapal secara tepat.&lt;br /&gt;5. Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata terutama oleh USA dan Rusia. Contoh satelit ini antara lain Vostok, Cosmos, Soyus, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.  Telekomunikasi&lt;br /&gt;1. Penghubung telepon global (Global tellecommunication connection)&lt;br /&gt;Jaringan telepon global juga dikenal sebagai Jaringan Telepon Switch Publik (PPSTN adalah singkatan dari Public Switched Telephone Network atau yang biasa disebut jaringan telpon tetap (dengan kabel). PSTN secara umum diatur oleh standar-standar teknis yang dibuat oleh ITU-T, dan menggunakan pengalamatan E.163 / E.164 (secara umum dikenal dengan nomor telepon). Public Switched Telephone Network, PSTN ).&lt;br /&gt;2. Penghubung komunikasi untuk di tempat terpencil.&lt;br /&gt;Satelit mampu menyediakan link komunikasi sampai ke komunitas terpencil yang sulit dijangkau oleh sistem komunikasi lain. Tentu saja, sinyal satelit tidak menghiraukan batasan wilayah politik, yang bisa menjadi kelebihan ataupun kekurangan dari sistem komunikasi ini.&lt;br /&gt;3. Global Mobile Communication (GSM) (singkatan bahasa Inggris: Global System for Mobile Communications, GSM) adalah salah satu standar sistem komunikasi nirkabel (wireless) yang bersifat terbuka. Telepon GSM digunakan oleh lebih dari satu milyar orang di lebih dari 200 negara. Banyaknya standar GSM ini membuat roaming internasional sangat umum dengan “persetujuan roaming” antar operator telepon genggam. GSM berbeda banyak dengan teknologi sebelumnya dalam pensinyalan dan “channel” pembicaraan adalah digital, yang berarti ia dipandang sebagai sistem telepon genggam generasi kedua (2G). GSM merupakan sebuah standar terbuka yang sekarang ini dikembangkan oleh 3GPP.&lt;br /&gt;4. Bagian penting jaringan Global (fiber optic) Internet jaringan yang terjalin bersifat global tanpa mengenal ruang, waktu, dan birokrasi, dimana akses data dan informasi melampaui batas-batas negara dan protokoler. Hampir seluruh kebutuhan informasi tersedia di internet dengan jangkauan global tanpa batas-batas negara. Akses di internet tidak dibatasi dengan waktu dan kecepatan pencarian informasi dengan internet jauh lebih cepat dibandingkan dengan pencarian secara manual. Dalam dunia internet komunikasi dengan pengguna di belahan dunia, dapat anda lakukan tanpa batas ruang dan waktu.&lt;br /&gt;5. Sistem satelit untuk memperluas sistem telepon seluler&lt;br /&gt;Sekarang ini, hanya 15% dari daratan dunia terlayani oleh selular atau teresterial telefon, sehingga satelit menjadi satu-satunya alternatif bila kabel atau selular tidak tersedia.&lt;br /&gt;6. Akses internet melalui satelit&lt;br /&gt;Jenis teknologi satelit telah digunakan untuk aplikasi akses Internet, seperti DirectPC di Amerika, Jepang, Kanada, dan beberapa negara di Eropa. Kecepatan akses Internet dapat menggunakan kecepatan yang bervariasi antara 64 Kbps sampai 400 Kbps untuk keperluan down-loading dengan asymmetric IP traffic: transaksi atau file.&lt;br /&gt;7. Satelit Direct to Home (DTH)&lt;br /&gt;Menggunakan teknologi Direct To Home (DTH) sebagai infrastruktur TV Link untuk mengirimkan beratus-ratus program langsung ke rumah-rumah melalui jaringan satelit.&lt;br /&gt;8. Satelit Video Conferencing&lt;br /&gt;Video conferencing adalah penggunaan peralatan audio dan video untuk menyelenggarakan konferensi dengan orang-orang yang berada pada lokasi berbeda. Sistem pelayanan ini sekarang masih digunakan hanya untuk tingkat yang masih terbatas. Para pengguna saat ini adalah sektor-sektor bisnis dan industri seperti institusi finansial. Sistem satelit multimedia merupakan infrastruktur yang sangat cocok untuk video conferencing dibanding dengan jaringan lain karena tingkat fleksibilitasnya dan kemudahannya untuk dipasang di manapun.&lt;br /&gt;9. Satellite News Gathering (SNG)&lt;br /&gt;Pelayanan SNG menjadi jenis pelayanan yang populer diantara yang ditawarkan oleh operator-operator satelit. Pelayanan SNG ini menyediakan kepada para pelanggannya, seperti perusahaan-perusahaan penyiaran TV, pemerintah, untuk memiliki kemampuan yang mobile dalam meliput program-program outdoor dan siaran langsung TV (acara berita dan olahraga) maupun untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas komunikasi pada kondisi bencana atau darurat. Dalam mengirimkan pelayanan-pelayanan SNG, operator-operator satelit dengan cara sederhana menyediakan stasiun bumi portable atau mobile dengan kemampuan sistem audio, percakapan telepon dan video. Satelit-satelit dengan frekuensi-frekuensi pita Ku atau Ka memiliki karakteristik yang fleksibel dan portabel disebabkan karena ukuran terminal VSAT mobile nya relatif kecil dan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Satelit&lt;br /&gt;Keunggulan dari penggunaan komunikasi satelit diantaranya:&lt;br /&gt;1. Cakupan yang luas, satu Negara, region, ataupun satu benua&lt;br /&gt;2. Bandwidth yang tersedia cukup lebar&lt;br /&gt;3. Independen dan infrastuktur terrestial&lt;br /&gt;4. Instalasi jaringan segmen Bumi yang sangat cepat&lt;br /&gt;5. Biaya relatif rendah per site&lt;br /&gt;6. Karakteristik layanan yang seragam&lt;br /&gt;7. Layanan total hanya dari satu provider&lt;br /&gt;8. Layanan mobile/wireless yang independen terhadap lokasi&lt;br /&gt;Kelemahan Komunikasi satelit diantaranya:&lt;br /&gt;1. Delay propagasi besar&lt;br /&gt;2. Rentan terhadap pengaruh atmosfir&lt;br /&gt;3. Up Front Cost tinggi, contoh untuk satelit GEO: Spacecraft, Ground Segment &amp; Launch = US $ 200 juta, Asuransi: $ 50 juta&lt;br /&gt;4. Distance Insensitive, artinya biaya yang diperlukan hampir sama untuk membuat suatu link komunikasi satelit jarak dekat dan link komunikasi satelit jarak jauh. Jadi, sistem komunikasi satelit ekonomis hanya jika sistem ini digunakan kontinyu dalam waktu yang lama dan meng-handle banyak user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Interferensi Pada Sistem Satelit&lt;br /&gt;Interferensi pada sistem transmisi satelit dapat disebabkan oleh banyak sumber, yaitu:&lt;br /&gt;1. Sistem satelit terdekat Apabila SB penerima memiliki antena dengan pattern receive yang buruk, artinya gain side-lobenya cukup besar (tinggi), maka sinyal down-link yang berasal dari satelit lain akan diterima juga oleh SB penerima sebagai sinyal interferensi.&lt;br /&gt;2. SB pemancar (Up-link) Sinyal interferensi timbul disebabkan oleh SB pemancar dari satelit lain. Apabila SB pemancar tersebut memiliki antena dengan pattern side-lobe dengan gain yang cukup besar, maka carrier pada arah side-lobe juga memiliki daya yang cukup tinggi untuk mengganggu sistem satelit.&lt;br /&gt;3. Intermodulasi kanal terdekat Satu transponder dibebani atau dioperasikan untuk multi carrier seperti sistem FDMA atau 2T ½, maka carrier-carrier tersebut akan menimbulkan sinyal termodulasi pada transponder tersebut dan transponder dikanan-kirinya. Walaupun pada output multiplexer transponder sudah dilengkapi filter yang akan mem-filter sinyal intermodulasi, tetapi energi yang ditimbulkan akan tetap melebar ditransponder kanan-kirinya.&lt;br /&gt;4. Interferensi dari sistem terresterial. Sistem terresterial beroperasi pada frekuensi band yang sarna dengan sistem frekuensi pada Satelit Palapa, yaitu C-band 6/4 Ghz.&lt;br /&gt;5. Cross Polarisasi Antena&lt;br /&gt;Sistem satelit Palapa, alokasi transponder menggunakan sistem polarisasi ganda (polarisasi ortogonal), yaitu polarisasi Vertikal dan polarisasi Horizontal. Pada sistem Ku-band, cross-polarisasi lebih banyak disebabkan oleh pengaruh butiran air hujan yang dapat mengubah polarisasi sinyal. Sedangkan pada C-band terjadinya cross-polarisasi lebih banyak disebabkan oleh jeleknya isolasi antara polarisasi Vertikal dan horizontal pada sistem feed-horn antena. Isolasi cross-poll yang diijinkan adalah &gt;30 dB.&lt;br /&gt;6. Sistem lainnya&lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah interferensi dari sinyal liar yang ditimbulkan oleh sistem pembakaran motor dua tak yang tidak sempurna, yaitu dapat mengganggu pada sistem digital dimana carriernya kecil. Contoh lainnya adalah terganggunya/lenyapnya sinyal sinkronisasi pada sistem TDMA yang mengakibatkan terganggunya sistem secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Orbit&lt;br /&gt;Dalam fisika, suatu orbit adalah jalan yang dilalui oleh objek, di sekitar objek lainnya, di dalam pengaruh dari gaya tertentu. Orbit pertama kali dianalisa secara matematis oleh Johannes Kepler yang merumuskan hasil perhitungannya dalam hukum gerakan planet Kepler. Dia menemukan bahwa orbit dari planet dalam tata surya kita adalah berbentuk elips dan bukan lingkaran atau episiklus seperti yang semula dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Macam–Macam Orbit Satelit&lt;br /&gt;Banyak satelit dikategorikan atas ketinggian orbitnya, meskipun sebuah satelit bisa mengorbit dengan ketinggian berapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 - 1500km di atas permukaan bumi.&lt;br /&gt; Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 - 36000 km.&lt;br /&gt; Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.&lt;br /&gt; Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk mengkategorikan satelit, diantaranya:&lt;br /&gt; Orbit Molniya, orbit satelit dengan periode orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°.&lt;br /&gt; Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melintas ekuator pada jam lokal yang sama.&lt;br /&gt; Orbit Polar, orbit satelit yang melintasi kutub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.  Satelit Geostasioner&lt;br /&gt;Orbit Geostasioner adalah orbit geosinkron yang berada tepat di atas ekuator Bumi (0° lintang), dengan eksentrisitas orbital sama dengan nol. Dari permukaan Bumi, objek yang berada di orbit geostasioner akan tampak diam (tidak bergerak) di angkasa karena periode orbit objek tersebut mengelilingi Bumi sama dengan periode rotasi Bumi. Orbit ini sangat diminati oleh operator-operator satelit buatan (termasuk satelit komunikasi dan televisi). Karena letaknya konstan pada lintang 0°, lokasi satelit hanya dibedakan oleh letaknya di bujur Bumi.&lt;br /&gt;Orbit geosinkron (GEO, Geosynchronous Earth Orbit) berada pada ketinggian 36.000 km. Periode orbitnya 24 jam, sama dengan orbit Bumi mengelilingi Matahari. Satelit telekomunikasi dan pengamat cuaca umumnya ada di sini. Satelit GEO dengan inklinasi (sudut kemiringan terhadap bidang ekuator) nol derajat dan dikontrol terus (seperti pada satelit telekomunikasi) bisa berada pada titik stasioner, sehingga orbitnya disebut geostationer orbit (GSO).&lt;br /&gt;Keuntungan dari GEO diantaranya:&lt;br /&gt; Bandwidth lebar. Satelit yang beroperasi pada frekuensi Ka-band (20-30 GHz) akan dapat menyalurkan troughput dalam orde giga bit per detik.&lt;br /&gt; Relatif murah. Sistem satelit relatif lebih murah karena tidak ada biaya penggelaran dan satu satelit dapat mengcover daerah yang luas.&lt;br /&gt; Topologi network sederhana. Dibandingkan dengan model interkoneksi mesh pada network terestial, satelit GEO memiliki konfigurasi yang lebih sederhana.&lt;br /&gt; Dengan topologi sederhana maka performasi network lebih mudah dikendalikan.&lt;br /&gt;Disamping itu, ada beberapa kerugiannya, yaitu: &lt;br /&gt; Satelit GEO memerlukan power yang lebih besar untuk hand set. Hal ini membuat hand set menjadi lebih besar dan mengurangi umur baterai.&lt;br /&gt; Delay tetap yang dapat dirasakan oleh user. Biasanya, delaynya ¼ detik, tetapi dapat lebih lama. Pada telfon selular, delay lebih besar dari ¼ detik tidak dapat diterima. Terjadinya interferensi dan atau koneksi yang tidak teratur disebabkan adanya salju, hujan, dan bentuk lain gangguan cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  LEO System&lt;br /&gt;Orbit bumi rendah (Low Earth Orbit, LEO) adalah sebuah orbit sekitar Bumi antara atmosfer dan sabuk radiasi Van Allen, dengan sebuah sudut inklinasi rendah. Batasan ini tidak didefinisikan secara pasti, tetapi biasanya sekitar 300-1500 km. Orbit ini biasanya berada di bawah intermediate circular orbit (ICO) dan jauh di bawah orbit geostationary. Orbit lebih rendah dari sini tidak stabil dan akan turun secara cepat karena gesekan atmosfer. Orbit yang lebih tinggi dari orbit ini merupakan subyek dari kegagalan elektronik awal karena radiasi yang kuat dan pengumpulan muatan. Orbit dengan sebuah sudut inklinasi yang lebih tinggi biasanya disebut orbit polar.&lt;br /&gt;Objek di orbit Bumi rendah bertemu gas atmosfer di thermosphere (sekitar 80-500 km di atas) atau exosphere (kira-kira 500 km ke atas), tergantung dari ketinggian orbit. Kebanyakan penerbangan angkasa berawak telah berada di LEO, termasuk seluruh space shuttle dan bermacam misi stasiun angkasa, satu pengecualian adalah tes penerbangan suborbital seperti Proyek Mercury awal dan penerbangan SpaceShipOne (yang tidak ditujukan mencapai LEO), dan misi Proyek Apollo ke Bulan (yang melewati LEO).&lt;br /&gt;Dari segi penggunaannya, sistem-sistem LEO dapat dibagi dalam dua sistem, yaitu:&lt;br /&gt; Sistem yang dapat beroperasi dengan mem”bypass” jaringan telekom yang ada. Dalam group ini hanya IRIDIUM yang baru dapat digolongkan kedalamnya.&lt;br /&gt; Sistem yang bekerja melalui jaringan telekom yang ada. Sehingga dapat dianggap sebagai perluasan sistem-sistem Cellular ataupun jaringan telekom yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  MEO System&lt;br /&gt;Benda yang berada di orbit menengah (MEO, Medium Earth Orbit) berada pada ketinggian 5.500-36.000 km. Sistem satelit navigasi GPS (global positioning system) milik Amerika Serikat dan GLONASS (global navigation satellite system) milik Rusia menempati orbit menengah ini, sekitar 18.000-20.000 km dari Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Rumus LFS&lt;br /&gt;LFS = 32,4 + 20 log f + 20 log d&lt;br /&gt;Untuk Uplink:&lt;br /&gt;f = 6 GHz&lt;br /&gt;d = 35.900 Km&lt;br /&gt;LFS = 199 dB&lt;br /&gt;Untuk Downlink:&lt;br /&gt;f = 4 GHz&lt;br /&gt;d = 35.900 Km&lt;br /&gt;LFS = 196 dB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Mobile Satelitte&lt;br /&gt;Kerangka Mobile Satellite&lt;br /&gt;1. Antena dengan banyak tiang (Multi bea L- band antenna)&lt;br /&gt;2. Antena dengan tiang pengisi (feeder link antennas)&lt;br /&gt;3. Proccesor untuk:&lt;br /&gt;- Band allocation&lt;br /&gt;- Signal Routing&lt;br /&gt;- Bandwidth Compaction&lt;br /&gt;- Demodulation/Remodulation&lt;br /&gt;- Channel Compaction (DSI)&lt;br /&gt;Empat Elemen Utama Mobile satelite&lt;br /&gt;1. Satelit&lt;br /&gt;2. Network Management Center (NMC)&lt;br /&gt;3. Gateways and Base Station&lt;br /&gt;4. Advancer User Terminals&lt;br /&gt;Empat Ukuran Kekuatan Penerimaan&lt;br /&gt;1. Kekuatan pengiriman, jika semakin kuat pengiriman, maka penerimaan semakin kuat.&lt;br /&gt;2. Daya Jangkau antena pengirim, Semakin kuat daya jangkau, maka semakin luas daya penerimaan.&lt;br /&gt;3. Jarak diantara pengirim dan penerima. Semakin jauh, maka jarak penerimaan semakin kecil.&lt;br /&gt;4. Daya jangkau antena penerima. Daya jangkau antena penerima besar, maka kekuatan penerima besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. VSAT (Very Small Aperture Terminal)&lt;br /&gt;VSAT kependekan dari Very Small Aperture Terminal, sebuah terminal yang digunakan dalam komunikasi data satelit, suara dan sinyal video, tidak termasuk broadcast televisi. VSAT terdiri dari dua bagian, sebuah transceiver yang ditempatkan di luar (out doors) yang dapat langsung terjangkau oleh satelit dan sebuah alat yang di tempatkan di dalam ruangan yang menghubungkan transceiver dengan alat komunikasi para pengguna, PC misalnya. Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit di langit. Satelit mengirim dan menerima sinyal dari sebuah ground station komputer yang berfungsi sebagai hub untuk sistem tersebut. Masing-masing komputer pengguna terhubungkan oleh hub ke satelit, membentuk sebuah topologi bintang (star topology). Hub tersebut mengatur keseluruhan operasional network. Agar sebuah komputer pengguna dapat melakukan komunikasi dengan lainnya, transmisinya harus terhubung dengan hub yang kemudian mentransmisikan kembali ke satelit, setelah itu baru dikomunikasikan dengan komputer pengguna VSAT yang lain.&lt;br /&gt;Sistem ini mengadopsi teknologi TDM dan TDMA. Umumnya konfigurasi VSAT adalah seperti bintang.&lt;br /&gt;Keuntungan dengan VSAT diantaranya:&lt;br /&gt;1. Koneksi dimana saja.&lt;br /&gt;2. Tidak perlu LOS dan tidak ada masalah dengan jarak. Jangkauan cakupannya yang luas, baik nasional, regional maupun global.&lt;br /&gt;3. Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat untuk daerah yang luas, dibanding teresterial.&lt;br /&gt;4. Komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik ke banyak titik secara broadcasting, multicasting.&lt;br /&gt;5. Kecepatan bit akses tinggi dan bandwidth lebar.&lt;br /&gt;6. VSAT bisa dipasang dimana saja selama masuk dalam jangkauan satelit, handal dan bisa digunakan untuk koneksi voice, video dan data, dengan menyediakan bandwidth yang lebar.&lt;br /&gt;7. Jika ke internet jaringan akses langsung ke ISP router dengan keandalannya mendekati 100% .&lt;br /&gt;8. Sangat baik untuk daerah yang kepadatan penduduknya jarang dan belum mempunyai infrastuktur telekomunikasi.&lt;br /&gt;9. Harga relatif mahal karena menyewa dengan sebuah provider.&lt;br /&gt;Kerugian VSAT yaitu untuk melewatkan sinyal TCP/IP, besarnya throughput akan terbatasi karena delay propagasi satelit geostasioner. Kini berbagai teknik protokol link sudah dikembangkan sehingga dapat mengatasi problem tersebut. Diantaranya penggunaan:&lt;br /&gt;1. Forward Error&lt;br /&gt;2. Correction yang menjamin kecilnya kemungkinan pengiriman ulang.&lt;br /&gt;3. Waktu yang dibutuhkan dari satu titik di atas bumi ke titik lainnya melalui satelit adalah sekitar 700 milisecond, sementara leased line hanya memerlukan waktu sekitar 40 milisecond. Hal ini disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh oleh data, yaitu dari bumi ke satelit dan kembali ke bumi. Satelit geostasioner sendiri berketinggian sekitar 36.000 kilometer di atas permukaan bumi.&lt;br /&gt;4. Curah Hujan yang tinggi, Semakin tinggi frekuensi sinyal yang dipakai, maka akan semakin tinggi redaman karena curah hujan. Saat ini band frekuensi yang banyak dipakai untuk aplikasi broadcasting adalah S-band, C-Band dan Ku-Band. Untuk daerah seperti Indonesia dengan curah hujan yang tinggi penggunaan Ku-band akan sangat mengurangi availability link satelit yang diharapkan. Sedangkan untuk daerah daerah sub tropis dengan curah hujan yang rendah, penggunaan Ku-Band akan sangat baik. Pemilihan frekuensi ini akan berpengaruh terhadap ukuran terminal yang akan dipakai oleh masing masing pelanggan.&lt;br /&gt;5. Rawan sambaran petir gledek Sun Outage, Sun outage adalah kondisi yang terjadi pada saat bumi-satelit-matahari berada dalam satu garis lurus. Satelit yang mengorbit bumi secara geostasioner pada garis orbit geosynchronous berada di garis equator atau khatulistiwa (di ketinggian 36.000 Km) secara tetap dan mengalami dua kali sun outage setiap tahunnya. Energi thermal yang dipancarkan matahari pada saat sun outage mengakibatkan interferensi sesaat pada semua sinyal satelit, sehingga satelit mengalami kehilangan komunikasi dengan stasiun bumi, baik headend / teleport maupun ground-segment biasa.&lt;br /&gt;6. Debu Meteroit, Seringkali menembakan gas hydrazine (H2Z) agar rotasi satelit stabil di orbit, satelit perlu beberapa kali di kalibrasi agar tetap pada orbitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-353684923382641117?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/353684923382641117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/sistem-komunikasi-satelit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/353684923382641117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/353684923382641117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/sistem-komunikasi-satelit.html' title='SISTEM KOMUNIKASI SATELIT'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-6471606142922716065</id><published>2009-09-04T18:52:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T18:55:02.529-07:00</updated><title type='text'>Alokasi Band Frekuensi Gelombang Radio</title><content type='html'>Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu spektrum elektromagnetik. Gelombang radio ini berada pada jangkauan frekuensi 10 hertz (Hz) sampai beberapa gigahertz (GHz), dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.&lt;br /&gt;Ketika gelombang radio dipancarkan melalui kabel, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Hal ini kemudian dapat diubah menjadi signal audio atau lainnya yang membawa informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Extremely Low Frequency (ELF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Extremely Low Frequency (ELF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 3 Hz sampai dengan 30 Hz. ELF digunakan oleh angkatan laut Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan kapal selam di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Super Low Frequency (SLF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Super Low Frequency (SLF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 30 Hz sampai dengan 300. SLF biasanya digunakan oleh Radio Saguine (Amerika Serikat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ultra Low Frequency (ULF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ultra Low Frequency (ULF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 300 Hz sampai dengan 3000 Hz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Very Low Frequency (VLF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Very Low Frequency (VLF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 3 kHz sampai dengan 30 kHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang myrimeter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari sepuluh untuk satu myriamter. VLF biasanya digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal selam ketika naik ke permukaan, selain itu VLF juga dapat digunakan sebagai navigasi radio beacon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Low Frequency (LF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Low Frequency (LF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 30kHz sampai dengan 300 kHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang kilometer yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari sepuluh untuk satu kilometer. LF biasanya digunakan untuk layanan broadcast AM, navigasi (LORAN) dan sistem cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Medium Frequency (MF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medium Frequency (MF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 300kHz sampai dengan 3000 kHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang hectometer yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari sepuluh untuk satu hectometer. MF biasanya digunakan sebagai NDBs (Non-Direction Broadcast System) untuk kelautan dan pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. High Frequency (HF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High Frequency (HF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 3 MHz sampai dengan 30 MHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang decameter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari satu sampai sepuluh decameter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Very High Frequency (VHF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Very High Frequency (VHF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 30 MHz sampai dengan 300 MHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang meter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari satu sampai sepuluh meter. VHF biasanya digunakan untuk siaran radio FM, siaran televisi, ground station mobile (darurat, bisnis, dan militer), radio amatir, komunikasi laut, lalu lintas udara kontrol komunikasi dan sistem navigasi udara (misalnya VOR, DME dan ILS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Ultra High Frequency (UHF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ultra High Frequency (UHF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 300 MHz sampai dengan 3000 MHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang decimeter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari satu sampai sepuluh decimeter. UHF biasanya digunakan untuk siaran televisi, komunikasi radio dua arah, global positioning system (GPS) dan radio amatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j. Super High Frequency (SHF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Super High Frequency (SHF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 3 GHz sampai dengan 30 GHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang centimeter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari satu sampai sepuluh centimeter. SHF biasanya digunakan sebagai perangkat microwave, WLAN,  modem radars dan wireless USB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;k. Extremely High Frequency (EHF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Extremely High Frequency (EHF) memiliki frekuensi radio yang berkisar antara 30 GHz sampai dengan 300 GHz. Sinyal ini disebut sebagai gelombang milimeter yang digunakan sebagai wavelength, rentang dari satu sampai sepuluh centimeter. SHF biasanya digunakan radio astronomi dan komunikasi satelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-6471606142922716065?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/6471606142922716065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/alokasi-band-frekuensi-gelombang-radio.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6471606142922716065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/6471606142922716065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/alokasi-band-frekuensi-gelombang-radio.html' title='Alokasi Band Frekuensi Gelombang Radio'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-7844584630526797163</id><published>2009-09-04T18:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T18:50:48.588-07:00</updated><title type='text'>KABEL TWISTED PAIR DAN FIBER OPTIC</title><content type='html'>1. Twisted Pair (Shielded dan Unshielded)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Twisted Pair (pasangan berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel unshielded twisted pair (UTP), dan crosstalk di antara pasangan kabel yang berdekatan.&lt;br /&gt;Kabel twisted pair terdiri dari dua jenis, yaitu shielded / terbungkus (Shielded Twisted Pair / STP) dan unshielded / tidak terbungkus (Unshielded Twisted Pair / UTP).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Karakteristik yang dimiliki kabel Twisted Pair ini adalah:&lt;br /&gt; Sepasang kabel yang di-twist, yang jumlah pasangannya dapat terdiri dari dua, empat atau lebih.&lt;br /&gt; Kecepatan transfer data yang dapat dilayani sampai 10 Mbps.&lt;br /&gt; Konektor yang biasa digunakan adalah RJ-11 atau RJ-45.&lt;br /&gt; Hanya dapat menangani satu channel data (baseband).&lt;br /&gt; STP lebih tahan interferensi daripada UTP dan dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi sampai 100 mbps, namun lebih sulit ditangani secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kabel Twisted Pair dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Digunakan untuk kabel telepon di rumah - rumah .&lt;br /&gt; Sistem komunikasi dalam bangunan - bangunan.&lt;br /&gt; Untuk Local Area Network (LAN).&lt;br /&gt; Dapat digunakan untuk Ethernet dan Token Ring (topologi ring).&lt;br /&gt; Dapat digunakan untuk Network ATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)&lt;br /&gt;Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted Pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP memiliki karakteristik:&lt;br /&gt; Connector yang dipakai pada ujung kabel (semua jenis/category) UTP adalah R-J45.&lt;br /&gt; Terdiri dari 4 pasang (pair) kabel yang dipilin (twisted).&lt;br /&gt; Satu pasang untuk Tx (mengirim informasi), yaitu pada pin nomor 1 (TX+) dan 2 (TX-).&lt;br /&gt; Satu pasang untuk Rx (menerima informasi), yaitu pada pin nomor 3 (RX+) dan 6 (RX-).&lt;br /&gt; Dua pasang tidak terpakai (Not Connected), yang dapat digunakan untuk mengirim daya listrik (power over Ethernet) untuk mencatu perangkat yang ada di ujung kabel UTP.&lt;br /&gt; Hanya dapat melewatkan satu channel data (baseband), karena itu dibutuhkan konsentrator untuk menghubungkan satu node dengan node yang lain. Konsentrator yang digunakan biasanya berupa Hub, atau Switch.&lt;br /&gt; Kabel straight, jika ujung A terkoneksi langsung dengan ujung B (TXA-TXB, RXA-RXB)&lt;br /&gt; Kabel cross, jika ujung A terkoneksi silang dengan ujung B (TXA-RXB, RXA-TXB)&lt;br /&gt; Kabel straight digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub (switch).&lt;br /&gt; Kabel cross digunakan untuk menghubungkan hub (switch) dengan hub (switch) lainnya.&lt;br /&gt; Maksimum panjang kabel UTP yang dapat dipakai untuk menyalurkan informasi adalah 50m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm dan tersedia dalam beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) dan Category 5 (Cat5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Category 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telefon analog Plain Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Category 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP Category 2 (Cat2) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (Cat1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini. Gunakanlah kabel yang memiliki kinerja tinggi seperti Category 3, Category 4, atau Category 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Category 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP Category 3 (Cat3) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2 (Cat2), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. Kabel UTP Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh insulasi. Cat3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 3 pada beberapa frekuensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Category 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP Category 4 (Cat4) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet 10BaseT, tetapi lebih sering digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 4 pada beberapa frekuensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Category 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel UTP Category 5 (Cat5) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4), yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Cat5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet (100BaseT), hingga Gigabit Ethernet (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel yang paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Enhanced Category 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini mampu mendukung frekuensi hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel UTP Category 6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja tertinggi.&lt;br /&gt;Dalam menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel UTP Category 5, terdapat dua strategi pengabelan, yaitu Crossover Cable dan Straight-Through Cable. Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama (NIC dengan NIC lainnya, hub dengan hub yang lainnya dan lain-lain), sedangkan kabel Straight-Through digunakan untuk menghubungkan NIC dengan hub atau NIC dengan switch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) &lt;br /&gt;“Shielded Twisted Pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”). Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya:&lt;br /&gt; Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.&lt;br /&gt; Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.&lt;br /&gt; Harganya cukup mahal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Coaxial Cable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial terdiri dari:&lt;br /&gt; Sebuah konduktor tembaga.&lt;br /&gt; Lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.&lt;br /&gt; Sebuah lapisan paling luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:&lt;br /&gt; Paling populer untuk LAN.&lt;br /&gt; Kecepatan transfer data yang dapat dilayani sampai 10 Mbps.&lt;br /&gt; Coaxial sering digunakan untuk kabel TV, ARCnet, thick Ethernet, dan thin ethernet.&lt;br /&gt; Thick coaxial / 10Base5 / RG-8 sering digunakan untuk backbone untuk instalasi jaringan antar gedung. Kabel ini secara fisik berat dan tidak fleksibel, namun ia mampu menjangkau jarak 500m bahkan lebih.&lt;br /&gt; Thin coaxial / 10Base2 / RG-58 / cheapernet sering digunakan untuk jaringan antar workstation. Kabel ini secara fisik lebih mudah ditangani daripada RG-8 karena lebih fleksibel dan ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Coaxial terdapat dua jenis, yaitu Thick Coaxial Cable (mempunyai diameter lumayan besar) dan Thin Coaxial Cable (mempunyai diameter lebih kecil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Thick Coaxial Cable (Kabel Coaxial “gemuk”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10Base5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning. Kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau Thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan hanya disebut sebagai yellow cable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:&lt;br /&gt; Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).&lt;br /&gt; Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.&lt;br /&gt; Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).&lt;br /&gt; Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.&lt;br /&gt; Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).&lt;br /&gt; Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).&lt;br /&gt; Setiap segment harus diberi ground.&lt;br /&gt; Jarak maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).&lt;br /&gt; Jarak minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Thin Coaxial Cable (Kabel Coaxial “Kurus”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10Base2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai Thin Ethernet atau ThinNet.&lt;br /&gt;Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan T-connector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:&lt;br /&gt; Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.&lt;br /&gt; Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.&lt;br /&gt; Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices).&lt;br /&gt; Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.&lt;br /&gt; Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).&lt;br /&gt; Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.&lt;br /&gt; Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).&lt;br /&gt; Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).&lt;br /&gt; Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thin coaxial lebih dikenal dengan nama RG-58, cheapernet, 10Base2, dan thinnet, biasanya digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring karena mudah ditangani secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Kabel Coaxial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial. Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 10Base5 / Kabel “Thicknet”:&lt;br /&gt;  Adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.&lt;br /&gt;  Merupakan kabel “original” Ethernet.&lt;br /&gt;  Tidak digunakan lagi untuk LAN modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 10Base2 / Kabel “Thinnet”:&lt;br /&gt;  Adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.&lt;br /&gt;  Mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.&lt;br /&gt;  Menggantikan “Thicknet”.&lt;br /&gt;  Tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kabel Fiber Optic&lt;br /&gt;Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar. Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik media implementasi jaringan ini, sebagai berikut:&lt;br /&gt; Harganya Mahal.&lt;br /&gt; Bandwidth lebar.&lt;br /&gt; Hampir tidak ada resistansi dan loss.&lt;br /&gt; Tidak bisa di-tap di tengah.&lt;br /&gt; Tidak terganggu oleh cuaca dan panas.&lt;br /&gt; Merupakan salah satu kabel utama di masa depan.&lt;br /&gt; Bertindak sebagai bumbung gelombang (wave guide) untuk 1014 s.d. 1015 Hz.&lt;br /&gt; Wavelength Division Multiplexing&lt;br /&gt; Ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan.&lt;br /&gt; Isolasi terhadap elektromagnetik sehingga tidak mudah terkena interferensi dari elektromagnetik eksternal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya:&lt;br /&gt; Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).&lt;br /&gt; Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).&lt;br /&gt; Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.&lt;br /&gt;Berdasarkan faktor struktur dan properti sistem transmisi yang sekarang banyak diimplementasikan, teknologi fiber optik terbagi atas dua kategori umum, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fiber Optik Single Mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan laser sebagai sumber cahaya dan mempunyai diameter core sebesar 9 micron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Fiber Optik Multimode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multi mode fiber optic merupakan teknologi transmisi data melalui media serat optik dengan menggunakan beberapa buah indeks cahaya di dalamya. Cahaya yang dibawanya tersebut akan mengalami pemantulan berkali-kali hingga sampai di tujuan akhirnya. Multi mode fiber optic terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fiber Optic Step Index&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan LED sebagai sumber cahaya dan mempunyai diameter core sebesar 62,5 micron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fiber Optic Multimode Graded Index&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan LED sebagai sumber cahaya dan mempunyai diameter core sebesar 62,5 micron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis Kabel Fiber Optic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Loose Tube Cable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel jenis ini biasanya didesain dalam bentuk modular di mana satu buah kabel terdapat 12 buah core fiber bahkan bisa mencapai lebih dari 200 core. Dalam desainnya, setiap core dilapisi oleh lapisan plastik yang diberi warna-warna berbeda. Fungsinya adalah sebagai penanda core-core di dalamnya agar mudah dikenali dan diatur. Selain itu, lapisan plastik ini juga berfungsi sebagai pelindung core fiber-nya. Yang menjadi ciri khas dari kabel ini adalah terdapatnya lapisan gel pada setiap lapisan kabelnya. Gel ini bertujuan untuk menahan rembesan air ke dalam core.&lt;br /&gt;Di dalam kumpulan modul kabel tersebut, terdapat sebuah penyangga yang letaknya tepat di tengah-tengah kumpulan kabel tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah agar kabel-kabel tersebut tidak terlalu tertekuk hingga patah sekali. Penyangganya bisa berupa plastik atau bahkan bahan dari besi baja. Terkadang kabel ini juga masih dilapisi lagi oleh jaket yang terbuat dari besi pada bagian luarnya sebelum dibungkus dengan jaket karet terluar. Semua itu tergantung pada kebutuhan dan penggunaannya. Biasanya kabel jenis ini sangat cocok untuk diinstal di area udara terbuka atau bahkan di duck yang tertanam di dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tight-Buffered Cable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel jenis ini tidak memiliki lapisan pelindung sebanyak kabel loose tube. Dalam desain kabel ini, material penyangga seperti plastik, besi, baja, dan banyak lagi, secara fisik langsung berhubungan dengan serat optiknya. Dengan kata lain, tidak banyak pernak-pernik pelindung yang merepotkan penggunanya ketika pemasangan. Desain kabel seperti ini sangat cocok untuk digunakan sebagai “jumper cable” yang menghubungkan antara kabel outdoor dengan terminasi-terminasi di dalam ruangan atau langsung ke perangkat jaringan penggunanya. Selain itu, kabel ini juga banyak digunakan untuk cabling di dalam ruangan, seperti menghubungkan antarperangkat jaringan, menghubungkan antar ruangan pada satu gedung, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-7844584630526797163?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/7844584630526797163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/kabel-twisted-pair-dan-fiber-optic.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/7844584630526797163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/7844584630526797163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/kabel-twisted-pair-dan-fiber-optic.html' title='KABEL TWISTED PAIR DAN FIBER OPTIC'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-673047396170701004</id><published>2009-09-04T18:41:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T18:46:57.392-07:00</updated><title type='text'>KACA DAN PORSELIN</title><content type='html'>1  Kaca&lt;br /&gt;1.1 Pengertian Kaca&lt;br /&gt;Kaca adalah salah satu produk industri kimia yang paling akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Namun tidak banyak yang kita ketahui mengenai kaca tersebut.&lt;br /&gt;Dipandang dari segi fisika kaca merupakan zat cair yang sangat dingin. Disebut demikian karena struktur partikel-partikel penyusunnya yang saling berjauhan seperti dalam zat cair namun dia sendiri berwujud padat. Ini terjadi akibat proses pendinginan (cooling) yang sangat cepat, sehingga partikel-partikel silika tidak sempat menyusun diri secara teratur.&lt;br /&gt;Dari segi kimia, kaca adalah gabungan dari berbagai oksida anorganik yang tidak mudah menguap , yang dihasilkan dari dekomposisi dan peleburan senyawa alkali dan alkali tanah, pasir serta berbagai penyusun lainnya. Kaca memiliki sifat-sifat yang khas dibanding dengan golongan keramik lainnya. Kekhasan sifat-sifat kaca ini terutama dipengaruhi oleh keunikan silika (SiO2) dan proses pembentukannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2  Proses Pembuatan Kaca&lt;br /&gt;Wujud silika awalnya adalah pasir, yaitu pasir silika. Kaca merupakan substansi kimia yang serupa dengan kuarsa. Silika mempunyai titik lebur sekitar 2000 derajat celcius. Dua komponen penting dalam pembuatan kaca yang baik adalah mencampurkan soda (sodium karbonat (Na2CO3)), atau potasy dengan kalium karbonat, yang dapat menurunkan titik lebur kaca menjadi sekitar 1000 derajat celcius. Bahan soda menjadikan kaca larut, sedangkan kapur (kalsium oksida, CaO) adalah bahan yang menyebabkan kaca sukar larut. Silikon (IV) oksida ialah molekul kovalen raksasa. Oleh karena itu, silikon (IV) oksida dapat digunakan untuk mengatasi setiap ikatan kovalen antara atom dalam struktur raksasa. Maka, silikon (IV) oksida mempunyai titik lebur yang sangat tinggi, yaitu 1710 derajat celcius.&lt;br /&gt;Pada  silikon (IV) oksida, setiap atom silikon diikat secara kovalen kepada 4 atom oksigen dalam bentuk tetrahedron dengan sudut antara ikatan 109.5°. Unit itu diulangi secara tidak terhingga dengan tiap atom oksigen terikat pada 2 atom silikon untuk membentuk molekul kovalen raksasa seperti struktur berlian. Kaca merupakan bahan yang terbentuk apabila bahan cair tidak berkristal disejukkan dengan cepat, dengan itu tidak memberikan cukup massa untuk jaringan kristal bisa terbentuk.&lt;br /&gt;Terdapat dua macam kaca silika, yaitu kaca silika bening dan kaca silika tidak bening, tetapi tembus cahaya (translucent). Kaca silika bening mempunyai sifat yang lebih baik daripada kaca silika tidak bening. Pada kaca silika yang tidak bening terdapat gelembung-gelembung udara di dalamnya. Hal ini dapat dimaklumi, karena proses pembuatan kaca silika bening lebih sulit daripada kaca silika tidak bening. Jika kristal kuarsa dalam jumlah besar diperlukan, bisa digunakan pasir kuarsa biasa (pasir kali). Massa jenis kaca kuarsa adalah 2,2 g/cm3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Macam-Macam Kaca&lt;br /&gt;Kebanyakan kaca silika yang digunakan di dalam keteknikan mempunyai berbagai substansi yang ditambahkan ke SiO2, sehingga membuatnya lebih mudah direkayasa, tetapi titik fusinya menjadi lebih rendah. Kaca-silika di dalam keteknikan diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu :&lt;br /&gt;1. Kaca alkali tanpa oksida berat.&lt;br /&gt;Kaca ini mempunyai titik lebur yang agak rendah. Pemakaiannya antara lain untuk botol dan kaca jendela.&lt;br /&gt;2. Kaca alkali yang mengandung oksida berat.&lt;br /&gt;Kaca ini mempunyai sifat kelistrikan yang tinggi dibandingkan dengan kaca alkali kelompok 1. Kaca flint ditambah dengan PbO atau kaca crown ditambah dengan BaO digunakan sebagai kaca optik. Kaca khusus untuk bahan dielektrik kapasitor adalah kaca flint yang disebut minos. Di antara kaca-kaca crown terdapat jenis yang disebut pireks. Pireks mempunyai koefisien thermal 33. 10-7 per oC dan mampu menahan perubahan suhu yang mendadak.&lt;br /&gt;3. Kaca non alkali.&lt;br /&gt;Penggunaan kaca ini adalah sebagai kaca optik dan bahan isolasi listrik. Beberapa jenis kaca dari kelompok ini mempunyai titik pelunakan yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4  Pemanfaatan Kaca &lt;br /&gt;Pemakaian kaca pada keteknikan antara lain : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Pembuatan bola lampu, tabung elektronik, penyangga filamen&lt;br /&gt;Titik pelunakan kaca ini tidak terlalu tinggi, muai panjangnya hendaknya dibuat mendekati muai panjang logam maupun paduannya yang disangga. Logam yang dimaksud adalah wolfram, molibdenum.&lt;br /&gt;2. Untuk bahan dielektrik pada kapasitor&lt;br /&gt;Minos adalah salah satu jenis kaca permeabilitas relatif tinggi yaitu 7,5, sudut kerugian dielektrik (tan δ) kecil pada frekuensi 1MHz, suhu 20oC, tan δ = 0.0009 pada frekuensi 1MHz, suhu 200oC, tan δ = 0,0012. Kaca minos mempunyai α = 8,2 . 107 per oC. massa jenis 3,6 g/cm3.&lt;br /&gt;3. Untuk membuat berbagai isolator&lt;br /&gt;Misalnya isolator penyangga, isolator antena, isolator len, dan isolator bushing. Untuk penggunaan ini, selain sifat kelistrikan yang baik juga dituntut mempunyai kekuatan mekanis yang tinggi, tahan terhadap perubahan suhu yang mendadak, dan tahan terhadap pengaruh kimia. Jenis kaca yang digunakan untuk keperluan ini antara lain kaca silika, pireks kalium-natrium.&lt;br /&gt;4. Pelapisan logam&lt;br /&gt;Salah satu jenis kaca adalah enamel (bukan enamel vernis). Enamel dalam hal ini dapat digunakan untuk pelapisan logam atau benda lain sejenisnya, misalnya dudukan lampu, reflektor, barang-barang dekoratif yang tujuannya untuk mendapatkan permukaan yang lebih bagus.&lt;br /&gt;Enamel juga dapat digunakan sebagai isolasi listrik, yaitu untuk melapisi resistor tabung (kawat yang dililitkan pada tabung tersebut adalah resistor, antara lain : nikrom, konstantan). Dalam hal ini, enamel dileburkan dan kemudian tabung keramik yang sudah dililiti kawat tersebut dicelupkan sehingga sela-sela di antara lilitan diisi enamel. Tujuannya di samping untuk mengisolasi lilitan, juga melindungi lilitan terhadap uap, debu, dan oksidasi udara pada suhu kerja yang tinggi.&lt;br /&gt;Enamel dipabrikasi dengan meleburkan komponen-komponennya yang halus, kemudian dituangkan sedikit demi sedikit dalam keadaan meleleh ke dalam air yang dingin hingga membentuk seperti bola, selanjutnya dihaluskan menjadi bubuk.&lt;br /&gt;Pemakaian enamel untuk pelapisan dapat dilakukan dengan cara kering maupun basah. Pada pelapisan kering, perangkat yang akan dilapisi dipanasi hingga suhu tertentu kemudian dimasukkan ke dalam bubuk enamel. Dengan demikian maka bubuk di sekelilingnya akan meleleh dan melapisi perangkat tersebut. Proses ini diulang berkali-kali hingga diperoleh ketebalan lapisan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Pada pelapisan basah, mula-mula enamel diaduk dengan air sehingga menjadi bubur enamel yang digunakan untuk melapisi perangkat yang dimaksud. Selanjutnya perangkat yang sudah dilapis tersebut dikeringkan, lalu dipanaskan dengan oven sehingga enamel meleleh dan dengan demikian melapisi perangkat.&lt;br /&gt;Untuk keperluan pelapisan ini, koefisien muai panjang enamel harus diusahakan sama dengan muai panjang perangkat yang dilapisi. Komponen elamen untuk pelapisan resistor tabung (kaca boron-timah hitam dengan mangan peroksida) adalah sangat sederhana yaitu : 27% PbO, 70% H3BO3 dan 3% MnO2.&lt;br /&gt;Titik lebur enamel ± 600oC. Enamel akan hilang warnanya dan sebagian akan melarut jika direndam dalam air dalam waktu yang lama. Untuk menambah ketahanan enamel terhadap air dan panas biasanya ditambahkan pasir kuarsa. Sedangkan untuk menambahkan kemampuan lekatnya, enamel yang digunakan untuk melapisi baja atau besi tulang, ditambah Ni dan Co.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.5  Sifat-Sifat Kaca&lt;br /&gt;1. Massa jenis kaca berkisar antara 2 hingga 8,1 g/cm3.&lt;br /&gt;2. Kekuatan tekannya 6000 hingga 21000 kg/cm2.&lt;br /&gt;3. Kekutan tariknya 1 hingga 300 kg/cm2. Karena kekuatan tariknya relatif kecil, maka kaca adalah bahan yang regas. Walaupun kaca adalah substansi berongga, tetapi tidak mempunyai titik leleh yang tegas, karena pelelehannya adalah perlahan-lahan ketika suhu pemanasan dinaikkan. &lt;br /&gt;4. Titik pelembekan kaca berkisar antara 500 hingga 1700° C. Makin sedikit kandungan SiO2 makin rendah titik pelembekan kaca. Demikian pula halnya dengan muai panjang (α), makin banyak kadar SiO2 yang dikandungnya akan makin kecil α nya. &lt;br /&gt;5. Muai panjang untuk kaca berkisar antara 5,5. 10-7 hingga 150. 10-7  per derajat celcius. Nilai dari angka muai panjang adalah sangat penting bagi suatu kaca dalam hubungannya dengan kemampuan kaca menahan perubahan suhu. Piranti dari kaca yang dipanaskan  atau didinginkan secara tiba-tiba akan meregang. Hal ini disebabkan distribusi suhu yang tidak merata pada lapisan luarnya dan keadaan tersebut menyebabkan piranti retak. Jika kekuatan tarik piranti kaca lebih rendah dari kekuatan tekannya, maka pendinginan yang mendadak pada permukaannya akan lebih memungkinkan terjadinya keretakan dibandingakan dengan pemanasan yang tiba-tiba. Kaca silika jenis Red-Hot akan lebih aman dalam hal pendinginan atau pemanasan tiba-tiba karena kaca jenis ini mempunyai α yang sangat rendah. Piranti kaca yang dindingnya tipis, ketahanannya terhadap perubahan panas mendadak lebih baik dibandingkan dengan piranti kaca yang dindingnya tebal. Hal ini karena dipengaruhi faktor kerataan pemuaian permukaan kaca bagian luar dan dalam dinding piranti adalah tidak sama. Kaca yang digunakan untuk suatu perangkat dan pada perangkat tersebut terdapat juga logam, misalnya : lampu pijar dan tabung sinar katode, maka nilai α nya harus disesuaikan, yaitu harus rendah karena selalu bekerja pada suhu yang cukup tinggi. Dengan demikian, maka tidak terjadi keretakan di bagian kacanya pada waktu perangkat tersebut digunakan.&lt;br /&gt;Kemampuan larut kaca terhadap bahan lain akan bertambah sesuai dengan kenaikkan suhunya. Kaca yang mempunyai kekuatan hidrolik rendah ketahanan permukaannya pada media yang lembab adalah kecil. Kaca silika mempunyai ketahanan hidrolik paling tinggi. Kekuatan hidrolik akan sangat berkurang jika kaca diberi alkali. Pada kenyataannya, kaca silika adalah tidak peka terhadap asam kecuali asam fluorida.&lt;br /&gt;Pada pabrikasi kaca, asam fluorida digunakan untuk membuat kaca embun. Pada umumnya kaca tidak stabil terhadap pengaruh alkali. Sifat-sifat elektris dari kaca dipengaruhi oleh komposisi dari kaca itu sendiri. Kaca yang digunakan untuk teknik listrik pada suhu normal diperlukan syarat-syarat antara lain : resitifitas berkisar antara 108 hingga 1017 Ω-cm, permitivitas relatif єr berkisar antara 3,8  hingga 16,2, kerugian sudut dielektriknya 0,003 hingga 0,01, tegangan break-down 25 hingga 50 kV/mm.&lt;br /&gt;Kaca silika mempunyai sifat kelistrikan yang paling baik. Pada suhu kamar, besarnya resitivitas adalah 107 Ω-cm, єr 3,8 dan sudut dielektriknya pada 1 MHZ adalah 0,0003. Jika kaca silika ditambahkan natrium atau kalium, maka resitivitasnya akan turun, sudut dielektriknya naik sedikit. Sering kali oksida logam alkali ditambahkan pada pembuatan kaca dengan maksud agar sifat-sifat kaca menjadi lebih baik. Oksida-oksida tersebut dimasukkan ke dalam kaca sebagai pemurnian bahan-bahan mentah. Keberadaan natrium dalam kaca adalah lebih tidak menguntungkan dari kalium. Karena ion Na adalah sangat kecil ukurannya dan sangat mudah bergerak di dalam medan listrik. Itulah sebabnya mengapa Na dapat menambah konduktifitas kaca. Kaca yang mengandung oksida-oksida dua logam alkali yang berbeda dimungkinkan mempunyai sifat isolasi yang lebih tinggi dibandingkan jika kuantitas oksidanya hanya mengandung 1 bagian dari kuantitas oksida dua logam (efek netralisasi atau polialkalin). Kemampuan isolasi kaca juga dapat lebih baik jika ditambah PbO atau BaO. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2  Porselin&lt;br /&gt;2.1 Pengertian Porselin&lt;br /&gt; Porselin adalah bahan isolasi kelompok keramik yang sangat penting dan luas penggunaannya. Istilah bahan-bahan keramik adalah digunakan untuk semua bahan anorganik yang di bakar dengan pembakaran pada suhu tinggi dan bahan asli berubah substansinya.&lt;br /&gt;Porselin terbuat dari tanah liat china (china clay) yang terdapat di alam dalam bentuk alumunium silikat. Bahan tersebut dicampur kaolin, felspar dan quarts. Kemudian campuran ini dipanaskan dalam tungku yang suhunya dapat diatur. Bahan porselin dibakar sampai keras, halus mengkilat dan bebas dari lubang-lubang.&lt;br /&gt; Untuk mendapatkan sifat-sifat listrik dan sifat mekanis yang baik, harus dipilih suhu pemrosesan  bahan isolasi yang sesuai, karena jika bahan isolasi diproses pada suhu yang agak rendah, sifat mekanisnya baik, tetapi bahan tetap berlubang-lubang. Sedangkan jika diproses pada suhu yang tinggi, lubang-lubangnya berkurang tetapi bahan menjadi rapuh.&lt;br /&gt; Isolator porselin yang baik secara mekanis mempunyai kuat dielektrik kira-kira 60 kV/cm, kuat tekan dan kuat tariknya masing-masing 70.000 kg/cm2 dan 500 kg/cm2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 Proses Pembuatan Porselin&lt;br /&gt;Proses pembuatan perangkat dari porselin secara garis besar yaitu, setelah tanah liat dibersihkan dari kotoran-kotoran misalnya kerikil, kemudian dicampur dengan air hingga homogen (tetapi tidak terlalu encer seperti bubur). Selanjutnya adalah tahap pembentukan, yaitu dengan putaran, penekanan, cetakan, dan ekstrusi. Selanjutnya setelah perangkat terbentuk, dikeringkan lalu diadakan pelapisan dengan gelas (glazing) dan terakhir adalah tahap pembakaran. Perlu di ingat bahwa proses pembuatan perangkat dari keramik sejak masih basah hingga selesai di bakar akan terjadi pengecilan dimensi. Sedangkan pada proses pelapisan dengan gelas dan pembakaran menentukan sekali kualitas produk. Pada pelapisan dengan gelas, kaca halus atau bahan dasar kaca atau campuran keduanya dipanaskan hingga meleleh, kemudian digunakan melapisi perangkat yang dikehendaki dengan cara mencelupkan benda atau permukaan yang diinginkankan untuk dilapisi. Dengan pelapisan gelas seperti ini digunakan untuk memperkuat dan sekaligus menghiasi permukaan, akan menjadikan produk porselin makin sedikit kemampuannya menyerap air, mudah dibersihkan, menghilangkan retak-retak yang ada di permukaan. Dengan pelapisan gelas, arus bocor yang melalui permukaan isolator akan lebih kecil terutama pada keadaan basah dan sekaligus dapat menaikkan tegangan terjadinya busur api (flashover). Seperti pada penggunan kaca bersama-sama dengan logam koefisien termal antar pelapis dan yang dilapisi harus sama. Jika gelas pelapisnya mempunyai  lebih kecil daripada  yang dilapiskan, akan terjadi kompresi pada ketika suhu rendah. Sedangkan jika kaca pelapis mempunyai   yang lebih besar dari pada  yang dilapisi pada waktu terkena suhu diatas normal, pelapisnya akan retak (bentuk retaknya kecil memanjang) yang disebut crazing. Retak ini akan menurunkan kekuatan mekanik benda.&lt;br /&gt;Untuk pelapisan benda-benda porselin yang besar dapat dilakukan dengan menuangkan bahan pelapis pada permukaannya. Selanjutnya setelah benda itu dilapis, dikeringkan dan dilakukan pembakaran. Maksud dari pembakaran adalah untuk mendapatkan kekuatan mekanik, kemampuan isolasi dan ketahanan terhadap air yang lebih tinggi. Selama pembakaran, struktur kristal dari tanah liat (bahan dasar keramik) akan berubah, air yang dikandung akan hilang. Selama pembakaran juga akan terjadi lubang-lubang kecil. Untuk menutup lubang-lubang tersebut digunakan bahan yang disebut feldpar. Feldpar selama pembakaran akan meleleh sehingga mengisi lubang-lubang kecil yang terjadi tersebut sekaligus berfungsi sebagai bahan penguat. &lt;br /&gt; Untuk pembuatan isolator porselin diperlukan suhu berkisar antara 13000 C hingga 15000 C dalam jangka waktu 20 hingga 70 jam. Kenaikan suhu dari normal hingga suhu diatas adalah perlahan-lahan. Setelah mencapai suhu yang diinginkan, pendinginannya dilakukan secara perlahan-lahan sebelum di keluarkan dari oven. Untuk pembakaran atau pemanasan dalam oven dapat digunakan solar, gas, batu bara atau listrik. Cara pembakaran pada benda yang akan di buat (sebelumnya dikeringkan) diletakkan dalam ruang bakar agar tidak berhubungan langsung dengan nyala api atau lilitan elemen pemanas yang digunakan pemanas listrik. Hal ini untuk menghindari pemanasan yang tidak merata dan pembentukan jelaga. Bagian-bagian dasar dari benda tidak perlu dilapis dengan gelas agar tidak melekat dengan dasar ruang pembakaran jika sudah dingin.&lt;br /&gt;Ada dua macam oven untuk pembakaran porselin, yaitu jenis pemanggang (kiln) dan jenis terowongan. Pada oven jenis pemanggang, proses pembakaran dan pendinginan dilakukan secara serentak untuk beberapa benda kerja. Untuk industri kecil, oven ini tepat digunakan.&lt;br /&gt;Oven jenis kedua yaitu jenis terowongan pemanggangan.  Dalam oven ini, benda yang dipanaskan dilewatkan melalui oven secara perlahan-lahan. Panjang oven ini dapat mencapai 100 meter, terdiri dari tiga bagian proses yaitu : daerah pemanasan, daerah pemanggang dan daerah pendinginan.&lt;br /&gt;Suhu tertinggi adalah di daerah tengah, yaitu daerah pemanggang dan bagian pinggir lebih dingin. Dengan demikian selama perjalanan benda-benda kerja akan terjadi pemanasan dan pendinginan secara bertahap dan perlahan-lahan. Karena pada oven jenis terowongan ada bagian yang selalu begerak (untuk menempatkan benda kerja), maka pemanasan terhadap benda kerja adalah terus menerus, demikian pula pengambilan bagi benda kerja yang selesai dipanasi tidak perlu memadamkan oven. Pengecilan yang terjadi selama proses pembuatan benda porselin dari keadaan basah hingga pembakaran adalah sebesar 20%. Karena itu untuk pembuatan benda porselin pada waktu mentah harus lebih  besar dari ukuran akhir yang dikehendaki. Namun, pada prakteknya sulit didapat ukuran yang presisi, karena hal ini dipengaruhi komposisi bahan dan kondisi pembakarannya. Umumnya produk-produk porselin toleransi yang masih dapat ditolerir berkisar antara 2 hingga 5%. Benda-benda porselin disarankan tidak disambung dengan menggunakan sekrup, tetapi untuk menyambungnya menggunakan lem, semen atau diikat dengan logam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3 Sifat-Sifat Porselin&lt;br /&gt;Sifat-sifat poselin adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. Massa jenisnya berkisar antara 2,3 hingga  2,5 g/cm3.&lt;br /&gt;2. Koefisien muai panjang (ά) 3 . 10-6 hingga 4,5 . 10-6 per 0C. Hal ini perlu mendapatkan perhatian jika dilem dengan semen atau diikat dengan logam, karena ά semen = 11 . 10-6 per 0C,  ά baja = 14 . 10-6 per 0C. &lt;br /&gt;3. Kekuatan tekan porselin adalah 4000 hingga 6000 kg/cm2.&lt;br /&gt;4. Kekuatan  tarik 300 hingga 500 kg/cm2 untuk yang menggunakan pelapis, 200 hingga 300 kg/cm2 yang tanpa pelapis. &lt;br /&gt;5. Kekuatan tekuk 80 hingga 100 kg/cm2. Porselin lebih regas daripada kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan, sifat kelistrikan porselin antara lain : &lt;br /&gt;1. Tegangan tembus berkisar antara 10 hingga 30 kV/mm. &lt;br /&gt;2. Resistifitas 1011 hingga 1014 Ώ cm. &lt;br /&gt;3. Permitifitas (ε) berkisar antara 6 hingga 7, tan σ 0,015 hingga 0,02.&lt;br /&gt;4. Sudut kerugian dielektrik akan naik jika suhu dinaikkan.&lt;br /&gt;Penggunaan isolator pada tegangan tinggi, yang juga harus menjadikan pertimbangan adalah tegangan pelepasan (discharge-voltage). Tegangan pelepasan adalah tegangan yang dikenakan pada isolator yang menyebabkan mengalirnya arus listrik melalui permukaan di antara elektroda-elektroda. Dalam banyak kasus, pelepasan ini menyebabkan busur api pada permukaan isolator. Busur api ini dapat terjadi pada keadaan kering maupun basah (curah hujan  4,5 hingga 5,5 mm/menit).&lt;br /&gt;Pada pengujian busur api dilaboratorium kondisi ini dapat diciptakan, untuk mengetahui kelayakan suatu isolator digunakan dilapangan. Isolator gantung atau isolator tarik pada tegangan tinggi (bentuknya seperti cakram) pada bagian bawahnya dibuat berlekuk-lekuk agar air hujan tidak merambat melaluinya. Banyak isolator gantung atau isolator tarik tergantung besarnya tegangan yang diisolasi. Contoh : untuk tegangan 110 kV diperlukan 10 hingga 12 isolator, sedangkan untuk 400 kV terdiri dari 20 hingga 24 isolator. Hubungan atau kolerasi antara besarnya tegangan kerja dengan banyaknya isolator yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kelebihan dan Kekurangan Porselin&lt;br /&gt;Beberapa kelebihan isolator porselin/keramik antara lain:&lt;br /&gt;1. Stabil, adanya ikatan ionik yang kuat antaratom yang menyusun keramik, seperti silikon dan oksigen dalam silica dan silicates, membuat strukturnya sangat stabil dan biasanya tidak mengalami degradasi karena pengaruh lingkungan. Ini berarti bahwa isolator keramik tidak akan rusak oleh pengaruh UV, kelembaban, aktivitas elektrik, dsb. &lt;br /&gt;2. Mempunyai kekuatan mekanik yang baik, merupakan ciri alami bahwa bahan keramik mempunyai sifat mekanik yang kuat, sehingga pada pemakaian isolator porselin sebagai terminal kabel, bushing, dan arrester surya tidak memerlukan material lain untuk meyokongnya.&lt;br /&gt;3. Harganya relatif murah, penyusun porselin seperti clay, feldspar dan quartz harganya relatif murah dan persediaannya berlimpah.&lt;br /&gt;4. Tahan lama, proses pembuatan porselin yang terdiri dari beberapa proses seperti pencetakan dan pembakaran dalam mengurangi kadar air menyebabkan porselin mempunyai sifat awet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada pula kekurangan dari isolator porselin/keramik yaitu:&lt;br /&gt;1. Mudah pecah, isolator porselin rentan pecah pada saat dibawa maupun saat instalasi. Vandalisme merupakan faktor utama yang menyebabkan isolator pecah.&lt;br /&gt;2. Berat, salah satu sifat dari keramik adalah mempunyai massa yang berat. Oleh karenanya, pada isolator porselin berukuran besar dan berat biasanya mahal karena biaya yang dikeluarkan lebih besar untuk pengiriman dan instalasi.&lt;br /&gt;3. Berlubang akibat pembuatan kurang sempurna, berdasarkan pengalaman isolator porselin yang berlubang dapat meyebabkan terjadinya tegangan tembus internal (internal dielectric breakdown).&lt;br /&gt;2. Bentuk geometri kompleks, porselin mempunyai relatif mempunyai karakteristik jarak rayap yang kecil, oleh karenanya untuk memperpanjang jarak rayap tidak dilakukan dengan memperbesar diameter atau memperpanjang isolator melainkan mendesain isolator dengan membuat shed-shed. Hal ini membuat bentuknya menjadi kompleks.&lt;br /&gt;3. Mudah terpolusi, permukaan porselin bersifat hidrophilik, yang berarti bahwa permukaan porselin mudah untuk menangkap air, sehingga pada kondisi lingkungan yang berpolusi mudah untuk terbentuk lapisan konduktif di permukaannya. Hal ini yang dapat menyebabkan kegagalan isolasi yaitu flashover.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-673047396170701004?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/673047396170701004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/kaca-dan-porselin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/673047396170701004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/673047396170701004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/09/kaca-dan-porselin.html' title='KACA DAN PORSELIN'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-3983029180880029849</id><published>2009-07-17T02:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-17T02:56:23.430-07:00</updated><title type='text'>Fuel Cell</title><content type='html'>1. Pengertian Sel Pembakaran&lt;br /&gt;Fuel Cell atau sel pembakaran adalah sebuah perangkat elektrokimia yang&lt;br /&gt;mengubah energi kimia ke energi listrik secara kontinyu. Pada sebuah baterai&lt;br /&gt;biasa, energi kimia yang diubah oleh sebuah sel adalah tetap. Jika bahan bakar&lt;br /&gt;(fuel) dan oksidan di baterai telah habis, maka baterai tersebut harus diganti atau&lt;br /&gt;diisi ulang (recharge). Perbedaan mendasar sebuah sel bahan bakar dengan baterai&lt;br /&gt;biasa ditentukan dengan supply bahan bakar (oksidan) ke dalam sel. Pada sel&lt;br /&gt;bahan bakar, energi dipasok terus menerus. Hal ini sama dengan sebuah mesin&lt;br /&gt;yang memerlukan bahan bakar untuk mengubah dari energi kimia menjadi energi&lt;br /&gt;mekanik. Sedangkan pada sel bahan bakar, energi yang dihasilkan langsung&lt;br /&gt;menjadi energi listrik. (Wahyu Hidayat, 2007).&lt;br /&gt;Batere dan sel pembakaran (fuel cell) adalah sistem dimana energi kimia&lt;br /&gt;yang disimpan dalam sistem diubah menjadi energi listrik secara langsung.&lt;br /&gt;Karena pada sistem ini perubahan energi tidak melewati energi panas, dan tidak&lt;br /&gt;dibatasi dengan efisiensi siklus mesin kalor serta dapat balik secara eksternal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;2. Prinsip Kerja Sel Pembakaran&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, sel pembakaran berlandaskan reaksi kimia sebagai&lt;br /&gt;berikut :&lt;br /&gt;Bahan bakar + O2 Oksida + energi listrik&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Elemen inti dari sebuah sel pembakaran adalah bahan bakar, oksida,&lt;br /&gt;elektrolit, dan dua buah elektroda. Skema sel pembakaran seperti yang terlihat&lt;br /&gt;pada gambar berikut.&lt;br /&gt;Reaksi kimia yang terjadi pada fuel cell :&lt;br /&gt;Anoda : 2H2 ¾¾® 4H+ + 4e-&lt;br /&gt;Katoda : 4e- + 4H+ + O2 ¾¾® 2H2O&lt;br /&gt;Sebuah sel bahan bakar bekerja dengan prinsip sebagai berikut. Dua buah&lt;br /&gt;elektrode karbon yang tercelup dalam larutan elektrolit (dalam hal ini asam) dan&lt;br /&gt;dipisahkan dengan sebuah pemisah gas. Bahan bakar, dalam hal ini hidrogen,&lt;br /&gt;digelembungkan melewati permukaan satu elektrode melewati elektrode lainnya.&lt;br /&gt;Ketika kedua elektrode dihubungkan dengan beban luar, beberapa hal akan terjadi&lt;br /&gt;terjadi yaitu :&lt;br /&gt;a. Hidrogen menempel pada permukaan katalitik elektrode, membentuk ionion&lt;br /&gt;hidrogen dan elektron-elektron.&lt;br /&gt;b. Ion-ion hidrogen (H+) bermigrasi melewati elektrolit dan pemisah gas ke&lt;br /&gt;permukaan katalitik elektrode oksigen.&lt;br /&gt;c. Secara simultan, elektron-elektron bergerak melewati lintasan luar (external&lt;br /&gt;circuit) pada permukaan katalitik yang sama.&lt;br /&gt;d. Oksigen, ion-ion hidrogen, dan elektron bersatu pada permukaan elektrode&lt;br /&gt;membentuk air(H2O).&lt;br /&gt;Bagian terpenting pada fuel cell adalah 2 lapis elektroda dan elektrolit.&lt;br /&gt;Elektrolit disini adalah zat yang akan membiarkan ion lewat, namun tidak halnya&lt;br /&gt;dengan elektron.&lt;br /&gt;Pada anoda, H2 dialirkan, kemudian platina (Pt) yang terkandung pada&lt;br /&gt;pada anoda akan bekerja sebagai katalis, yang kemudian akan “mengambil”&lt;br /&gt;elektron dari atom hidrogen. Kemudian, ion H+ yang terbentuk akan melewati&lt;br /&gt;elektrolit, sedangkan elektron tetap tertinggal di anoda. Pada katoda, oksigen&lt;br /&gt;dialirkan. Kemudian, ion H+ yang melewati elektrolit akan berikatan dengan&lt;br /&gt;oksigen menghasilkan air dengan bantuan platina yang terkandung pada katoda&lt;br /&gt;sebagai katalis. Reaksi ini akan berlangsung jika ada elektron. Pada anoda,&lt;br /&gt;elektron tertinggal, sedangkan pada katoda membutuhkan elektron. Sehingga, jika&lt;br /&gt;anoda dan katoda dihubungkan maka elektron akan mengalir. Hal ini lah yang&lt;br /&gt;menjadi prinsip dasar dari fuel cell.&lt;br /&gt;Bahan pembakar yang lebih reaktif adalah yang dapat digunakan atau&lt;br /&gt;dapat dioksidasi pada suhu yang lebih rendah. Hidrogen atau bahan pembakar&lt;br /&gt;yang menghasilkan hidrogen secara langsung dapat dioksidasi pada suhu rendah.&lt;br /&gt;Bahan pembakar elektrolit dapat menggunakan minyak alam. Keuntungannya&lt;br /&gt;adalah harganya murah, tetapi minyak alam hanya dapat dioksidasi pada suhu&lt;br /&gt;yang tinggi.&lt;br /&gt;Pemilihan macam bahan pembakaran tergantung pada keseimbangan&lt;br /&gt;antara kemudahan reaksi dan biaya keseluruhan pada proses produksi listrik.&lt;br /&gt;Elektrolit cair yan lazim digunakan adalah larutan alkalin (KOH).&lt;br /&gt;Sedangkan bahan elektrolit lumer antara lain : Li2CO3, Na2CO3, K2CO3 dan&lt;br /&gt;CaCO3.&lt;br /&gt;Bahan-bahan elektrolit padat antara lain : ZrO2 dengan tambahan CaO atau&lt;br /&gt;Y2O3. Elektroda harus dipilih dengan kriteria : mempunyai konduktivitas yang&lt;br /&gt;tinggi. Hal ini diharapkan agar pergerakan ion setinggi mungkin, seimbang&lt;br /&gt;dengan aliran elektron pada reaksi secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Jika sifat katalis dari elektroda tidak efisien, maka perlu menggunakan&lt;br /&gt;bahan lain utnuk katalisator yang bertujuan mengaktifkan permukaan elektroda.&lt;br /&gt;Pemilihan bahan lain tersebut tergantung dari bahan pembakar pada anoda dan&lt;br /&gt;oksida pada katoda. (Muhaimin, 1993).&lt;br /&gt;Satu unit sel bahan bakar yang terdiri atas 2 lembar Elektroda, Pt dan&lt;br /&gt;elektrolit disebut sel tunggal. Tegangan yang diperoleh dari 1 buah sel tunggal ini&lt;br /&gt;berkisar 1 volt, sama dengan sel kering. Untuk mampu menghasilkan tegangan&lt;br /&gt;yang lebih tinggi (yang dinginkan), maka sel tersebut bisa disusun secara seri /&lt;br /&gt;paralel. Kumpulan dari banyak sel tunggal ini disebut stack. Untuk membuat&lt;br /&gt;stack, selain dibutuhkan single sel tunggal, juga diperlukan sel seperator.&lt;br /&gt;Agar bisa digunakan pada telepon seluler, diperlukan beberapa single cell.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk penggunaan rumah tangga diperlukan 20 lebih dan untuk mobil&lt;br /&gt;diperlukan 200 lebih single cell. Sehingga elektroda Pt, elektrolit, dan sel&lt;br /&gt;separator yang dibutuhkan ikut meningkat.&lt;br /&gt;3. Jenis-Jenis Sel Pembakaran&lt;br /&gt;Berdasarkan atas perbedaan elektrolit yang digunakan, fuel cell dapat&lt;br /&gt;dibagi menjadi 4 tipe. Keempat tipe tersebut, suhu dan skala energi yang&lt;br /&gt;dihasilkan pun berbeda.&lt;br /&gt;Empat tipe tersebut bisa dipisah menjadi 2, yaitu yang bekerja pada suhu&lt;br /&gt;tinggi (dua tipe) dan pada suhu rendah (2 tipe), antara lain :&lt;br /&gt;a. Tipe pada suhu tinggi adalah MCFC (Molten Carbonate Fuel Cell) dan&lt;br /&gt;SOFC (Solid Oxide Fuel Cell). Kedua tipe ini berkerja pada suhu 500-&lt;br /&gt;1000°C. Pada suhu tinggi, reaksi bisa berlangsung cepat, sehingga tidak&lt;br /&gt;diperlukan katalis (Pt). Namun, pada suhu tinggi diperlukan bahan yang&lt;br /&gt;mempunyai durabilitas bagus dan tahan terhadap korosi. MCFC bekerja&lt;br /&gt;pada suhu 650°C, dan elektrolit yang digunakan adalah garam karbonat&lt;br /&gt;(Li2CO3, K2CO3) dalam bentuk larutan. Sedangkan SOFC bekerja pada&lt;br /&gt;suhu 1000°C, dengan keramik padat (misal, ZrO2) sebagai elektrolitnya.&lt;br /&gt;MCFC dan SOFC sendiri hingga saat ini masih tahap lab, dan belum&lt;br /&gt;dikomersilkan. Diharapkan di masa depan bisa diterapkan dalan skala&lt;br /&gt;besar. Dan apabila teknologi dimana suhu kerja bisa diturunkan&lt;br /&gt;berkembang, kemungkin kedua fuel cell tipe ini bisa diterapkan dalam&lt;br /&gt;skala rumah tangga.&lt;br /&gt;b. Sedangkan untuk tipe suhu rendah adalah PAFC (Phosphoric acid Fuel&lt;br /&gt;Cell) dan PEFC (Proton Exchange Membrane Fuel Cell). Pada kedua tipe&lt;br /&gt;ini, berkerja pada suhu dibawah 200°C. Keunggulan pada tipe ini adalah&lt;br /&gt;waktu untuk mengaktifkannya cukup cepat dan bisa diterapkan dalam&lt;br /&gt;skala kecil. Namun, karena memerlukan Pt, yang harganya cukup mahal,&lt;br /&gt;sebagai elektroda, maka biayanya pun menjadi mahal. PAFC bekerja pada&lt;br /&gt;suhu 200°C, dan asam fosfat (H3PO4) sebagai elektrolitnya. Ditemukan&lt;br /&gt;pada tahun 1967, dan sejak tahun 1980-an, khususnya di Jepang dan&lt;br /&gt;Amerika, mulai dipergunakan pada hotel, rumah sakit, dan tempat lainnya.&lt;br /&gt;Diantara 4 tipe fuel cell, tipe inilah yang paling cepat untuk&lt;br /&gt;dikomersialkan. PEFC bekerja pada suhu dibawah 100°C, membran&lt;br /&gt;polimer sebagai elektrolitnya. Karena menggunakan lapisan tipis membran&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;polimer, ukuran secara kesulurahan sangatlah kecil. Dewasa ini,&lt;br /&gt;penggunaan fuel cell tipe ini sudah cukup luas digunakan, mulai dari mobil&lt;br /&gt;hingga telepon seluler.&lt;br /&gt;Jenis fuel cell ditentukan oleh material yang digunakan sebagai elektrolit&lt;br /&gt;yang mampu menghantar proton. Pada saat ini ada beberapa jenis fuel cell, yaitu:&lt;br /&gt;a. Alkaline Fuel Cell (AFC)&lt;br /&gt;b. Phosphoric Acid Fuel Cell (PAFC)&lt;br /&gt;c. Solid Oxide Fuel Cell (SOFC)&lt;br /&gt;d. Proton Exchange Membrane, juga disebut dengan Proton Electrolyt&lt;br /&gt;Membrane (PEM)&lt;br /&gt;e. Direct Methanol Fuel Cells (DMFC)&lt;br /&gt;f. Molten Carbonate Fuel Cell (MCFC)&lt;br /&gt;g. Biofuel Cell&lt;br /&gt;h. Microbial Fuel Cell&lt;br /&gt;4. Kelebihan dan Kelemahan Sel Pembakaran&lt;br /&gt;Kelebihan Sel Pembakaran&lt;br /&gt;1 Tidak Mengeluarkan Emisi Berbahaya (Zero Emission)&lt;br /&gt;Sebuah sistem fuel cell hanya akan mengeluarkan uap air apabila memakai&lt;br /&gt;hidrogen murni. Tetapi, ketika memakai hidrogen hasil dari reforming&lt;br /&gt;hidrokarbon / fosil (misalnya batu bara dan gas alam), maka harus dilakukan uji&lt;br /&gt;emisi untuk menentukan apakah sistem tersebut masih dapat dikategorikan zero&lt;br /&gt;emission. Menurut standar yang dikeluarkan United Technologies Corporation&lt;br /&gt;(UTC) pada tahun 2002, maka sebuah sistem fuel cell dapat dikategorikan zero&lt;br /&gt;emission ketika mengeluarkan emisi pencemar udara yang sangat rendah, dengan&lt;br /&gt;kriteria NOx ≤ 1 ppm, SO2 ≤ 1 ppm, CO2 ≤ 2 ppm.&lt;br /&gt;2 Efisiensi yang Tinggi (High Efficiency)&lt;br /&gt;Oleh sebab fuel cell tidak menggunakan proses pembakaran dalam&lt;br /&gt;konversi energi, maka efisiensinya tidak dibatasi oleh batas maksimum temperatur&lt;br /&gt;operasional (tidak dibatasi oleh efisiensi siklus Carnot). Hasilnya, efisiensi&lt;br /&gt;konversi energi pada fuel cell melalui reaksi elektrokimia lebih tinggi&lt;br /&gt;dibandingkan efisiensi konversi energi pada mesin kalor (konvensional) yang&lt;br /&gt;melalui reaksi pembakaran.&lt;br /&gt;3 Cepat Mengikuti Perubahan Pembebanan (Rapid Load Following)&lt;br /&gt;Fuel cell memperlihatkan karakteristik yang baik dalam mengikuti&lt;br /&gt;perubahan beban. Sistem Fuel cell yang menggunakan hidrogen murni dan&lt;br /&gt;digunakan pada sebagian besar peralatan mekanik (misalnya motor listrik)&lt;br /&gt;memiliki kemampuan untuk merespon perubahan pembebanan dengan cepat.&lt;br /&gt;4 Temperatur Operasional Rendah&lt;br /&gt;Sistem fuel cell sangat baik diaplikasikan pada industri otomotif yang&lt;br /&gt;beroperasi pada temperatur rendah. Keuntungannya adalah fuel cell hanya&lt;br /&gt;memerlukan sedikit waktu pemanasan (warmup time), resiko operasional pada&lt;br /&gt;temperatur tinggi dikurangi, dan efisiensi termodinamik dari reaksi elektrokimia&lt;br /&gt;lebih baik&lt;br /&gt;5 Reduksi Transformasi Energi&lt;br /&gt;Ketika fuel cell digunakan untuk menghasilkan energi listrik, maka fuel&lt;br /&gt;cell hanya membutuhkan sedikit transformasi energi, yaitu dari energi kimia&lt;br /&gt;menjadi energi listrik. Bandingkan dengan mesin kalor yang harus mengubah&lt;br /&gt;energi kimia menjadi energi panas kemudian menjadi energi mekanik yang akan&lt;br /&gt;memutar generator untuk menghasilkan energi listrik. Fuel cell yang diaplikasikan&lt;br /&gt;untuk menggerakkan motor listrik memiliki jumlah transformasi energi yang sama&lt;br /&gt;dengan mesin kalor, tetapi transformasi energi pada fuel cell memiliki efisiensi&lt;br /&gt;yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;2 Kelemahan Sel Pembakaran&lt;br /&gt;1 Hidrogen yang Sulit Diproduksi&lt;br /&gt;Hidrogen sulit untuk diproduksi dan disimpan. Saat ini proses produksi&lt;br /&gt;hidrogen masih sangat mahal dan membutuhkan input energi yang besar, artinya&lt;br /&gt;efisiensi produksi hidrogen masih rendah. Untuk mengatasi kesulitan ini, banyak&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;negara menggunakan teknologi reforming hidrokarbon / fosil untuk memperoleh&lt;br /&gt;hidrogen. Tetapi, cara ini hanya digunakan dalam masa transisi untuk menuju&lt;br /&gt;produksi hidrogen dari air yang efisien.&lt;br /&gt;2 Sensitif pada Kontaminasi Zat Asing&lt;br /&gt;Sel bahan bakar membutuhkan hidrogen murni, bebas dari kontaminasi zat&lt;br /&gt;asing. Zat asing yang meliputi sulfur dan campuran senyawa karbon dapat&lt;br /&gt;menonaktifkan katalisator dalam sel pembakaran dan secara efektif akan&lt;br /&gt;menghancurkannya. Pada mesin kalor, pembakaran dalam (internal combustion&lt;br /&gt;engine), masuknya zat asing tersebut tidak menghalangi konversi energi melalui&lt;br /&gt;proses pembakaran.&lt;br /&gt;3 Harga Katalisator Platinum yang Mahal&lt;br /&gt;Sel pembakaran yang diaplikasikan pada industri otomotif memerlukan&lt;br /&gt;katalisator yang berupa Platinum untuk membantu reaksi pembangkitan listrik.&lt;br /&gt;Platinum adalah logam yang jarang ditemui dan sangat mahal. Berdasarkan survei&lt;br /&gt;geologis ahli USA, total cadangan logam platinum di dunia hanya sekitar 100 juta&lt;br /&gt;kg (Bruce Tonn and Das Sujit, 2001). Dan pada saat ini, diperkirakan teknologi&lt;br /&gt;sel bahan bakar berkapasitas 50 kW memerlukan 100 gram platinum sebagai&lt;br /&gt;katalisator (DEO, 2000). Misalkan penerapan teknologi sel bahan bakar berjalan&lt;br /&gt;baik (meliputi penghematan pemakaian platinum pada sel bahan bakar,&lt;br /&gt;pertumbuhan pasar sel bahan bakar rendah, dan permintaan platinum rendah)&lt;br /&gt;maka sebelum tahun 2030 diperkirakan sudah tidak ada lagi logam platinum&lt;br /&gt;(Anna Monis Shipley and R. Neal Elliott, 2004). Untuk itulah diperlukan&lt;br /&gt;penelitian untuk menemukan jenis katalisator alternatif yang memiliki&lt;br /&gt;kemampuan mirip katalisator dari platinum.&lt;br /&gt;4 Pembekuan&lt;br /&gt;Selama beroperasi, sistem sel bahan bakar menghasilkan panas yang dapat&lt;br /&gt;berguna untuk mencegah pembekuan pada temperatur normal lingkungan. Tetapi,&lt;br /&gt;jika temperatur lingkungan terlampau sangat dingin (-10 s.d. -20°C), maka air&lt;br /&gt;21&lt;br /&gt;murni yang dihasilkan akan membeku di dalam sel bahan baker dan kondisi ini&lt;br /&gt;akan dapat merusak membran sel bahan bakar (David Keenan, 10/01/2004).&lt;br /&gt;Untuk itu harus didesain sebuah sistem yang dapat menjaga sel bahan bakar tetap&lt;br /&gt;berada dalam kondisi temperatur operasi normal.&lt;br /&gt;5 Memerlukan Teknologi Tinggi dan Baru&lt;br /&gt;Perlu dikembangkan beberapa material alternatif dan metode konstruksi&lt;br /&gt;yang baru sehingga dapat mereduksi biaya pembuatan sistem fuel cell. Diharapkan&lt;br /&gt;dimasa depan dapat dihasilkan sebuah sistem fuel cell yang lebih kompetitif&lt;br /&gt;dibandingkan mesin bakar / otomotif konvensional dan sistem pembangkit listrik&lt;br /&gt;konvensional. Teknologi baru tersebut akan mampu menghasilkan reduksi biaya,&lt;br /&gt;reduksi berat dan ukuran, sejalan dengan meningkatnya kehandalan dan umur&lt;br /&gt;operasi (lifetime) sistem fuel cell.&lt;br /&gt;Penggunaan sistem fuel cell dalam industri otomotif minimal harus&lt;br /&gt;memiliki umur operasi 4.000 jam (ekivalen 100.000 mil pada kecepatan 25 mil&lt;br /&gt;per jam) dan dalam industri pembangkit listrik minimal harus memiliki umur&lt;br /&gt;operasi 40.000 jam (Matthew M. Mench, 24/05/2001).&lt;br /&gt;6 Ketiadaan Infrastruktur&lt;br /&gt;Infrastruktur produksi hidrogen yang efektif belum tersedia. Tersedianya&lt;br /&gt;teknologi manufaktur dan produksi massal yang handal merupakan kunci penting&lt;br /&gt;usaha komersialisasi sistem fuel cell. (Thomas, 2008).&lt;br /&gt;5 Pemanfaatan Sel Pembakaran Saat Ini dan Masa Datang&lt;br /&gt;Secara umum, pemanfaatan sel bahan bakar antara lain :&lt;br /&gt;a. Sebagai pembangkit tenaga listrik.&lt;br /&gt;b. Dikembangkan sebagai batere pada handphone, laptop, MP3 player,&lt;br /&gt;kamera digital dan perangkat portabel lainnya.&lt;br /&gt;c. Pemakaian fuel cell pada rumah tangga untuk pembangkit tenaga listrik.&lt;br /&gt;d. Digunakan sebagai sumber energi listrik pada mobil.&lt;br /&gt;e. Digunakan pada alat transportasi massal, seperti pada bis dan kereta api.&lt;br /&gt;22&lt;br /&gt;Penerapan fuel cell untuk skala rumah tangga sudah mulai diterapkan sejak&lt;br /&gt;tahun 2005 yang lalu. Di Jepang sendiri sudah terpasang sekitar 600 fuel cell skala&lt;br /&gt;rumah tangga. Dengan adanya pemakaian fuel cell pada rumah tangga, maka&lt;br /&gt;sudah tidak diperlukannya lagi kabel pengalir listrik (dari pembangkit listrik ke&lt;br /&gt;rumah), sehingga loss dayanya menjadi nol. Selain itu, bila panas yang dihasilkan&lt;br /&gt;bisa dimanfaatkan lagi, salah satunya untuk memanaskan air. Dengan koordinasi&lt;br /&gt;seperti ini, maka tingkat efisiensi pemanfaatan energi fuel cell bisa mencapai 80%.&lt;br /&gt;Jenis fuel cell yang banyak digunakan pada perangkat elektronik mobile&lt;br /&gt;adalah DMFC (Direct Methanol Fuel Cell). DMFC merupakan salah satu jenis&lt;br /&gt;PMFC, dengan methanol sebagai bahan bakarnya. Keunggulan dari DMFC ini,&lt;br /&gt;terletak pada methanol. Berbeda dengan hidrogen, yang sangat sulit untuk dibawa&lt;br /&gt;kemana-mana, methanol dapat disimpan dalam botol plastik sehingga dapat&lt;br /&gt;dibawa ketika bepergian. Namun, ada sisi negatif dari methanol, yaitu merupakan&lt;br /&gt;zat yang berbahaya. Sehingga penggunaan methanol diperlukan kehati-hatian&lt;br /&gt;tinggi. Mengingat methanol cukup berbahaya bagi manusia, maka saat ini sedang&lt;br /&gt;dicari alternatif lainnya seperti ethanol atau NaBH4 (yang dikembangkan oleh&lt;br /&gt;Millennium Cell Corp). (Thomas, 2008).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-3983029180880029849?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/3983029180880029849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3983029180880029849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/3983029180880029849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/1.html' title='Fuel Cell'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-2963684729104436987</id><published>2009-07-17T02:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-17T02:46:07.762-07:00</updated><title type='text'>Termoelektrik dan Termionik</title><content type='html'>1. Pengertian Termoelektrik&lt;br /&gt;Prinsip kerja dari Termoelektrik adalah dengan berdasarkan Efek Seebeck yaitu “jika 2 buah logam yang berbeda disambungkan salah satu ujunganya, kemudian diberikan suhu yang berbeda pada sambungan, maka terjadi perbedaan tegangan pada ujung yang satu dengan ujung yang lain”.( Muhaimin, 1993).&lt;br /&gt;Fenomena termoelektrik pertama kali ditemukan tahun 1821 oleh ilmuwan Jerman, Thomas Johann Seebeck. Ia menghubungkan tembaga dan besi dalam sebuah rangkaian. Di antara kedua logam tersebut lalu diletakkan jarum kompas. Ketika sisi logam tersebut dipanaskan, jarum kompas ternyata bergerak. Belakangan diketahui, hal ini terjadi karena aliran listrik yang terjadi pada logam menimbulkan medan magnet. Medan magnet inilah yang menggerakkan jarum kompas. Fenomena tersebut kemudian dikenal dengan efek Seebeck.&lt;br /&gt;Penemuan Seebeck ini memberikan inspirasi pada Jean Charles Peltier untuk melihat kebalikan dari fenomena tersebut. Dia mengalirkan listrik pada dua buah logam yang direkatkan dalam sebuah rangkaian. Ketika arus listrik dialirkan, terjadi penyerapan panas pada sambungan kedua logam tersebut dan pelepasan panas pada sambungan yang lainnya. Pelepasan dan penyerapan panas ini saling berbalik begitu arah arus dibalik. Penemuan yang terjadi pada tahun 1934 ini kemudian dikenal dengan efek Peltier. Efek Seebeck dan Peltier inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan teknologi termoelektrik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak aplikasi lain penggunaan energi termoelektrik yang sedang dikembangkan saat ini, seperti pemanfaatan perbedaan panas di dasar laut dan darat, atau pemanfaatan panas bumi. Kesulitan terbesar dalam pengembangan energi ini adalah mencari material termoelektrik yang memiliki efisiensi konversi energi yang tinggi. Parameter material termoelektrik dilihat dari besar figure of merit suatu material. Idealnya, material termoelektrik memiliki konduktivitas listrik tinggi dan konduktivitas panas yang rendah. Namun kenyataannya sangat sulit mendapatkan material seperti ini, karena umumnya jika konduktivitas listrik suatu material tinggi, konduktivitas panasnya pun akan tinggi. &lt;br /&gt;Material yang banyak digunakan saat ini adalah Bi 2 Te 3, PbTe, dan SiGe. Saat ini Bi2 Te3 memiliki figure of merit tertinggi. Namun, karena terurai dan teroksidasi pada suhu di atas 500 oC, pemakaiannya masih terbatas. Rendahnya figure of merit ini menyebabkan rendahnya efisiensi konversi yang dihasilkan, di mana saat ini efisiensinya masih berkisar di bawah 10 persen. Nilai ini masih berkurang sampai 5 persen setelah menjadi sebuah sistem pembangkit listrik. Masih cukup jauh dibandingkan dengan solar cell yang sudah mencapai 15 persen. Namun, penelitian ini masih terus berkembang, apalagi setelah Yamaha Co Ltd berhasil menaikkan figure of merit sebesar 40 persen dari yang ada selama ini. Setelah itu, perkembangan termoelektrik tidak diketahui dengan jelas sampai kemudian dilanjutkan oleh WW Coblenz pada tahun 1913 yang menggunakan tembaga dan constantan (campuran nikel dan tembaga). Dengan efisiensi konversi sebesar 0,008 persen, sistem yang dibuatnya itu berhasil membangkitkan listrik sebesar 0,6 mW. AF Ioffe melanjutkan lagi dengan bahan-bahan semikonduktor dari golongan II-V, IV-VI, V-VI yang saat itu mulai berkembang. Hasilnya cukup mengejutkan, di mana efisiensinya meningkat menjadi 4 persen. Ioffe melakukan satu lompatan besar di mana ia berhasil menyempurnakan teori yang berhubungan dengan material termoelektrik. Teori itu dibukukan tahun 1956 yang kemudian menjadi rujukan para peneliti hingga saat ini.&lt;br /&gt;Penelitian termoelektrik muncul kembali tahun 1990-an setelah sempat menghilang hampir lima dasawarsa karena efisiensi konversi yang tidak bertambah. Setidaknya ada tiga alasan yang mendukung kemunculan tersebut. Pertama, ada harapan besar ditemukannya material termoelektrik dengan efisiensi yang tinggi, yaitu sejak ditemukannya material superkonduktor High-Tc pada awal tahun 1986 dari bahan yang selama ini tidak diduga (ceramic material). Kedua, sejak awal 1980-an, teknologi material berkembang pesat dengan kemampuan menyusun material tersebut dalam level nano. Teknologi analisis dengan XPS, UPS, STM juga memudahkan analisis struktur material. Ketiga, pada awal tahun 1990, tuntutan dunia tentang teknologi yang ramah lingkungan sangat besar. Ini memberikan imbas kepada teknologi termoelektrik sebagai sumber energi alternatif.(Asyafe,2008). Teknologi termoelektrik bekerja dengan mengonversi energi panas menjadi listrik secara langsung (generator termoelektrik), atau sebaliknya, dari listrik menghasilkan dingin (pendingin termoelektrik). Untuk menghasilkan listrik, material termoelektrik cukup diletakkan sedemikian rupa dalam rangkaian yang menghubungkan sumber panas dan dingin. Dari rangkaian itu akan dihasilkan sejumlah listrik sesuai dengan jenis bahan yang dipakai. Kerja pendingin termoelektrik pun tidak jauh berbeda. Jika material termoelektrik dialiri listrik, panas yang ada di sekitarnya akan terserap. Dengan demikian, untuk mendinginkan udara, tidak diperlukan kompresor pendingin seperti halnya di mesin-mesin pendingin konvensional.&lt;br /&gt;Untuk keperluan pembangkitan lisrik tersebut umumnya bahan yang digunakan adalah bahan semikonduktor. Semikonduktor adalah bahan yang mampu menghantarkan arus listrik namun tidak sempurna. Semikonduktor yang digunakan adalah semikomduktor tipe n dan tipe p. Bahan semikonduktor yang digunakan adalah bahan semikonduktor ekstrinsik. Persoalan untuk Termoelektrik adalah untuk mendapatkan bahan yang mampu bekerja pada suhu tinggi.&lt;br /&gt;Terdapat tiga sifat bahan Termoelektrik yang penting, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Koefisien Seebeck(s)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Konduktifitas panas(k)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Resistivitas( )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2.  Pemanfaatan Termo Elektrik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemanfaatan teknologi Termoelektrik antara lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Pembangkit daya (Power generation)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sampai saat ini pembangkitan listrik dari sumber panas harus melalui beberapa tahap proses. Bahan bakar fosil akan menghasilkan putaran turbin apabila dibakar dengan tekanan yang sangat tinggi. Hasil putaran turbin tersebut akan dipakai untuk memproduksi tenaga listrik. Kira-kira 90 persen energi listrik dunia yang berasal dari sumber panas masih memakai cara ini. Sehingga efisiensi energi masih sangat rendah akibat beberapa kali proses konversi. Panas yang dihasilkan banyak yang dilepas atau terbuang percuma. Apabila proses konversi ini dapat diubah, efisiensi energi akan menjadi lebih besar karena listrik bisa didapatkan langsung dari sumber panas tanpa melalui beberapa kali tahap konversi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun, beberapa pembangkit tenaga listrik sudah menggunakan metode yang dikenal sebagai cogeneration di mana di samping tenaga listrik yang dihasilkan, panas yang dihasilkan selama proses ini digunakan untuk tujuan alternatif. Dengan menggunakan Termoelekrik, panas yang dihasilkan selama proses yang alami pembangkit akan diubah menjadi listrik, sehingga  panas yang dihasilkan tidak terbuang secara percuma dan energi yang dihasilkan oleh pembangkit menjadi lebih besar, serta efisiensi energi menjadi lebih tinggi. Termoelektrik juga mengkin dapat digunakan pada sistem solar thermal energy.(Wikipedia, 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Kendaraaan bermotor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saat ini untuk meningkatkan efisiensi dari kendaraan bermotor, dilakukan berbagai macam usaha atau teknologi yang dikembangkan, saat ini sedang popular adalah system hybrid. Pada system hybrid pada kendaraan bermotor adalah gabungan system kendaran bermotor dengan mesin pembakaran dalam dan dengan motor listrik. Energi listrik untuk menggerakn motor listrik diperoleh dari altenantor dan juga dynamic brake, dimana energy gerak (putaran) diubah menjadi energy listrik. Keuntungan dari kendaraan hybrid adalah bahwa kendaraan hybrid dapat mengurangi konsumsi bahan bakar melalui 3 mekanisme yakni &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a) Pengurangan energi terbuang selama kondisi ‘idle” atau keluaran rendah, dan biasanya mesin motor bakardalam keadaan mati. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b) Pengurangan ukuran dan tenaga mesin motor bakar, dalam hal kekurangan tenaga akan dipenuhi oleh motor listrik, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c) Menyerap energi yang terbuang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara energy panas yang dibuang belum dimanfaatkan untuk system Hybrid ini. Muncullah suatu konsep memanfaatan energy panas yang terbuang pada kendaraan bermotor yang akan dijadikan energy listrik. Konsep yang digunakan adalah konsep Seebeck. Apabila terdapat dua sumber temperatur yang berbeda pada dua material semi konduktor makan akan mengalir arus listrik pada material tersebut. Konsep ini lebih dikenal dengan pembangkit termoelektrik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan menggunakan Teknologi Termoelektrik ini apabila diterapkan pada kendaraan bermotor dimana gas buang pada mesin motor bakar berkisar antara 200-300oC sementara temperatur lingkungan bekisar antara 30-35 oC maka dengan adanya beda temperatur ini akan diperoleh gaya gerak listrik yang kemudian dapat digunakan untuk menggerakan motor listrik atau disimpan di dalam batere. Apabila dapat diterapkan di kendaraan hybrid maka konsumsi bahan bakar pada kendaraan bermotor akan semakin hemat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kombinasi ketiga keuntungan hybrid bisa diterapkan pada kendaraan sehingga mesin menjadi lebih kecil, ringan, dan lebih efisien dibanding kendaraan konvensional. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar pada kendaraan bermotor lebih banyak lagi karena batere pada kendaraan dimana berfungsi sebagai sumber utama energy motor listrik akan selalu penuh karena mendapat suplai dari pembangkit thermoelektrik. Dengan berkurangnya konsumsi bahan bakar maka dapat pula mengurangi emisi gas buang ke lingkungan.( Koestoer, 2008).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Mesin Pendingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Termoelektrik sebagai pendingin dibuat menjadi sebuah modul semikonduktor yang jika dialiri arus listrik DC maka kedua sisi modul termoelektrik ini akan mengalami panas dan dingin. Sisi dingin inilah yang dimanfaatkan sebagai pendingin produk. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, ketersediaan darah sangat dibutuhkan oleh pasien untuk proses penyembuhannya. Seperti pasien yang mengalami kecelakaan, melahirkan, dioperasi atau yang memiliki penyakit berat lainnya setidaknya membutuhkan darah minimal 1000 – 1500 mL. Darah yang tersedia hasil donor dari orang sehat sekitar 250 – 300 mL disimpan dalam labu plastik dan harus dijaga agar tidak rusak. Darah harus disimpan pada kondisi temperatur tertentu agar sel darah mengalami proses metabolisme yang minimal sehingga tidak mengalami kerusakan dan dapat digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama. Untuk menjawab permasalahan di atas maka diperlukan suatu tempat penyimpan darah (carrier) hasil donor yang kondisinya dijaga pada suhu 1 - 6 ºC sehingga bisa digunakan sampai 28 hari ke depan. Adapun solusi yang ditawarkan adalah membuat suatu kotak penyimpan darah portabel yang temperaturnya dijaga konstan. Teknologi termoelektrik memungkinkan untuk mendinginkan darah dalam kapasitas kecil. Sisi dingin pada modul termoelektrik digunakan untuk mendinginkan darah pada suhu yang diinginkan. Untuk menjaga agar suhunya konstan maka biasanya digunakan alat kontrol termostat. Dalam merancang sistem ini, langkah awalnya adalah merencanakan disain konstruksi kotak penyimpan darah beserta sistem kontrol dan kelistrikan. Langkah selanjutnya melakukan perhitungan beban pendinginan yang meliputi beban pendinginan darah, beban kalor konduksi dinding, beban infiltrasi dan beban yang ditimbulkan oleh peralatan listrik. Semua beban dijumlah total sebagai beban kalor yang harus didinginkan oleh modul termoelektrik. Pemilihan spesifikasi modul termoelektrik didasarkan pada beban kalor, beda suhu dan parameter listrik yang digunakan. Kelebihan sistem pendingin termoelektrik adalah tidak berisik, mudah perawatan, ramah lingkungan dan tidak memerlukan banyak komponen tambahan. Selain itu manfaat lain dari termoelektrik sebagai mesin pendingin adalah dapa mengurangi polusi udara. Hydrochlorofluorocarbons (HCFCs) dan chlorofluorocarbons (CFC) dikenal sebagai ozone depleting substances (ODSs), yaitu substansi yang meyebabkan penipisan lapisan ozon merupakan zat yang sudah lama dipakai dalam mesin pendingin. Namun, baru-baru ini telah diterbitkan regulasi mengenai penggunaan zat-zat tersebut dalam mesin pendingin, sehingga mesin pendingin berteknologi termoelektrik menjadi solusi cerdas dalam masalah ini. Dengan teknologi ini dapat mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya seperti itu dan mungkin akan berjalan lebih tenang (karena mereka tidak memerlukan bising Kompresor). (Tellurex, 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Keunggulan dari teknologi termoelektrik pada mesin pendingin dari teknologi lainnya adalahi: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a) Pendingin Termoelektrik tidak memiliki bagian yang bergerak, dan karena itu kebutuhan pemeliharaan tidak terlalu penting. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;b) Pengujian ketahanan telah menunjukkan kemampuan perangkat untuk thermoelectric melebihi 100.000 jam operasi yang stabil di berbagai negara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;c) Temperatur kontrol dari masing-masing bagian dapat dijaga menggunakan   perangkat thermoelectric dan dukungan yang sesuai dari circuit.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;d) Fungsi dari Pendingin Termoelektrik dalam lingkungan yang terlalu parah, terlalu sensitif, atau terlalu kecil untuk pendinginan konvensional. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;e) Pendingin Termoelektrik tidak bergantung pada posisi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;f) Arah panas pemompaan dalam sistem thermoelectric sepenuhnya dapat dibatalkan. dengan mengubah polaritas dari DC power supply menyebabkan panas yang akan dipompa ke arah-yang dingin kemudian dapat menjadi panas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3.  Konverter Termionik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pembangkit listrik dengan termionik adalah mengubah energi panas menjadi energi listrik dengan menggunakan emisi termionik. Emisi termionik adalah terlepasnya electron dari permukaan logam yang lebih panas ke permukaan logam lainnya yang dipanasi bersama sama. Emosi Termionik juga dikenal sebagai “Emisi Thermal Elektron”. Proses ini sangat penting dalam pengoperasian berbagai perangkat elektronik dan dapat digunakan untuk pembangkit daya atau pendinginan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Elektron electron bebas dari emitter mempunyai energy yang seimbang dengan level ferminya. Elektron elektron ini dapat meninggalkan katoda, jumlah dari energy panas yang disuplai padanya akan sama dengan fungsi kerja katoda Ø c. Elektron-elekron yang diemisikan akan menuju ke arah kolektor (anoda), dengan kerugian energy yang kecil. Pada anoda, elektron elektron yang diserap akan membangkitkan energi Ø a dalam bentuk panas, hal ini menaikkan level Fermi dari anoda, Karena Ø a &lt; Ø c maka selisihnya (Ø c - Ø a) dapat ditranformasikan menjadi energy listrik. Bahan katoda hendaknya mempunyai kemampuan emisi yang cukup pada suhu kerja, mempunyai konduktifitas listrik maupun konduktifitas panas yang tinggi dan stabil terhadap pengaruh kimia. Bahan yang relative memenuhi syarat di atas antara lain: W,Mo, dan Ta yang permukaannya dilapisi Ce untuk menghindari penguapan dan mendapatkan emisi yang lebih baik pada suhu sekitar 2000° C. Bahan bahan lainnya adalah Barium Oksida, Uranium Karbida yang dicampur dengan Stontium dan Calsium Oksida. Bahan bahan yang digunakan sebagai anoda harus memenuhi syarat: kemampuan emisi ternyata rendah, restistivitas rendah, sifat kimia maupun mekanismenya baik. Bahan bahan yang digunakan untuk anoda antara lain: Cu, Ni, Ag yang dilapisi Ce. ( Muhaimin, 1993).  4. Pemanfaatan Konverter Termionik   Pemanfaatan dari teknologi Termionik dapat dilihat pada diode, pada pembangkit listrik tenaga nuklir untuk keperluan kapal ruang angkasa, rektor spektrum termionik, dan lain-lain. Pemanfaatan teknologi Termionik pada diode dapat dilihat pada Diode Termionik, dimana diode ini dapat mengkonversi perbedaan yang panas ke tenaga listrik secara langsung. Dan pada teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir untuk keperluan kapal ruang angkasa dapat dilihat pada pemanfaatan dari panas yang terbuang dari pembangkit dengan mengkonversinya menjadi listrik.(Wikipedia, 2009).    &lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-2963684729104436987?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/2963684729104436987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/termoelektrik-dan-termionik_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2963684729104436987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/2963684729104436987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/termoelektrik-dan-termionik_17.html' title='Termoelektrik dan Termionik'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-887231011569560927</id><published>2009-07-13T01:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-17T02:41:37.654-07:00</updated><title type='text'>Eyeshield 21</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slru6WjnqiI/AAAAAAAAABo/PYOivDDAjfs/s1600-h/eyeshield21team1024se0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slru6WjnqiI/AAAAAAAAABo/PYOivDDAjfs/s320/eyeshield21team1024se0.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357857392965429794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eyeshield 21 (アイシールド21 ,Aishīrudo nijūichi) adalah judul manga dan anime karya Riichiro Inagaki dan Yuusuke Murata yang bercerita tentang seorang sekelompok murid SMA yang mengikuti kegiatan klub American football di sekolahnya. Eyeshield 21 pertama kali diterbitkan di Jepang oleh Shueisha dalam majalah Shonen Jump. Di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dan Real Comics. Eyeshield 21 terbitan Elex Media Komputindo sekarang baru mencapai volume 25. Manga Eyeshield 21 telah tamat pada chapter 333. Versi animenya diproduksi oleh NAS dan dianimasikan oleh Studio Gallop, tayang perdana di seluruh Jepang pada TV Tokyo dari 6 April 2005 dan berakhir pada 1 Maret 2008 dengan jumlah 145 episode. Anime disponsori oleh NFL Japan. Anime ini juga ditayangkan di Singapura(berlangganan), Taiwan dan Indonesia. Di Indonesia, Eyeshield 21 sendiri ditayangkan pertama kali oleh stasiun televisi swasta Global TV&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal dari Eyeshield 21 menceritakan seputar seorang remaja laki-laki lemah bernama Sena Kobayakawa yang memasuki sekolah pilihannya, SMA Deimon, dimana juga merupakan sekolah teman masa kecilnya, Mamori Anezaki yang diterima tahun lalu. Kemampuan fisik Sena yang berada diatas rata-rata hanyalah berlari, dikarenakan saat kecil ia sering disuruh dan dikerjai teman sebayanya yang nakal untuk dibelikan ini itu dalam waktu singkat. Bakatnya itu ditemukan oleh kapten tim American football sekolah itu, Yoichi Hiruma. Ia menipu dan memaksa Sena yang polos itu hingga akhirnya bergabung dengan tim-nya yang saat itu hanya terdiri dari 2 orang, Deimon Devil Bats, dan ditempatkan pada posisi running back. Untuk melindungi identitasnya agar tidak direkrut klub lain karena kecepatannya, Sena juga berperan sebagai sekretaris klub, dan mengikuti pertandingan sambil mengenakan helm dengan pelindung mata berwarna hijau untuk menyembunyikan identitasnya, digunakanlah nama 'Eyeshield 21'.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Tim Devil Bats lalu mengikuti pertandingan turnamen musim semi, dengan harapan menang dengan 'senjata rahasia' baru mereka. Namun pada pertandingan kedua, mereka kalah telak melawan tim Oujou White Knights, sebuah tim kuat yang fokus pada pertahanan. Setelah pertandingan itu, Mamori yang overprotektif pada Sena dan belum mengetahui Sena adalah Eyeshield 21, akhirnya mengajukan diri menjadi manajer klub itu, untuk melindungi Sena dari ulah Hiruma sang kapten yang memang semena-mena dan licik, namun jenius.&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, tibalah pertandingan yang tak kalah pentingnya yaitu turnamen musim gugur, dimana tim-tim yang bertanding berkesempatan bermain dalam 'Christmas Bowl', liga kejuaraan American Football seluruh SMA di Jepang. Hiruma, Kurita dan Sena perlahan-lahan membangun tim yang sesungguhnya dengan merekrut Tarou Raimon, seorang pemain baseball yang hanya ahli menangkap bola, dan 3 bersaudara Ha-Ha. Karakter lainnya perlahan-lahan bergabung dan para anggota Devil Bats sekarang juga seimbang dengan tim lawan.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-887231011569560927?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/887231011569560927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/eyeshield-21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/887231011569560927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/887231011569560927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/eyeshield-21.html' title='Eyeshield 21'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slru6WjnqiI/AAAAAAAAABo/PYOivDDAjfs/s72-c/eyeshield21team1024se0.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8611723642543599688.post-618354617372143405</id><published>2009-07-13T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T01:26:03.942-07:00</updated><title type='text'>Jenis-jenis pembangkit listrik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/SlrvkdPcxOI/AAAAAAAAABw/19eNQoa3-t4/s1600-h/lahendong-21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/SlrvkdPcxOI/AAAAAAAAABw/19eNQoa3-t4/s320/lahendong-21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357858116314383586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. PLTA&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan dari ini biasa disebut sebagai hidroelektrik.&lt;br /&gt;Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah motor yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air. Namun, secara luas, pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun, melainkan juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi adalah Pembangkit Listrik (Power generator) yang menggunakan Panas bumi (Geothermal) sebagai energi penggeraknya. Indonesia dikaruniai sumber panas bumi yang berlimpah karena banyaknya gunung berapi di indonesia, dari pulau-pulau besar yang ada, hanya pulau Kalimantan saja yang tidak mempunyai potensi panas bumi.&lt;br /&gt;Untuk membangkitkan listrik dengan panas bumi dilakukan dengan mengebor tanah di daerah yang berpotensi panas bumi untuk membuat lubang gas panas yang akan dimanfaatkan untuk memanaskan ketel uap (boiler) sehingga uapnya bisa menggerakkan turbin uap yang tersambung ke Generator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk panas bumi yang mempunyai tekanan tinggi, dapat langsung memutar turbin generator, setelah uap yang keluar dibersihkan terlebih dahulu. Pembangkit listrik tenaga panas bumi termasuk sumber Energi terbaharui.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8611723642543599688-618354617372143405?l=yandi-sage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yandi-sage.blogspot.com/feeds/618354617372143405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/jenis-jenis-pembangkit-listrik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/618354617372143405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8611723642543599688/posts/default/618354617372143405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yandi-sage.blogspot.com/2009/07/jenis-jenis-pembangkit-listrik.html' title='Jenis-jenis pembangkit listrik'/><author><name>Naruto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17070994373287188933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/Slroys-koOI/AAAAAAAAAA0/vW8RTZGoa3Y/S220/Chibi_Naruto_Sage_by_Taichia.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LhpIIvmf4Ts/SlrvkdPcxOI/AAAAAAAAABw/19eNQoa3-t4/s72-c/lahendong-21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
